SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
James Feoh selaku Relawan Muda Peduli Demokrasi Rote Ndao telah merilis hasil survei terbaru terkait dinamika politik menjelang Pilkada Kabupaten Rote Ndao yang akan berlangsung Pada 27 November 2024 atau sisa 9 hari lagi pelaksanaan pilkada Serentak
Dalam rilis hasil survei itu, Pasangan Bupati Rote Ndao nomor urut 1(satu) Paulus Henuk Dan Apremoi Dudelusy Dethan (Paket Ita Esa menang dengan selisih sekitar 38 persen suara,
Sementara Pasangan Calon Kepala Daerah nomor urut dua Vico Amalo dan Bima Fanggidae (paket Lontar Malole) dan pasangan Calon nomor urut 3 Paulina Bulu dan Sandro Fanggidae (Paket Lentera/Petahana) tumbang alias Kalah, tidak mendapatkan suara signifikan
“Elektabilitas Kandidat Paket Ita Esa berada di angka 61,69%
dukungan, paket Lentera/Petahana berada di posisi kedua di angka
23,37% dukungan, Dan Paket Lontar Malole hanya memperoleh 5,75%, dukungan,” Ujar James Feoh, Kantornya, di Desa Holoama, Senin (18/11/20224)
Dikatakan James Feoh Survei ini dilakukan pada 7-14 November 2024, melibatkan 522 responden
yang tersebar secara proporsional di 11 kecamatan
Tujuan survei adalah untuk memahami tingkat pengetahuan masyarakat terkait Pilkada, preferensi politik, dan isu-isu utama yang menjadi perhatian pemilih.
“Sebanyak 98% responden mengetahui bahwa Pilkada Kabupaten Rote Ndao akan
dilaksanakan pada 27 November 2024, Mayoritas responden (97%) juga mengetahui kalau ada tiga pasangan calon yang akan berkontestasi,” Ungkap James Feoh
Tingkat antusiasme masyarakat untuk berpartisipasi sangat tinggi, dengan 99,6% responden
menyatakan akan menggunakan hak pilihnya
“Sebanyak 89,9% responden menyatakan mantap dengan pilihan politiknya, Sedangkan 10,1% masih bisa berubah,” Tandas James
Dijelaskan, James Feoh dari dua pasangan calon yang menawarkan agenda perubahan, mayoritas responden memilih Paket Ita Esa
“Metodologi Survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sebesar ±4,26% dan tingkat kepercayaan 95%. Wawancara dilakukan secara tatap muka oleh pewawancara Yang telah terlatih,” Tegas James Feoh (Nasa)






