Ketiadaan BBM, Banyak ASN Rote Ndao Tak Ikut Apel, Ini Pengakuan Sekwan

Avatar photo

Monday, 19 October 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ROTE NDAO, SINDONTT.COM –
Krisis bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai berdampak pada aktivitas birokrasi pemerintahan, Setelah sejumlah sekolah dilaporkan meliburkan siswa akibat kesulitan BBM, kini persoalan serupa turut memengaruhi kehadiran aparatur sipil negara (ASN) dalam apel Kesadaran Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri)

Dari total 1.512 ASN yang menjadi peserta apel, hanya 615 orang yang hadir. Sementara itu, sebanyak 897 ASN lainnya tidak mengikuti kegiatan tersebut

Data tersebut menunjukkan tingkat kehadiran ASN hanya mencapai 40,7 persen. Adapun 59,3 persen lainnya tidak hadir di tengah kondisi pasokan BBM yang semakin sulit diperoleh

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Rote Ndao, Ernest Sula, membenarkan kondisi tersebut saat dikonfirmasi ROLLE.id di ruang kerjanya, Senin (19/10/2026).

“Jadi memang yang pertama, bukan kelangkaan lagi, tapi ketiadaan BBM,” ujar Ernest

Ia menyebutkan, dari 1.512 ASN yang seharusnya mengikuti apel, hanya 615 orang yang hadir.

Pemerintah daerah berharap pasokan BBM segera kembali tersedia sehingga mobilitas masyarakat, termasuk ASN yang harus menjalankan tugas pemerintahan, tidak terus terganggu

“Kita berharap bahwa pasokan BBM bisa masuk dan semua ASN bisa mendapatkan BBM untuk bekerja,” katanya

Sekwan Maklumi Pegawai yang Tak Hadir

Dampak krisis BBM juga dirasakan di lingkungan Sekretariat DPRD (Sekwan) Kabupaten Rote Ndao. Sekretaris DPRD, Yesi Dae Panie, mengakui bahwa ketiadaan bensin menjadi salah satu faktor yang menyebabkan sejumlah pegawainya tidak dapat mengikuti apel

Menurut Yesi, ketidakhadiran pegawai dalam kondisi tersebut tidak bisa semata-mata dilihat sebagai persoalan kedisiplinan. Kesulitan memperoleh BBM turut menghambat perjalanan pegawai dari rumah menuju lokasi apel.

Baca Juga:  Stefanus Mbatu Akui Tak Bisa Bantah Penilaian Pelanggaran Disiplin ASN dari Asisten I

Ia menjelaskan, dari 59 pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD, sebanyak 45 orang mengikuti apel. Sementara itu, satu orang sedang melaksanakan tugas reses, satu orang sakit, dan lima orang mengantongi izin

Pegawai lainnya tidak dapat mengikuti apel karena terkendala ketersediaan bensin

“Dari 59 pegawai di sini, 45 ikut apel, satu reses, satu sakit, lima izin dan sisanya tidak bisa ikut karena bensin tidak ada,” jelas Yesi

Jarak Tempuh Jadi Kendala

Yesi menambahkan, jarak tempat tinggal pegawai juga menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan. Sejumlah pegawai tinggal di wilayah yang cukup jauh dari pusat pemerintahan, seperti Pantai Baru, Dela, Rote Timur, hingga Landu Leko

Dalam situasi normal, perjalanan dari wilayah-wilayah tersebut membutuhkan dukungan transportasi dan BBM yang memadai. Namun, ketika bensin sulit diperoleh, pegawai menghadapi kendala untuk menjangkau tempat kerja tepat waktu

“Ada yang tinggal di Pantai Baru, Dela, Rote Timur, bahkan Landu Leko, jadi kita maklumi karena bensin tidak ada,” ungkapnya.

Kondisi ini memperlihatkan bahwa krisis BBM bukan hanya menyangkut kebutuhan transportasi masyarakat, tetapi juga berpotensi memengaruhi kelancaran aktivitas pemerintahan.

Ketersediaan pasokan BBM menjadi kebutuhan mendesak agar mobilitas masyarakat dan aparatur pemerintah dapat kembali berjalan normal, sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berlangsung (**)

Berita Terkait

Bupati Paul Henuk Jajaki Kolaborasi dengan PT Flobamora, Produk Lokal Didorong Tembus Pasar
Dukungan Kecil, Arti Besar bagi Pelayanan Jemaat GSJA Galiea Oelaba
Dari Traktor hingga Benih Jagung, Bantuan Pertanian Segera Menyasar Petani Rote Ndao
Kepentingan Masyarakat Jadi Fokus Pertemuan Bupati dan Dua Anggota DPRD Rote Ndao
Bupati Rote Ndao Dorong Petani Panen Dua hingga Tiga Kali Setahun
Kapolsek Yeser Beremau Tegaskan Warga Tak Boleh Main Hakim Sendiri terhadap Ternak Liar
Gereja Imanuel Deaoen Mulai Dibangun, Pesan Wakil Bupati Jadi Penguat Jemaat
Perkuat Pelayanan, Kapolsek Ipda Yeser Beremau Evaluasi Kinerja 11 Bhabinkamtibmas

Berita Terkait

Monday, 19 October 2026 - 15:26

Ketiadaan BBM, Banyak ASN Rote Ndao Tak Ikut Apel, Ini Pengakuan Sekwan

Wednesday, 14 October 2026 - 10:17

Dukungan Kecil, Arti Besar bagi Pelayanan Jemaat GSJA Galiea Oelaba

Saturday, 10 October 2026 - 16:06

Dari Traktor hingga Benih Jagung, Bantuan Pertanian Segera Menyasar Petani Rote Ndao

Saturday, 10 October 2026 - 15:45

Kepentingan Masyarakat Jadi Fokus Pertemuan Bupati dan Dua Anggota DPRD Rote Ndao

Saturday, 10 October 2026 - 15:03

Bupati Rote Ndao Dorong Petani Panen Dua hingga Tiga Kali Setahun

Monday, 5 October 2026 - 20:35

Kapolsek Yeser Beremau Tegaskan Warga Tak Boleh Main Hakim Sendiri terhadap Ternak Liar

Thursday, 1 October 2026 - 22:18

Gereja Imanuel Deaoen Mulai Dibangun, Pesan Wakil Bupati Jadi Penguat Jemaat

Thursday, 1 October 2026 - 19:04

Perkuat Pelayanan, Kapolsek Ipda Yeser Beremau Evaluasi Kinerja 11 Bhabinkamtibmas

Berita Terbaru