SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
Akibat terjadinya kecelakaan Kapal Nelayan di antara perbatasan wilayah perairan karang Asmore (Pulau Pasir) Australia dan Perairan Rote yang dihantam badai dan menenggelamkan kapal serta 12 Orang warga Desa Hundihuk, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao dan hingga saat ini belum mendapat titik terang kebenaran ke-12 nelayan tersebut.
Azhar Harabiti, menantu dari Haji Ardani Laduma, pemilik KM. Kuda Laut ketika dihubungi via ponsel ngengamnya, Minggu (20/03/2022 Sekitar Pukul 00:01 Wita, menjelaskan sesuai Informasinya KM. Kuda Laut diberangkatkan pada Hari Kamis, 17 Maret 2022, bertolak dari pelabuhan rakyat hundihuk ke perairan laut Australia dengan tujuan mencari sirip ikan hiu dan teripang, Namun tidak seorangpun menduga bahkan mengetahui muzibah itu datang secara tiba-tiba saat pelayaran mendekati antara laut Australia dan laut Rote, perahu mereka dihantam badai hingga menenggelamkan kapal tersebut
“infonya berangkat hari Kamis, tapi pastinya saya tidak begitu paham dan dihantam oleh badai pada keesokan harinya, Jumat (18/03/2022)”.Tutur Azhar
Lebih lanjut dikatakan Menantu Ardani Laduma, informasi inipun diterima dari pihak tim SAR, adanya perahu nelayan yang tenggelam, dan ketika mengecek ternyata milik mertuanya (Ardani Laduma-red).
Untuk jumlah nelayan, sesuai informasi, ada 12 orang yang ada diatas kapal KM. Kuda Laut terdiri dari Nahkoda dan Anak Buah Kapal (ABK),
informasi yang diperoleh Tim SAR, dari ke-12 Orang tersebut, ad 3 orang sementara di evakuasi dan dibawah ke Brouwe Australia Barat untuk mendapat pertolongan medis, sementara rekan ke-9 orang hingga saat ini belum berhasil di evakuasi dan tidak ketahui keberadaan mereka.
Untuk diketahui, nama-nama Nahkoda dan ABK sebagai berikut, Yohanis Balu (Nahkoda), Melki Giri ( ABK), Habel Kanuk(ABK), Riki Balu (ABK), Ibrahim Loe(ABK), Yunus Modok1( ABK), Pice Naluk(ABK), Denis Busu(ABK), Panji Balu(ABK), Benyamin Pah 3(ABK), Adi Arbet Giri (ABK), Rifan Balu(ABK)
sesuai informasi, ke-3 orang yang berhasil di evakuasi dan dalam keadaan selamat, Melki Giri, Habel Kanuk dan Riki Balu
Hingga berita ini dipublikasikan, Haji Ardani Laduma, pemilik KM. Kuda Laut, Tim SAR Nasional Kabupaten Rote Ndao, Keluarga Korban 12 Orang belum terkonfirmasi, (Nasa/Tim)






