ROTE NDAO, SINDONTT.COM –
Deru mesin pembalap di arena Grastrack Sasando Motor Rote Club (SRMC) Rote Ndao tidak hanya menghadirkan tontonan bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pedagang kaki lima (PKL)
Aktivitas latihan pembalap lokal di lintasan yang berada di wilayah Lekunik, Senin (28/9/2026), menarik perhatian warga untuk datang menyaksikan aksi para pembalap
Keramaian tersebut dimanfaatkan sejumlah warga untuk berjualan makanan dan minuman di sekitar arena
Salah satunya Selfi Suek. Ia menjajakan jagung bakar, kopi panas, dan air mineral kepada penonton yang datang ke lokasi
“Untuk saat ini baru saya sendiri yang berjualan di sini,” kata Selfi kepada wartawan di arena Grastrack, Senin (28/9/2026)
Selfi mengaku sudah hampir sepekan berjualan
Setiap hari, ia menyiapkan sekitar 100 hingga 200 bulir jagung untuk dibakar dan dijual kepada penonton
Dengan harga Rp 5.000 per bulir, jagung bakar yang dijajakannya rata-rata habis terjual
“Rata-rata 100–200 bulir jagung bakar, dan itu habis. Satu bulir lima ribu,” ujarnya
Selain jagung bakar, Selfi juga memperoleh tambahan pendapatan dari penjualan kopi panas dan air mineral
Keramaian arena Grastrack pun menjadi peluang bagi pelaku usaha kecil untuk mendapatkan penghasilan tambahan
Kondisi ini menunjukkan bahwa kegiatan olahraga otomotif tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga dapat menggerakkan aktivitas ekonomi warga di sekitar lokasi
Semakin ramai arena dan penonton yang datang, semakin terbuka pula peluang bagi pedagang kecil untuk menjajakan dagangannya (**)

















