Restorasi Pertanian NTT melalui TJPS

Avatar photo

Saturday, 29 May 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.ID – NUSA TENGGARA TIMUR
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) melakukan Panen Padi dan Tanam Jagung Program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) Periode Tanam bulan April-September di kawasan persawahan Kolidoki Desa Manusak dengan luasan lahan potensial 800 ha, Sabtu (29/0/052021).

Restorasi Pertanian di NTT terealisasi melalui TJPS dimana Program ini bertujuan untuk meningkatkan luas tanam jagung, meningkatkan produksi dan produktivitas, meningkatkan produktivitas tenaga kerja, memanfaatkan musim kemarau untuk berproduksi, meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi petani, serta menurunkan tingkat kemiskinan.

Gubernur Viktor dalam sambutanya menekankan tentang kerja kolaborasi, kerja di luar kemampuan manusia, manajemen pengelolaan air untuk setiap musim tanam sehingga terwujudnya Tanam, Jaga dan Panen.

“Kerja diatas 800 ha, jangan kerja lamban dan biasa-biasa saja, kalau tidak kita gagal. Pemimpin pada Dinas Teknis (Pertanian, Peternakan,Perindustrian dan Perikanan) haruslah aktor lapangan yang tangguh di lapangan, kalau mau program kita berhasil, maka Camat, Danramil dan Kapolsek setiap hari harus jaga di sini, Bupati dua kali dalam seminggu, dan Gubernur sebulan sekali. Kita lihat Sumba Tengah, berhasil hanya karena ada kepedulian Bupati Kapolres Dandim para Maramba, dinas terkait, dan para pemudanya,” ungkap Gubernur Laiskodat

“Alat pertanian dilarang diberikan ke petani, karena para petani butuh lahanya dikelola dan ditanam, untuk itu, sistemnya brigade, lahan dan petani dimana siap, alsintan turun disitu, kebijakan ini diterapkan untuk mewujudkan keadilan bagi para petani di NTT,” pungkas Gubernur.

“Kalau panen artinya tanamnya bagus dan jaganya bagus, tapi saat tanam kita perlu skenario terbaik, misalkan Oktober-Maret kelebihan air dan April-September itu kekurangan air maka kita mesti analisa manajemen pengelolaan air agar kita tidak gagal pada kesalahan yang sama,” ujar Gubernur VBL.

Gubernur Viktor Laiskodat juga menjabarkan terkait dengan Program TJPS bukan sekedar untuk memenuhi kebutuhan pangan, melainkan juga untuk pergerakan ekonomi menuju skala industri.

“Untuk menanam jagung sebanyak ini bukan saja untuk makan melainkan untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok industri pakan ternak, kita mesti menyiapkan rantai pasok di daerah ini karena uang yang keluar dari NTT untuk pembelian pakan ternak, setiap tahun sebanyak Satu Triliun lebih,” ungkap Gubernur Viktor

Selanjutnya Bupati Kupang, Korinus Masneno dalam sambutanya menyatakan  siap berkolaborasi antar Program Kabupaten, Revolusi 5P dengan Program Pemprov yakni TJPS

“Ditempat ini Potensinya 800 ha, baru dikelola 160 ha untuk padi, segera kami berikan bantuan bibit dan pupuk sebagai program kami Revolusi 5P, namun senang hati juga TJPS masuk di wilayah ini untuk optimalisasi lahan seluas 800 ha,”

Selanjutnya Rektor Undana, Frederik L. Benu menyampaikan terkait program TJPS, Undana mendukung penuh pelaksanaannya sebagai wujud kontribusi lembaga pendidikan terhadap pembangunan NTT.

Atas nama para petani menyampaikan apresiasi, kami sangat merespon dan mendukung program TJPS, pada saat yang sama, lokasi ini kami manfaatkan air dari bendungan Raknamo, harapan kami bapak Gubernur mendorong semua pihak terlibat aktif  mengelola lahan 800 ha, kami siap bekerjasama termasuk Kampus Undana, termasuk 30.000 mahasiswa yang kami optimalkan untuk mendukung Program TJPS,” ungkap Rektor Fred

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan KP, Lecky F. Koli dalam sambutanya menyampaikan terkait rantai nilai, peluang ekonomi bagi masyarakat serta skenario optimalisasi lahan potensial dan air.

