Dua Pejabat Berbeda Sikap di Balik Kasus Perusakan Gerbang DPRD, Sekwan Tak Ingin Jerat Pelaku

Avatar photo

Thursday, 11 June 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Jonas Selly dan Yesi Dae Panie

Foto : Jonas Selly dan Yesi Dae Panie

SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Penanganan kasus dugaan perusakan pintu gerbang Kantor DPRD Kabupaten Rote Ndao masih bergulir di Polres Rote Ndao

Namun di tengah proses penyelidikan tersebut, muncul perbedaan penekanan sikap dari dua pejabat daerah terkait laporan yang telah diajukan

Dimana, Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Drs. Jonas M. Selly, berharap laporan yang telah masuk ke Polres Rote Ndao dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku

Sementara itu, Sekretaris DPRD (Sekwan) Rote Ndao, Yesi Dae Panie, menegaskan bahwa laporan tersebut dibuat semata-mata sebagai bentuk tanggung jawab atas aset daerah yang rusak dan bukan untuk mencelakakan atau menjerat pihak tertentu

Peristiwa perusakan pintu gerbang DPRD Rote Ndao terjadi saat aksi massa pada April 2026, Kasus tersebut kemudian dilaporkan secara resmi ke Polres Rote Ndao oleh Sekwan DPRD Rote Ndao

Sekda Jonas Selly mengatakan pihaknya berharap laporan tersebut ditindaklanjuti aparat penegak hukum

“Ya, toh, kan sudah dilaporkan, harapannya diproses,” kata Sekda Jonas Saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (11/6/2026)

Menurut Jonas, soal ada atau tidaknya unsur pidana dalam kasus tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan penyidik kepolisian

“Soal unsur pidananya seperti apa itu sudah urusan Polisi,” ujarnya

Ia juga meminta wartawan untuk mengonfirmasi langsung kepada Polres Rote Ndao terkait perkembangan penanganan perkara tersebut

“Cek di polisi itu, kasusnya sudah dilaporkan oleh sekwan,” tegas Jonas

Sekretaris DPRD Yesi Dae Panie mengakui tak ingin Jerat Pelaku Perusakan Pintu Gerbang

Di sisi lain, Sekwan DPRD Rote Ndao, Yesi Dae Panie, justru menekankan bahwa laporan polisi yang dibuatnya bukan bertujuan untuk menjerat pihak mana pun

Menurut Yesi, sebagai pengguna barang dan pengelola aset daerah, dirinya memiliki tanggung jawab untuk melaporkan kerusakan aset pemerintah yang terjadi saat aksi demonstrasi berlangsung

Baca Juga:  Paul Henuk : Rote Ndao Akses dan Berdaya, Tercipta Desa Mandiri

Kasus itu tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/70/IV/2026/SPKT/Polres Rote Ndao/Polda Nusa Tenggara Timur tertanggal 17 April 2026

Saat ditemui wartawan di Gedung DPRD Rote Ndao, Rabu (3/6/2026), Yesi mengaku hingga kini belum kembali dipanggil penyidik untuk memberikan keterangan lanjutan sejak laporan dibuat

“Bukan untuk mau ser (celakakan) orang juga. Intinya hanya untuk antisipasi mereka kembali demo yang berikut, ada bukti bahwa aset yang rusak itu ada LP,” ungkapnya

Hingga saat ini, penyelidikan kasus dugaan perusakan pintu gerbang DPRD Rote Ndao masih berlangsung di Polres Rote Ndao (tim/nasa)

Berita Terkait

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak
Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 21:59

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak

Saturday, 24 October 2026 - 17:46

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terbaru

Dunia

20 Hotel Baru Terbaik Dunia, Satu Ada di Rote Ndao

Wednesday, 28 Oct 2026 - 12:02