Covid-19 terus meningkat, Bandara dan Pelabuhan di NTT tetap Beroperasi  Normal

Avatar photo

Tuesday, 29 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.ID – KOTA KUPANG
Pemerintah Provinsi NTT tetap mengoperasikan bandara dan pelabuhan di seluruh NTT secara normal walaupun ada kecenderungan peningkatan kasus covid dalam pasca penerapan new normal atau normal baru. Pemerintah Provinsi NTT menggandeng Forum Academia NTT (FAN) untuk melakukan pool
test secara optimal.

“Sampai dengan saat ini, kebijakan Pemerintah Provinsi khususnya Dinas Perhubungan NTT bersama mitra belum mengalami perubahan. Sejak new normal di NTT diberlakukan, untuk penerbangan dan pelayaran dalam wilayah NTT, kita bebaskan dari rapid, swab termasuk surat keterangan. Terkecuali untuk pelaku perjalanan yang dari luar NTT atau yang lekuakan perjalanan  keluar ( NTT), kita wajibkan rapid tes dan mengisi Health Alert Card (HAC),” jelas Kadis Perhubungan NTT, Isyak Nuka saat menyampaikan konferensi pers kepada para waryawan di Kantor Gubernur, Senin (28/09/2020).

Didampingi Karo Humas dan Protokol NTT, Jelamu Ardu Marius, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) III Kupang, Putu Alit Sudarma serta perwakilan dari Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kupang dan Pelindo III Kupang, Isyak Nuka mengakui, ada kecenderungan peningkatan kasus covid-19 terutama dari para pelaku perjalanan yakni sekitar 90 persen. Terhadap hal ini, Pemerintah Provinsi tidak melakukan pembatasan atau penutupan bandara atau pelabuhan. Karena kebijakan seperti ini sangat mempengaruhi roda perekonomian di NTT. Akibatnya sangat terasa, pertumbuhan ekonomi NTT terkontraksi sampai minus 1,96 persen pada kuartal kedua.

“Saya sampaikan di forum ini, kita masih melakukan hal yang sama yaitu rapid tes, dan mengisi HAC.  Kita tidak melakukan penutupan bandara maupun pelabuhan laut dan pelabuhan penyeberangan. Karena akan ganggu perekonomian kita terutam distribusi logistik. Jangan lupa pergerakan manusia ini juga bersamaan dengan logistik. Kita juga tidak lakukan pembatasan-pembatasan. Penerbangan, kapal laut, fery normal seperti biasa,” jelas Kadis Isyak.

Baca Juga:  Kapolres Himbau Masyarakat  Rote Ndao Hindari Konvoi dan Miras di Malam Natal dan Tahun Baru

Lebih lanjut Isyak mengungkapkan langkah yang diambil adalah mendorong mitra-mitra terkait seperti Angkasa Pura, Pelindo III, KSOP dan KKP agar menerapkan protokol kesehatans secara ketat. Untuk mengatasi keterbatasan hasil rapid test, Dinas Perhubungan bekerja sama dengan FAN akan  melakukan pool  test. Alat ini nantinya diharapkan dapat dioptimalkan di seluruh bandara dan pelabuhan di NTT.

“Teman-teman kita di FAN NTT ini khan menemukan inovasi baru terkait pengetesan cepat dan massal terhadap pelaku perjalanan  yang disebut Pool test. Alatnya sudah ada, teman-teman sedang mensetingnya. Kita sudah berkoordinasi dengan mitra-mitra kita. Kalau hasil uji coba alat ini nantinya baik dan efektif, kita akan operasikannya di seluruh bandara dan pelabuhan di NTT,” jelas Isyak.

Mekanismenya,  jelas Isyak, misalnya pada saat turun dari pesawat, semua penumpang langsung  dilakukan pool test. Hasilnya akan segera diketahui dalam kurun waktu 3 atau empat jam kemudian. Alamat dari semua penumpang  ini harus sudah diketahui petugas saat turun dari pesawat.  Kalau ada yang terpapar berdasarkan pemwriksaan pool test,  bisa swgera dilakukan karantina.

“Kita akan lakukan ujicoba alat ini pertama kali nanti di bandara El Tari. Kemarin (Minggu,27/9), teman-teman FAN sudah berkoordinasi dengan General Manager Angkasa Pura untuk melihat kesiapan tempat simulasi di Bandara El Tari. Kita akan melakukan secara efektif sehingga tidak akan terjadi  kerumunan dan penumpukan massa di bandara,” jelas Isyak.

