SINDONTT.ID – ROTE NDAO
Calon Kepala Desa di 69 Desa di Kabupaten Rote Ndao yang akan menggelar Pemilihan Kepala Desa Serentak pada tanggal 19 Desember 2020 akan melaksanakan kampanye mulai tanggal 13 hingga 15 Desember 2020.
Hal itu dilaksanakan Calon Kepala Desa Boni Nomor urut 3(Tiga) Dominggus Fanggi, SH pada hari ini Selasa, 15 Desember 2020 di RT/002/RW 003 Dusun Pahlaten Desa Boni Kecamatan Loaholu
Guna membakar semangat dan menyakinkan pendukungnya, dalam kampanye dialogis itu Dominggus memaparkan visi, misi dan Program kerja untuk membangun Desa Boni kedepan nantinya, salah satunya terkait transparansi atau keterbukaan pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) atau Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDesa)
Guna terhindarnya kecurigaan masyarakat terkait Pengelolaan keuangan Desa, Dominggus Fanggi tegaskan Rencana Anggaran Belanja (RAB) Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDesa) merupakan Dokumen Negara, tapi bukan rahasia Negara, karena itu jika dirinya mendapat kepercayaan menjadi pelayan bagi masyarakat Desa Boni, maka Dokumen Rencana Anggaran Belanja atau RAB itu akan di sampaikan kepada Masyarakat dengan tujuan agar masyarakat mengetahui jelas pengelolaan keuangan desa dan program kerja
“RAB Dana Desa dan ADD atau APBDesa merupakan Dokumen Negara tapi bukan Rahasia Negara, jadi kalau saya terpilih RAB itu akan diserahkan kepada Masyarakat, masyarakat wajib tau”, tegas Dominggus Fanggi

Dalam orasinya politiknya, Dominggus Fanggi berkomitmen membangun Desa Boni yang maju, berprestasi, berbudaya, berkreatif melalui peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) dengan maksimal dan meningkatkan kemampuan ekonomi, kepedulian sosial masyarakat serta pemantapan pembangunan diberbagai bidang berdasarkan religius dan kultur dan Budaya Desa
Menurut Dominggus kalau dirinya mendapat kepercayaan dari masyarakat sebagai pemegang kedaulatan, ia akan meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan publik, meningkatkan kualitas pembangunan jalan dan jembatan, tingkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, mengembangkan seni dan budaya atau adat serta gotong royong sebagai kekayaan Desa, membentuk karang taruna serta sarana dan prasarana olahraga bagi pemuda, meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui program PKK Desa, kata mantan Pj Kepala Desa Kuli itu,
untuk bidang pertanian, Dominggus akan mengadakan bibit anakan tanaman produkrif, untuk bidang peternakan pengadaan, bibit sapi, kambing, ayam potong dan babi pedaging untuk kelompok Tani, di bidang perikanan dan kelautan pengadaan pukat, tali pengikat rumput laut, mesin disel, bibit ramput laut dan warning untuk masyarakat Desa Boni.
Lanjut Dominggus Fanggi Desa Boni merupakan salah satu Desa yang masih terikat dengan budaya atau adat, karena itu perlu adanya pelestarian adat,
“perlu ada pelestarian adat yakni : pelatihan gong dan sasando bagi generasi muda, pelatihan pembuatan sasando, pelatihan anyaman tempat sirih, pelatihan syair rote, dan mengadakan lomba pemukulan gong, kebalai dan sasando antar wilayah Dusun”, Ungkap Suami dari Marianti Henukh itu
Dominggus menjelaskan sumber alam di Desa Boni sangat memadai untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa dan pendapatan asli desa melalui peningkatan, Badan Usaha milik Desa (BUMDes), Pembukaan Koperasi BUMDes, peningkatan potensi pariwisata, dan pembelian hasil rumput laut, ungkapnya dihadapan tim pendukung, (Nasa)






