SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih sering terjadi di Kabupaten Rote Ndao baik kekerasan fisik, seksual dan psikis serta kekerasan lainnya
Merasa perihatin dengan kasus tersebut, Pasangan Bakal Calon Bupati/Wakil Bupati Paulus Henuk, S.H dan Apremoi Dudelusy Dethan atau Paket Ita Esa menegaskan seharusnya kasus semacam itu tak boleh terjadi lagi, harus dihindari
“untuk pelecehan seksual seharusnya tidak boleh terjadi,” Tegas Bakal Wakil Bupati Apremoi Dethan kepada wartawan usai Deklarasi paket Ita Esa di Desa Tasilo, Senin (08/07/2024)
Bakal Calon wakil Bupati Apremoi mengakui kalau Paket Ita Esa mendapat mandat dari rakyat, dirinya berkeinginan agar ke depan tidak terjadi lagi kasus kekerasan terhadap wanita dan anak, berkomitmen memberikan pendampingan atau sosialisasi kepada Kepala Keluarga yang baru menikah (rumah Tangga Baru)
“ke depan ada pendampingan atau sosialisasi, kita akan bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengedukasi keluarga atau rumah tangga yang baru menikah,” Tandas Bakal Wakil Bupati Apremoi
Selain memberikan kepada Kepala Keluarga, Bakal Calon Wakil Bupati Apremoi akan melibatkan para tokoh agama di setiap Gereja untuk membantu memberikan edukasi kepada masyarakat hindari kekerasan terhadap wanita dan anak
“Dalam konteks ini sering terjadi pada keluarga rumah tangga baru, kita akan berkoloborasi dengan gereja, kita libatkan tokoh agama,” Tegas Ketua Srikandi DPD PSI Rote Ndao, (Nasa)






