Menabur Di Tanah kering, berbatu, Sodi Mbuik Sukses menjadi Petani Buah Naga Di Rote Ndao

Avatar photo

Friday, 8 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
Diatas Tanah Kering dan Berbatu Ada Harapan yang mengantarkan Sodi Mbuik menjadi Petani Sukses Buah Naga di Kabupaten Rote Ndao

Demikian dikatakan secara langsung sang pelopor buah naga dikabupaten terselatan Indonesia yang juga penghuni Kecamatan Rote Selatan, Ia adalah Watson Sodi Mbuik yang selalu bermodalkan niat, kerja keras dan keyakinan sebagai seorang Pelayan Gereja GSKI Modopedak Desa Kolobolon, ia memiliki slogan “Manusia Bekerja dan Tuhan Pemberi Berkat,” pernah menerima Sertifikat dan dinobatkan sebagai” Petani SUKSES” secara langsung dari Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, SE,

 

Ia memiliki Semangat kerja dan dedidasi yang tinggi, sebagai seorang anak darah petani bermodalkan cangkul, tidak pernah menorehkan harapan apalagi menyerah, sekalipun dirinya sementara menabur beni ” Diatas Tanah Kering dan Berbatu” dengan penuh harapan, meyakini bahwa Tuhan akan memberi Berkat dari Harapan itu,

Watson Sodi Mbuik, Gembala Sidang Gereja GSKI Modopedak, Desa Kolobolon ketika ditemui di lahan Perkebunannya Minggu (03/4/2022), Sekitar Pukul 16:15 Wita, Mengatakan areal perkebunan pengembangan budidaya miliknya seluas lebih kurang 2000 Meter Persegi (2 Hektar Are), dipenuhi dengan tanaman jenis kaktus buah naga sebanyak 1.700 pohon,

Sodi Mbuik bercerita tentang awal mula dirinya terobsesi untuk membudidayakan buah naga dikabupaten sejuta lontar ini, ia diperkenalkan bibit buah naga dari seorang rekannya yang bernama Fren Neno asal Timor saat berkunjung ke Rote sejak Tahun 2015 silam dengan modal membeli 68 bibit unggul dari Politani Kupang dengan seharga per stek Rp.25.000,-

Dimana Fren Neno, adalah seorang petugas dari Yayasan TLM Kupang, mengajaknya ke Kupang untuk melihat secara langsung budidaya dari pihak Politani, dari situlah niat kuat terdorong setelah kembali dari kupang dan melakukan study banding prospektif dan potensi pengembangan buah naga di Rote di kampung halamannya Desa Kolobolon, Kecamatan Rote Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, diakhir tahun 2015 lalu.

Baca Juga:  Penanganan pasien covid-19 belum sempurna, Masyarakat takut berobat di RSUD Baa

Singkat ceritra, Sodi Mbuik sapaan akrabnya, menjelaskan diawali uji coba dirinya memulai dengan proses penyamaian bibit, penanaman pertama 68 Lubang galian dengan total jumlah 204 pohon karena dalam 1 lubang terdapat 3 pohon, selanjutnya berkembang menjadi 150 lubang dan tahun berikutnya 400 pohon, hingga ditahun 2022 sudah mencapai 1.700 Pohon,

Kembali Dijelaskan, Watson bahwa awal dirinya tidak pernah menyangka prospek seperti apa dan bagaimana selanjutnya soal keuntungan dan kerugian, namun dirinya tetap tekun dan teguh dengan keyakinan dan percaya bahwa” Diatas Tanah Kering dan Berbatu Tuhan Memberi Berkat dan Harapan”, dari semangat itulah terdorong kuat hingga saat ini dirinya bersama keluarga dan parah Jemaat Gereja telah menikmati hasilnya,

“Awalnya Beta sendiri tidak tahu apa itu buah naga, apalagi budidaya. Namun melalui teman Fren Neno, Beta bisa berhasil tanam dan kembangkan buah naga di Rote sejak tahun 2015 lalu hingga sekarang,” ujarnya

Diakui Sodi Mbuik, Untuk Prospek Bisnis Buah Naga sangat-sangat menjanjikan, dimana mudah dalam perawatan, dan bisa tumbuh di tanah lahan kering, tanah berbatu dan tidak banyak membutuhkan penyiraman (air), karena pola penyiraman dalam setahun efektifnya dari Bulan Agustus hingga Oktober itupun 1 Minggu 2 kali penyiraman, kalau memasuki Bulan September sudah memulai tahapan berbunga dan Desember sampai Juni itu masa panen buah, dan rata-rata panen perlubang bisa memanen 5 -10 buah dikalikan 1.700 Lubang, selain itu bertumbuh dan berbuah dalam jangka waktu 25 tahun

