RSUD Ba’a Klarifikasi Kekosongan Dokter Obgyn, Upayakan Bantuan Kemenkes

Avatar photo

Friday, 13 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : dr. Yulia Krones

Foto : dr. Yulia Krones

SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ba’a memberikan penjelasan resmi terkait keluhan masyarakat mengenai kekosongan dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) di Kabupaten Rote Ndao.

Pihak rumah sakit memastikan bahwa pemerintah daerah telah mengambil langkah strategis untuk mengatasi masalah ini, sekaligus meluruskan data jumlah pasien yang dirujuk ke Kupang.

​Klarifikasi ini disampaikan Direktur RSUD Ba’a, dr. Yulia E. Krones, M.PH, pada Jumat (13/2/2026) Sore, menanggapi keresahan sejumlah ibu hamil yang harus menjalani persalinan di luar daerah.

​Upaya Datangkan Dokter Spesialis
​Dr. Yulia menjelaskan bahwa kekosongan tenaga medis spesialis kandungan ini telah menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Pihaknya mengaku telah melaporkan kondisi tersebut dan mengajukan permohonan bantuan secara resmi ke pemerintah pusat.

​“Terkait dokter spesialis kandungan yang kosong, sudah diupayakan pemerintah daerah dengan melaporkan kondisi kekosongan ini dan permohonan bantuan ke Kementerian Kesehatan,” ujar dr. Yulia.

​Ia menambahkan, upaya tersebut telah mendapatkan respon positif. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah membuka program pendayagunaan dokter spesialis untuk ditempatkan di Rote Ndao, yang saat ini sedang dalam tahapan proses.

​“Sudah direspon oleh Kemenkes dengan dibukanya program pendayagunaan dokter spesialis oleh Kementerian Kesehatan, yang sementara berproses,” jelasnya.

​Dalam kesempatan yang sama, dr. Yulia juga memberikan klarifikasi terkait simpang siur informasi jumlah ibu hamil yang dirujuk. Sebelumnya, beredar informasi dan keluhan dari pasien bahwa terdapat puluhan ibu hamil yang harus dirujuk akibat ketiadaan dokter spesialis.

​Berdasarkan data internal RSUD Ba’a, dr. Yulia menegaskan bahwa jumlah pasien yang dirujuk sejak terjadinya kekosongan dokter spesialis hingga saat ini berjumlah 11 orang, bukan puluhan seperti yang dikhawatirkan.

​“Sebagai klarifikasi terhadap pemberitaan terkait jumlah angka rujukan ibu hamil dari RS kami, dapat kami sampaikan bahwa data tersebut tidak sesuai dengan data yang kami miliki. Di mana semenjak kekosongan dokter spesialis sampai hari ini, ada 11 pasien dari RS kami yang dirujuk ke Kupang,” tegas dr. Yulia.

Untuk diketahui, sejumlah ibu hamil di Instalasi Rawat Jalan RSUD Ba’a mengeluhkan beban biaya tambahan akibat harus dirujuk ke Kupang. Salah satu pasien, mengaku berat menanggung biaya akomodasi selama menunggu jadwal operasi Caesar di Kupang, mengingat dokter spesialis di Rote Ndao telah mengundurkan diri.

​Menanggapi situasi ini, Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, SH, sebelumnya juga telah memberikan atensi dan menyerahkan penjelasan teknis penanganan masalah ini kepada pihak manajemen rumah sakit agar informasi yang diterima masyarakat lebih akurat dan satu pintu.

​Dengan adanya proses pendayagunaan dokter spesialis dari Kemenkes yang sedang berjalan, diharapkan layanan kesehatan ibu dan anak di wilayah terselatan Indonesia ini dapat segera kembali normal dalam waktu dekat (tim/nasa)

Baca Juga: Ratusan Anak NTT Mengikuti Audisi Voice Kid's Indonesia Di Kupang.
Baca Juga: Bupati : Kepala Desa Jangan Hanya Khususkan Bantuan Sosial Untuk Keluarga, "Terbukti dicopot"
Baca Juga: Turnamen Sepak Bola Oenale Cup dimulai, Bupati Berharap Semua Tim Junjung Sportifitas, Jaga Ketertiban

Berita Terkait

Pemkab Rote Ndao Undang Pelaku UMKM Ramaikan Expo HUT RI ke-81 Tahun 2026
Bupati dan Wakil Bupati Dengarkan Keluhan RSUD Ba’a, Pembenahan Segera Dimulai
Pastikan Ketahanan Pangan, Bupati Paul Henuk : Gudang Bulog Naik Status Jadi Kantor Cabang
Fokus Pelayanan dan Keselamatan, Dishub Rote Ndao Paparkan Anggaran 2027 Secara Terbuka
Jelang Dua Tahun Jabatan Bupati/Wakil Bupati, Asisten III Ingatkan Aparatur Perkuat Tiga Fondasi Utama
Gedung Baru SD Negeri Oefoe Diresmikan, Bupati : Pendidikan Jadi Prioritas Program Rote Ndao Cerdas
Upacara Harganas, Pemda Rote Ndao Ajak Orang Tua Perkuat Pengasuhan Anak
471 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Bupati : Jangan Bekerja Asal-Asalan

Berita Terkait

Saturday, 25 July 2026 - 19:15

Pemkab Rote Ndao Undang Pelaku UMKM Ramaikan Expo HUT RI ke-81 Tahun 2026

Thursday, 23 July 2026 - 22:19

Bupati dan Wakil Bupati Dengarkan Keluhan RSUD Ba’a, Pembenahan Segera Dimulai

Tuesday, 21 July 2026 - 20:26

Pastikan Ketahanan Pangan, Bupati Paul Henuk : Gudang Bulog Naik Status Jadi Kantor Cabang

Friday, 17 July 2026 - 16:41

Fokus Pelayanan dan Keselamatan, Dishub Rote Ndao Paparkan Anggaran 2027 Secara Terbuka

Friday, 17 July 2026 - 16:03

Jelang Dua Tahun Jabatan Bupati/Wakil Bupati, Asisten III Ingatkan Aparatur Perkuat Tiga Fondasi Utama

Tuesday, 7 July 2026 - 20:49

Gedung Baru SD Negeri Oefoe Diresmikan, Bupati : Pendidikan Jadi Prioritas Program Rote Ndao Cerdas

Monday, 29 June 2026 - 22:21

Upacara Harganas, Pemda Rote Ndao Ajak Orang Tua Perkuat Pengasuhan Anak

Saturday, 27 June 2026 - 09:08

471 PPPK Paruh Waktu Terima SK, Bupati : Jangan Bekerja Asal-Asalan

Berita Terbaru