Dua Anak Lebih Sehat, Cegah Pernikahan Usia Dini, Pastikan Penduduk Tumbuh Seimbang

Avatar photo

Monday, 23 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Program Kementerian Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Dua anak cukup sekarang sudah ganti dengan Program dua anak lebih sehat,
Dua anak lebih baik

Demikian disampaikan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S.Ag, M.Pd, pada acara peresmian Puncak Pelayanan KB Serentak Terintegrasi di Lapangan Sepak Bola Christian Nehemia Dillak Baa Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur, Senin (23/06/2025)

Menteri Dr. Wihaji dalam sambutannya menyampaikan saat ini di prioritaskan Program dua anak lebih sehat, lebih baik dan untuk memastikan penduduk tumbuh seimbang dengan cara pendekatan melalui Kontrasepsi

“kewajiban saya ada dua layanan yang wajib dikerjakan apa itu, satu layanan kependudukan yang kedua layanan pembangunan keluarga kependudukan supaya memastikan penduduk ini tumbuh seimbang,” ujar Menteri Wihaji

Pada kesempatan tersebut Menteri Wihaji menyarankan agar tidak terjadi pernikahan usia dini, dikarenakan pada menikah pada usia itu rentan terjadinya stunting

“sarannya dari kementerian, nikah kalau bisa minimal 21 tahun, diundang-undang 19 tahun, oke lah, tidak masalah, supaya nanti tidak terjadi stunting, hampir dipastikan kalau anak Bapak Ibu nikah di bawah 19 tahun, disebut dengan pernikahan dini, Dan kalau pernikahan dini, menurut dokter, hampir 90% stunting, Karena kesiapan sel telur, menurut para dokter, potensi untuk stuntingnya tinggi, Karena itu sarannya apa? Sarannya pernikahan dilaksanakan setelah 19 tahun, kalau saran kita, setelah 21 tahun,” ungkap Wihaji

diakui Menteri Wihaji tidak Masalah menikah usia dini, tetapi ingin memastikan supaya anak-anak itu sehat dan tidak ada masalah ekonomi dalam keluarga

“Anak banyak misalnya, anak banyak, oke. tapi kalau tidak hati-hati, kalau tidak sehat, dan terlalu dekat, itu juga bisa membahayakan, semakin banyak tentu semakin banyak nant subsidi juga,” tegas Wihaji

Sebelumnya, Menteri Wihaji berdiskusi dengan para keluarga beresiko Stunting di Puskesmas Lobalain, terkait penggunaan alat kontrasepsi

Saat tiba ditempat puncak peresmian Puncak KAB terintegrasi Menteri Wihaji disambut dengan tarian adat Rote, kemudian dilanjutkan dengan penghormatan Adat dari Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, SH, Menteri Wihaji mendapat penghormatan sebagai Manek Mana Lopo Linu Ume Lo atau pangeran Pelindung Rumah Tangga

Foto : Menteri Wihaji menerima penghargaan Adat dari Bupati Rote Ndao sebagai Manek Mana Lopo Linu Ume Lo atau Pangeran Pelindung Rumah Tangga

Wakil Gubernur NTT Drs. Johni Asadoma mendampingi Menteri Wihaji selama satu hari di Kabupaten Rote Ndao (Tim)

Baca Juga: Kerja Sama Anggota DPR RI dan Kementan, Gelar Bimtek PSP Di Rote Ndao, Mengubah Sebutan Negatif NTT menjadi "Nelayan Ternak Tani"
Baca Juga: Jadi Penguji Mahasiswa Program Doktor Ilmu Hukum UNPAD, Ketua MPR RI Ingatkan Pentingnya Regulasi Hak Cipta Jurnalistik
Baca Juga: HUT Kemerdekaan RI Ke - 80, PT Bo'a Development Gelar Bhakti Sosial, Paket Bantuan di Rote Ndao

Berita Terkait

Menko Pangan : Dari Rote Ndao, Indonesia Akhiri Ketergantungan Impor Garam
Gubernur NTT : K-SIGN Rote Ndao Diproyeksikan Jadi Pusat Industri Garam Terbesar, Ini Berkat Ekonomi
Tiga Menteri Tinjau Kawan K-SIGN, Rote Ndao Jadi Beranda Depan Industri Nasional
Dubes RI untuk Australia dan Investor BCI Minerals Tinjau Sentra Garam Nasional Di Rote Ndao
Bupati Paul Henuk Apresiasi PIP Aspirasi DPR RI Untuk 142 Sekolah di Rote Ndao
Menteri PU Tinjau Irigasi Kapasiok, Usulan Strategis Bupati Rote Ndao Langsung Ditindaklanjuti
Usulan Bupati Rote Ndao Direspons Wakil Presiden, Fasilitas Nelayan Akan Diperkuat
Wapres Gibran Tinjau Sentra Garam Rote Ndao, Dorong Swasembada dan Hilirisasi Kelautan
Tag :

Berita Terkait

Thursday, 30 July 2026 - 16:56

Menko Pangan : Dari Rote Ndao, Indonesia Akhiri Ketergantungan Impor Garam

Thursday, 30 July 2026 - 13:41

Gubernur NTT : K-SIGN Rote Ndao Diproyeksikan Jadi Pusat Industri Garam Terbesar, Ini Berkat Ekonomi

Thursday, 30 July 2026 - 13:15

Tiga Menteri Tinjau Kawan K-SIGN, Rote Ndao Jadi Beranda Depan Industri Nasional

Wednesday, 24 June 2026 - 15:47

Dubes RI untuk Australia dan Investor BCI Minerals Tinjau Sentra Garam Nasional Di Rote Ndao

Monday, 1 June 2026 - 20:08

Bupati Paul Henuk Apresiasi PIP Aspirasi DPR RI Untuk 142 Sekolah di Rote Ndao

Saturday, 30 May 2026 - 19:30

Menteri PU Tinjau Irigasi Kapasiok, Usulan Strategis Bupati Rote Ndao Langsung Ditindaklanjuti

Friday, 22 May 2026 - 18:59

Usulan Bupati Rote Ndao Direspons Wakil Presiden, Fasilitas Nelayan Akan Diperkuat

Friday, 22 May 2026 - 17:56

Wapres Gibran Tinjau Sentra Garam Rote Ndao, Dorong Swasembada dan Hilirisasi Kelautan

Berita Terbaru