SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Manajemen PT Bo’a Development menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah menutup akses menuju pantai di wilayah Desa Bo’a. Penegasan ini disampaikan oleh perwakilan manajemen, Samsul Bahri, dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama DPRD Rote Ndao, Rabu (29/10/2025)
Samsul menjelaskan, sejak awal kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, pihak perusahaan menyadari bahwa di dalam area kerja sama seluas 5,5 hektare tersebut memang tidak terdapat akses jalan umum
“Kami bekerja sama dengan pemerintah daerah. Secara utuh, di lahan seluas 5,5 hektare itu memang tidak ada akses jalan. Maka dari itu, kami berkomunikasi dengan pemerintah desa, kecamatan, dan daerah untuk menyediakan akses jalan yang ada di sebelah barat,” ujar Samsul

Terkait keberadaan portal di jalan kontrak, Samsul menjelaskan bahwa portal tersebut dipasang untuk kepentingan keamanan kawasan proyek, dan bukan untuk membatasi akses orang ke pantai
“Portal itu dilaksanakan untuk keamanan. Kami juga sudah buat nota kesepakatan dengan pemerintah. Sebelum itu pun, kami sudah sampaikan kepada para pemilik lahan bahwa akses Jalan tetap dibuka melalui jalan di sebelah barat,” jelasnya
Lebih lanjut, Samsul menekankan bahwa akses menuju pantai tetap tersedia. Ia menyebutkan bahwa PT Bo’a Development bahkan telah menyiapkan lahan parkir khusus bagi pengunjung, termasuk wisatawan lokal dan asing
“Kami sediakan lahan parkir yang merupakan milik perusahaan sendiri, supaya tertib dan bermanfaat bagi masyarakat. Karena selama ini, kendaraan wisatawan sering parkir di lahan pribadi milik kami,” tambahnya
Menurutnya, penyediaan akses dan fasilitas parkir tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pengembangan pariwisata di Desa Bo’a secara tertib dan berkelanjutan, tanpa menimbulkan dampak sosial di masyarakat
“Kami ingin supaya manfaat dari pengembangan wisata ini bisa dirasakan banyak orang, terutama masyarakat Desa Bo’a,” pungkas Samsul (tim/nasa)