“Panen 160 ha di lahan potensial 800 ha, menghasilkan beras 400 ton maka menghasilkan 4 M, didinas pertanian kami segera menggarap untuk TJPS di lahan ini, segera 800 ha kita kelola kita panen jagung dalam waktu 100 hari, maka nilai ekonomi dimana proteksi produksi yang dihasilkan 3000 ton maka petani menghasilkan 90 M kalau kita integrasikan dengan ternak maka dapat lebih meningkatkan pendapatan petani, areal ini kita bisa skenariokan pengelolaan air tanam Padi-Jagung-Kacang dengan memanfaatkan jaringan irigasi Raknamo agar bermanfaat bagi petani,” ungkap Kadis Lucky

“Setelah ini kami segera distribusi alsintan, benih, bibit dan pupuk sesuai dengan tahapannya dan SDM Provinsi dari persiapan hingga panen, untuk pupuk perlahan kita beralih dari pupuk kimia menuju ke pupuk organik dengan persentase 80:20 persen dan pastinya pastinya berkontribusi juga terhadap pertumbuhan ekonomi bagi daerah ini,” jelasnya
(Biro Administrasi Setda Pemprov NTT)

Baca Juga: Wakil Bupati Bersama PT Bo’a Development Tebar Kepedulian di Bulan Suci Ramadhan
Baca Juga: Ribuan Warga Rote Ndao Nikmati Layanan Administrasi Kependudukan Sepanjang 2026
Baca Juga: Kementerian Perikanan, Kelautan, Wujudkan Sentra Garam Industri di Rote Ndao

Berita Terkait

Pastikan Air Bersih Untuk Dua Desa, Bupati Hibahkan Jaringan Perpipaan
Terima Tambahan DAU, Bupati Ajukan Tiga Ranperda di Sidang III DPRD Rote Ndao
Demi Keselamatan Warga, Pemkab Rote Ndao Siapkan Rp 990 Juta, untuk Penerangan Jalan Umum
Dirgahayu ke-43, SMAN 1 Lobalain, Komitmen Cerdaskan Anak Bangsa
Bukan Sekadar Kompetisi, Lomba Renang HUT RI ke 81 Jadi Ajang Bangun Karakter
Cegah Kebocoran Retribusi, Dishub Siapkan Tata Kelola Parkir Lewat “SI-TARIK”
Warga Pulau Nuse Tak Perlu Jauh-Jauh, Dukcapil Rote Ndao Hadir Bawa Layanan Kependudukan
Pemuda GMIT Rote Barat Laut Didorong Jadi Agen Perubahan, dari Lontar ke Masa Depan
Tag :

Berita Terkait

Wednesday, 9 September 2026 - 23:45

Pastikan Air Bersih Untuk Dua Desa, Bupati Hibahkan Jaringan Perpipaan

Friday, 28 August 2026 - 18:59

Demi Keselamatan Warga, Pemkab Rote Ndao Siapkan Rp 990 Juta, untuk Penerangan Jalan Umum

Friday, 28 August 2026 - 17:11

Dirgahayu ke-43, SMAN 1 Lobalain, Komitmen Cerdaskan Anak Bangsa

Thursday, 27 August 2026 - 16:23

Bukan Sekadar Kompetisi, Lomba Renang HUT RI ke 81 Jadi Ajang Bangun Karakter

Wednesday, 26 August 2026 - 16:42

Cegah Kebocoran Retribusi, Dishub Siapkan Tata Kelola Parkir Lewat “SI-TARIK”

Wednesday, 26 August 2026 - 15:22

Warga Pulau Nuse Tak Perlu Jauh-Jauh, Dukcapil Rote Ndao Hadir Bawa Layanan Kependudukan

Monday, 24 August 2026 - 07:55

Pemuda GMIT Rote Barat Laut Didorong Jadi Agen Perubahan, dari Lontar ke Masa Depan

Friday, 21 August 2026 - 01:43

Wakil Bupati Tekankan Empat Kunci Kemandirian Ekonomi Kelompok Binaan

Berita Terbaru