Selanjutnya perintis budidaya buah Naga di Rote Ndao ini, Watson Sodi Mbuik, secara blak-blakan merincikan potensi penghasilan atau pendapatan ekonomi dari penggembangan budidaya buah Naga di Rote Ndao,

“Rata-rata meraup keuntungan semasa panen dalam 1 musim bisa mencapai Rp 15 Jutaan, dan potensi itu pada musim panen Bulan Desember dan Januari,” Ucapnua

Baca Juga:  Bupati Paul Henuk Pimpin Penyambutan Adat Kapolres Rote Ndao ke-11

“untuk Tahun 2022 ini permintaan pembeli baik Hotel, Pedagang dan Warung, Pengusaha Minuman dan Pemesan Kantoran sangat melonjak, hal ini dirinya tidak lagi pasarkan keluar Rote Ndao, Pada Tahun 2021 lalu dirinya memasarkan ke Lippo Plaza Kupang, Universitas ICB, dan Kantor Yayasan TLM Kupang-NTT, dengan target pengiriman mencapai 300 Kilo gram sekali kirim. Tandasnya,

Selain itu diakui Watson, adapun khasiat yang sangat luar biasa terkandung didalam buah naga, antaranya bisa mencegah kanker, antioksidan yang tinggi, baik untuk pencernaan dan unsur netralisasi jantung dan suplai darah secara teratur.

memasuki Tahun 2022 pada Bulan berjalan ini, dirinya optimis akan mengembangkan areal lahan baru seluas 2 Hektar Are khusus untuk pengembangan buah naga, karena baginya Khusus wilayah NTT, 90 persen masyarakat menyuplai buah-buahan dari Pulau Jawa dan Bali

Besar harapanya bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Rote Ndao, Ibu Bupati Paulina Haning-Bullu, SE, melalui Dinas Teknis Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan dapat membantu pihaknya melalui instalasi jaringan perpipaan kelokasi perkebunan Buah Naga, karena dari hasil pengembangan tersebut dirinya mampu menyekolahkan ke-5 anaknya dan 3 orang Putrinya sementara duduk di bangku Perguruan Tinggi di NTT. (***)

Berita Terkait

Asah Keterampilan Personel, Polres Rote Ndao Gelar Latihan Menembak
Paulus Henuk Pimpin HKTI Rote Ndao, Ini Pesan Penting Nyongki Malelak Bagi Petani
HUT ke-50 Klasis Lobalain, Bupati Bicara Pelayanan Tepat Sasaran
12 Dokter Internsip Mulai Pengabdian di Rote Ndao, Bupati : Berikan Pelayanan Terbaik
Aduh, Kadis ini, Mengaku Tak Tahu Kronologi Pergeseran Anggaran Miliaran Rupiah, DPRD Pending
DPRD Tunda Bahas Pergeseran Anggaran Rp 2,3 Miliar, Kadis Pertanian : Saya Tidak Tau
Pastikan Air Bersih Untuk Dua Desa, Bupati Hibahkan Jaringan Perpipaan
Terima Tambahan DAU, Bupati Ajukan Tiga Ranperda di Sidang III DPRD Rote Ndao
Tag :

Berita Terkait

Thursday, 24 September 2026 - 14:28

Asah Keterampilan Personel, Polres Rote Ndao Gelar Latihan Menembak

Sunday, 20 September 2026 - 02:31

Paulus Henuk Pimpin HKTI Rote Ndao, Ini Pesan Penting Nyongki Malelak Bagi Petani

Thursday, 17 September 2026 - 22:11

12 Dokter Internsip Mulai Pengabdian di Rote Ndao, Bupati : Berikan Pelayanan Terbaik

Saturday, 12 September 2026 - 22:43

Aduh, Kadis ini, Mengaku Tak Tahu Kronologi Pergeseran Anggaran Miliaran Rupiah, DPRD Pending

Saturday, 12 September 2026 - 18:07

DPRD Tunda Bahas Pergeseran Anggaran Rp 2,3 Miliar, Kadis Pertanian : Saya Tidak Tau

Wednesday, 9 September 2026 - 23:45

Pastikan Air Bersih Untuk Dua Desa, Bupati Hibahkan Jaringan Perpipaan

Tuesday, 8 September 2026 - 12:05

Terima Tambahan DAU, Bupati Ajukan Tiga Ranperda di Sidang III DPRD Rote Ndao

Friday, 28 August 2026 - 18:59

Demi Keselamatan Warga, Pemkab Rote Ndao Siapkan Rp 990 Juta, untuk Penerangan Jalan Umum

Berita Terbaru