Sementara itu, Kepala KKP Kelas III Kupang, Putu Alit  Sudarma, pihaknya tetap berkomitmen untuk mengendalikan penyebaran virus korona di pintu- pintu masuk bandara maupun pelabuhan. Instrumen-instrumen pengendalian diperketat untuk para pelaku perjalanan. Yakni wajib mengisi kartu kewaspadaan kesehatan atau HAC. Di situ terisi semua informasi terkait covid sehingga memudahkan pemantauan pergerakan orang yang bersangkutan.

Baca Juga:  Kasus penembakan kades Lidor bertemu ulang tahun di tangan penyidik polres Rote Ndao.

“Kita juga berlakukan rapid test dengan standar non reaktif. Memang ini bukan bagian dari diagnosa, namun rapid ini adalah  alat screening yang jadi signal awal kewaspadaan. Kita juga lakukan pengamatan terhadap tanda dan gejala yang bisa muncul setelah beberapa hari  karena kita punya data-data dalam kartu kewaspadaan. Seluruh aturan ini kita laksanakan tanpa diskriminatif,” jelas Kepala KKP.

Sementara itu Karo Humas dan Protokol NTT, Jelamu Ardu Marius  mengungkapkan pemerintah provinsi tetap memberikan kesempatan kepada masyarakat di seluruh NTT untuk menjalankan aktifitas seperti biasa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan secara ketat. Termasuk mengizinkan pelaksanaan kegiatan pesta.

“Semangatnya adalah ekonomi NTT harus ditumbuhkan  kembali. Semua kegiatan pemerintahan dan pembangunan adalah bagian penting dari cara pemerintah untuk menghidupkan ekonomi. Ketika ekonomi digairahkan dan berputar kembali, maka masyakarakat punya daya tahan ekonomi. Dengan bekerja,  mereka  bisa  memperoleh uang untuk beli  makan dan  minum agar dapat  meningkatkan imunitas tubuh. Imunitas ini penting untuk melawan virus korona selain memakai masker dan mencuci tangan dengan sabun,” jelas Marius.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Cahyo Mursito, Manajer Pelayanan Terminal Pelindo III Kupang dan Eka Ariandi Kepala Seksi Lalu Lintas dan Kepelabuhan KSOP Kupang.
(Humas Pemprov NTT)

Berita Terkait

Gedung Baru SD Negeri Oefoe Diresmikan, Bupati : Pendidikan Jadi Prioritas Program Rote Ndao Cerdas
Upacara Harganas, Pemda Rote Ndao Ajak Orang Tua Perkuat Pengasuhan Anak
471 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Bupati : Jangan Bekerja Asal-Asalan
DPRD Beri Apresiasi Tinggi WTP Keenam, Pemkab Rote Ndao Dinilai Konsisten Kelola Keuangan
Komitmen Bersama Para Kepala Sekolah, Bupati Tegaskan Transparan, Tanpa Diskriminasi Penerimaan Murid Baru
Rote Ndao Dilirik Investor China, Kembangkan Energi Baru Terbarukan
APBDes Tahap I Desa Lidor Tahun 2026 Resmi Dipublikasikan, Ini Rincian Anggarannya
Transparan dan Partisipatif, Desa Lidor Publikasi Rincian APBDes Tahun Anggaran 2026
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 7 July 2026 - 20:49

Gedung Baru SD Negeri Oefoe Diresmikan, Bupati : Pendidikan Jadi Prioritas Program Rote Ndao Cerdas

Monday, 29 June 2026 - 22:21

Upacara Harganas, Pemda Rote Ndao Ajak Orang Tua Perkuat Pengasuhan Anak

Wednesday, 24 June 2026 - 11:51

DPRD Beri Apresiasi Tinggi WTP Keenam, Pemkab Rote Ndao Dinilai Konsisten Kelola Keuangan

Monday, 22 June 2026 - 18:00

Komitmen Bersama Para Kepala Sekolah, Bupati Tegaskan Transparan, Tanpa Diskriminasi Penerimaan Murid Baru

Saturday, 20 June 2026 - 16:15

Rote Ndao Dilirik Investor China, Kembangkan Energi Baru Terbarukan

Tuesday, 16 June 2026 - 17:56

APBDes Tahap I Desa Lidor Tahun 2026 Resmi Dipublikasikan, Ini Rincian Anggarannya

Tuesday, 9 June 2026 - 18:26

Transparan dan Partisipatif, Desa Lidor Publikasi Rincian APBDes Tahun Anggaran 2026

Thursday, 4 June 2026 - 20:26

Status dan Gaji Sudah Jelas, PPPK Paruh Waktu Rote Ndao Dilantik awal Juli 2026

Berita Terbaru

blank

Pariwisata

Tamu Apresiasi Keindahan dan Pelayanan NIHI Rote

Thursday, 9 Jul 2026 - 16:22