PT. Bo’a Development Tidak pernah beli Kayu Bakau dari Hutan Lindung

Avatar photo

Tuesday, 26 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Efendi Hello

Foto : Efendi Hello

SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Polemik PT. Bo’a Development membeli kayu Bakau dari salah seorang warga Desa Oebela Yus Ndun yang diduga dipotong dari Hutan Lindung, Mangrove Loudanon Desa Oebela mendapat bantahan, meskipun kasus ini sudah bergulir ditangan penyidik Polres Rote Ndao

Bantahan ini datang dari Efendi Hello alias Efen, seorang warga Desa Nemberala Kecamatan Rote Barat saat ditemui wartawan dikediamannya, Selasa (26/8/2025)

Kepada wartawan, ia mengakui diberikan kepercayaan oleh seorang pekerja proyek pembangunan Hotel Nihi pada PT Bo’a Development, untuk pengadaan jenis Kayu Galam

Selanjutnya, Efendi Hello menyampaikan sesuai kontrak dirinya dan PT Bo’a Development adalah pengadaan kayu Galam ini untuk proyek Pembangunan Hotel Nihi

“sesuai kontrak saya dengan PT Bo’a Development, adalah Beli Galam,” tegas Efendi

“saya beli kayu galam dari Yus Ndun sebanyak 2.200 batang, sesuai dengan kwitansi jual beli yang ada ini, saya tidak pernah beli Kayu bakau,” ucap Efendi Hello

Foto : Kuitansi Jual Beli Kayu Galam antara Efendi Hello dan Yus Ndun

Selanjutnya, dikatakan Efendi Hello, sebelum dirinya membeli kayu dari Yus Ndun, terlebih dahulu ia menanyakan, kalau di Desa Oebela ada Kayu Galam atau tidak, kemudian ia mendapat jawaban dari Yus Ndun tersedia sesuai permintaan

“Awalnya Yus Datang Potong Pohon kelapa, jadi saya tanya di Oebela ada Kayu Galam atau tidak?, kayu lokal yang kuat, seperti kusambi dan kulaa, dijawab ada,” ucap Efendi Hello

Pria yang akrab disapa Efen ini mengakui kalau dirinya sudah empat kali menjalani pemeriksaan di Polres Rote Ndao terkait kasus ini

“saat diperiksa saya jelaskan bahwa saya beli kayu galam dari Yus Ndun sekitar bulan Juli 2024, sesuai dengan kuitansi jual beli yang saya dan Yus Ndun tanda tangan, kuitansi ini sudah dilihat oleh penyidik,” Tuturnya, (Tim/Nasa)

Baca Juga: Diduga Mabuk, ASN Dinas Kesehatan Rote Ndao Lempar Kantor Capem Bank NTT Papela
Baca Juga: Polemik Mus Frans, Terdakwa Kasus Hoaks, Ketua FKUB Ajak Warga Tenang, Percaya Proses Hukum
Baca Juga: Jaksa : Anggota DPRD Rote Ndao Diduga Jadi Pemicu Kerusuhan di PT. Bo'a Development

Berita Terkait

Gelar Perkara Rampung, Polda NTT Temukan Dugaan Tindak Pidana dalam Kasus dr. Icha
Bapenda Rote Ndao Keliru, Rumah Kos Sempat ‘Dipaksa’ Jadi Objek Pajak Hotel
Tanpa Aktivitas, Investasi Rp 700 Juta Lebih Mandek di PD Ita Esa Rote Ndao
Temuan BPK : Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Penginapan di Bapelitbangda dan Sekretariat DPRD Rote Ndao
BPK Temukan Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Di Rote Ndao Ratusan Juta, Ada Hotel Fiktif
Lapor Dugaan KDRT ke Polres Rote Ndao, IRT Mengaku kembali Alami Kekerasan
Sekretaris DPRD Dua Kali tidak Penuhi Panggilan Pemeriksaan Di Polres Rote Ndao, Ada Apa?
Kasus Mayat di Pantai, Polres Rote Ndao Tetapkan 5 Tersangka Pembunuhan Berencana

Berita Terkait

Friday, 24 July 2026 - 10:36

Gelar Perkara Rampung, Polda NTT Temukan Dugaan Tindak Pidana dalam Kasus dr. Icha

Sunday, 19 July 2026 - 20:17

Bapenda Rote Ndao Keliru, Rumah Kos Sempat ‘Dipaksa’ Jadi Objek Pajak Hotel

Saturday, 18 July 2026 - 22:25

Temuan BPK : Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Penginapan di Bapelitbangda dan Sekretariat DPRD Rote Ndao

Saturday, 18 July 2026 - 19:17

BPK Temukan Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Di Rote Ndao Ratusan Juta, Ada Hotel Fiktif

Wednesday, 15 July 2026 - 13:22

Lapor Dugaan KDRT ke Polres Rote Ndao, IRT Mengaku kembali Alami Kekerasan

Tuesday, 7 July 2026 - 13:40

Sekretaris DPRD Dua Kali tidak Penuhi Panggilan Pemeriksaan Di Polres Rote Ndao, Ada Apa?

Saturday, 20 June 2026 - 09:21

Kasus Mayat di Pantai, Polres Rote Ndao Tetapkan 5 Tersangka Pembunuhan Berencana

Thursday, 18 June 2026 - 20:31

Polres Rote Ndao Gerebek Pelaku Penjualan Pertalite Ilegal, Modus Modifikasi Tangki

Berita Terbaru