Stefanus Mbatu Akui Tak Bisa Bantah Penilaian Pelanggaran Disiplin ASN dari Asisten I

Avatar photo

Monday, 16 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Stefanus Mbatu dan Erasmus Frans Mandato (istimewa)

Foto : Stefanus Mbatu dan Erasmus Frans Mandato (istimewa)

SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Nama Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao, Stefanus Mbatu, menjadi sorotan publik usai kehadirannya sebagai saksi ade charge (meringankan) dalam sidang kasus dugaan penyebaran informasi bohong (hoaks) dengan terdakwa Erasmus Frans Mandato alias Mus Frans di Pengadilan Negeri Rote Ndao, Kamis (12/2/2026)

Kehadiran Stefanus di ruang sidang dinilai bermasalah karena berlangsung pada jam dinas dan disebut-sebut tanpa sepengetahuan pimpinan langsungnya, Hal ini memicu penilaian bahwa tindakannya berpotensi melanggar etika dan disiplin ASN

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Kabupaten Rote Ndao, Petson S. Hangge, S.Sos menegaskan bahwa seorang ASN wajib menyampaikan kepada atasan apabila dipanggil sebagai saksi di pengadilan pada jam kerja

“Secara etika, kalau itu terjadi pada jam dinas, wajib menyampaikan kepada pimpinan bahwa pada jam dan tanggal tertentu dipanggil sebagai saksi. Kalau tidak ada informasi kepada atasan, itu yang menjadi persoalan,” tegas Petson Hangge

Menanggapi pernyataan tersebut, Stefanus Mbatu memilih tidak memberikan bantahan

Saat ditemui wartawan di salah satu rumah makan di Kota Baa, Jumat (13/2/2026), ia secara terbuka mengaku tidak bisa mengomentari pernyataan atasannya

“Kalau soal itu saya tidak bisa ini, komentar karena dari sisi pemerintah atasan dan bawahan, tidak etis juga saya memberikan tanggapan. Saya hanya bisa baca dan lihat saja. Terkait pernyataan Pak Asisten I saya tidak bisa berkomentar apa-apa. Saya sebagai bawahan tidak etis berikan tanggapan,” ujar Stefanus

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Stefanus tidak membantah penilaian yang disampaikan Asisten I, dan memilih untuk tidak memberikan klarifikasi ataupun sanggahan atas dugaan ketidaksesuaian etika tersebut

Sorotan terhadap Stefanus Mbatu semakin menguat karena posisinya sebagai ASN yang terikat aturan disiplin dan etika jabatan (tim/nasa)

Baca Juga:  Polri Gelar Operasi Bina Kusuma, Sasaran Kenakalan Remaja, Pasukan Dobrak Lakukan Aksi pencegahan

Berita Terkait

Polres Rote Ndao Tetapkan Danker sebagai Buronan Kasus Pengancaman, ini Ciri-ciri Fisik
Gemap di Beri Tenggat 1×24 Jam, Bongkar Blokade Jalan Di Desa Bo’a, Sekda Ambil Langkah Hukum
Polres Rote Ndao Segera tetapkan Seorang Sopir Jadi tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Rote Timur
Polres Rote Ndao Tetapkan Penimbun Solar Subsidi Sebagai Tersangka, 6 Tahun Penjara
Simak, Janji di Ujung Jabatan, Kadis Koperindag Segera Bongkar Mafia BBM di Rote Ndao
Di Ujung Masa Jabatan, Kadis Koperindag Tinggalkan Catatan Buruk Kasus BBM, Hingga Lawan Bupati
Kapolres Rote Ndao Ungkap Kronologi Penangkapan Buron Laka Lantas Maut
“Terima Kasih Polres Rote Ndao”, Dirjen Lapas NTT Puji Kerja Keras Tim Gabungan

Berita Terkait

Monday, 1 June 2026 - 13:39

Polres Rote Ndao Tetapkan Danker sebagai Buronan Kasus Pengancaman, ini Ciri-ciri Fisik

Monday, 25 May 2026 - 20:13

Gemap di Beri Tenggat 1×24 Jam, Bongkar Blokade Jalan Di Desa Bo’a, Sekda Ambil Langkah Hukum

Tuesday, 19 May 2026 - 20:00

Polres Rote Ndao Segera tetapkan Seorang Sopir Jadi tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Rote Timur

Tuesday, 19 May 2026 - 16:20

Polres Rote Ndao Tetapkan Penimbun Solar Subsidi Sebagai Tersangka, 6 Tahun Penjara

Tuesday, 19 May 2026 - 13:27

Simak, Janji di Ujung Jabatan, Kadis Koperindag Segera Bongkar Mafia BBM di Rote Ndao

Tuesday, 19 May 2026 - 13:04

Di Ujung Masa Jabatan, Kadis Koperindag Tinggalkan Catatan Buruk Kasus BBM, Hingga Lawan Bupati

Thursday, 14 May 2026 - 22:00

Kapolres Rote Ndao Ungkap Kronologi Penangkapan Buron Laka Lantas Maut

Tuesday, 12 May 2026 - 20:24

“Terima Kasih Polres Rote Ndao”, Dirjen Lapas NTT Puji Kerja Keras Tim Gabungan

Berita Terbaru