Polres Rote Ndao Tahan Tersangka Dugaan Persetubuhan Anak

Avatar photo

Friday, 12 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Polres Rote Ndao melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim resmi melakukan penahanan terhadap seorang tersangka dalam perkara dugaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur

Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, AKP Rivai, SH, mengatakan penahanan dilakukan pada Kamis (11/6/2026) atas perintah penyidik yang menangani perkara tersebut

“Tersangka yang ditahan berinisial SSU, laki-laki berusia 30 tahun. Yang bersangkutan merupakan PPK pada KUA Kementerian Agama Kecamatan Batutua, Kabupaten Rote Ndao,” kata AKP Rivai

Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan persetubuhan terhadap seorang anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Rote Barat Daya (RBD) sekitar satu bulan lalu

Sebelum dimasukkan ke Rumah Tahanan (Rutan) Polres Rote Ndao, tersangka terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas

Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi tersangka dalam keadaan sehat dan layak untuk menjalani masa penahanan

Menurut AKP Rivai, tersangka akan menjalani penahanan selama 20 hari ke depan guna mendukung kelancaran proses penyidikan dan penyelesaian berkas perkara

“Penahanan dilakukan untuk memperlancar proses penyidikan dan penyelesaian berkas perkara, sekaligus tetap memperhatikan hak-hak tersangka sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” jelasnya

Tersangka Terancam Tujuh Tahun Penjara 

Dalam perkara ini, tersangka dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang Perlindungan Anak terkait dugaan persetubuhan terhadap anak di bawah umur. Ancaman pidana yang dikenakan lebih dari tujuh tahun penjara

Kasat Reskrim menegaskan bahwa informasi tersebut disampaikan sebagai bentuk keterbukaan kepada masyarakat terkait perkembangan penanganan perkara dan pelayanan penegakan hukum yang dilakukan Polres Rote Ndao

Polres Rote Ndao memastikan proses hukum akan terus berjalan sesuai prosedur dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku hingga berkas perkara dinyatakan lengkap dan dilimpahkan ke tahap berikutnya (tim/nasa)

Baca Juga:  Bapenda Rote Ndao Keliru, Rumah Kos Sempat ‘Dipaksa’ Jadi Objek Pajak Hotel

Berita Terkait

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta
Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?

Berita Terkait

Saturday, 24 October 2026 - 17:46

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Wednesday, 7 October 2026 - 21:49

Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?

Berita Terbaru