Simak, Janji di Ujung Jabatan, Kadis Koperindag Segera Bongkar Mafia BBM di Rote Ndao

Avatar photo

Tuesday, 19 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Menjelang akhir masa jabatannya sebagai Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Rote Ndao, Johni Manafe akhirnya angkat suara soal kisruh bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang selama ini menjadi keluhan masyarakat

Pejabat yang dikabarkan akan memasuki masa pensiun bulan depan itu berjanji membuka data seluruh agen maupun penyalur BBM di Kabupaten Rote Ndao

Langkah tersebut disebut sebagai upaya membongkar rantai distribusi yang selama ini tertutup dan diduga menjadi ruang bermain para mafia BBM

Pernyataan itu muncul di tengah sorotan tajam masyarakat terhadap maraknya praktik penjualan BBM subsidi secara ilegal di sejumlah wilayah. Warga selama ini hanya menyaksikan antrean panjang, kelangkaan BBM, hingga harga jual yang melambung tinggi di tingkat pengecer, tanpa pernah mengetahui secara pasti ke mana distribusi BBM sebenarnya mengalir

Johni Manafe mengakui bahwa untuk BBM subsidi, pengawasannya berada di bawah Dinas Koperindag. Karena itu, keterbukaan data dianggap penting agar masyarakat ikut melakukan kontrol sosial terhadap distribusi BBM di wilayah masing-masing

“Kalau untuk (BBM) subsidi, itu di kita (Dinas Koperindag). Non subsidi untuk mereka langsung berurusan dengan Migas,” jelas Johni Manafe saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Senin (18/5/2026)

Ia juga berjanji akan meminta data resmi dari pihak Pertamina maupun SPBU terkait agen dan penyalur BBM di Rote Ndao

“Tapi datanya nanti beta minta di orang Pertamina (SPBU),” ujarnya.
Pernyataan tersebut memantik perhatian publik. Sebab selama ini dugaan permainan BBM subsidi di Rote Ndao terus menjadi pembicaraan masyarakat

Praktik penjualan eceran dengan harga tinggi masih ditemukan di sejumlah titik, bahkan muncul dugaan adanya takaran yang tidak sesuai

Baca Juga:  Lawan Bupati Rote Ndao, Pemdes Daudolu Ganti Nama Penerima Bantuan Seroja

Ironisnya, meski pemerintah daerah mengakui masih adanya pengecer ilegal yang berulang kali melanggar aturan, tindakan yang diambil sejauh ini dinilai belum memberi efek jera. Penanganan yang dilakukan masih sebatas pembinaan dan surat pernyataan.
Kondisi itu membuat masyarakat mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dalam menertibkan distribusi BBM subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi rakyat kecil

Publik kini menunggu apakah janji membuka data agen dan penyalur BBM benar-benar akan diwujudkan atau hanya menjadi catatan manis menjelang akhir jabatan

Sebab bagi masyarakat Rote Ndao, persoalan BBM bukan sekadar antrean panjang. Di balik kelangkaan itu, ada beban ekonomi rakyat kecil yang terus terhimpit akibat distribusi yang diduga tidak tepat sasaran

“Iya, nanti beta kasi datanya,” jawab Johni Manafe dengan singkat, sebuah janji yang kini ditunggu pembuktiannya oleh masyarakat Rote Ndao, (tim)

Berita Terkait

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak
Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 21:59

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak

Saturday, 24 October 2026 - 17:46

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terbaru