SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Dalam upaya mewujudkan 9 (sembilan) program prioritas pembangunan atau Mbule Sio, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk telah dilaksanakan beberapa langkah-langkah strategis, salah satunya dengan melakukan kolaborasi bersama Gubernur NTT dan para bupati walikota dengan 21 (dua puluh satu) kementerian dan lembaga
Pada kesempatan tersebut, Bupati Paulus Henuk mengajukan proposal pembangunan daerah kepada pemerintah pusat dalam rangka sinergitas pembangunan yang mencakup berbagai sektor mulai dari infrastruktur, pertanian, kesehatan, dan pendidikan
pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan total besaran anggaran kurang lebih Rp. 6.000.000.000.000 (enam triliun rupiah)
“dari beberapa proposal pembangunan daerah yang diajukan, telah ada komitmen dari pemerintah pusat salah satunya kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang meliputi pembangunan sektor transportasi darat berupa rehabilitasi jalan dan pembangunan sektor sumber daya air meliputi rehabilitasi embung, bendung, dan saluran irigasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia dengan anggaran senilai rp. 7.000.000.000,” ujar Paulus Henuk pada upacara Upacara Hari keluarga Nasional (Harganas) yang bertepatan dengan ulang Tahun ke 23 Rote Ndao, Rabu (02/07/2025)
Selain bantuan pascabencana masih ada lagi bantuan untuk beberapa kegiatan yakni
1. pembangunan kawasan sentra industri garam nasional di kecamatan Landu Leko dan Rote Timur oleh kementerian kelautan dan perikanan, dengan anggaran di tahun 2025 senilai rp.749.910.000.000 (tujuh ratus empat puluh sembilan miliar sembilan ratus sepuluh juta rupiah) dan di tahun 2026 senilai rp 853.110.000.000 (delapan ratus lima puluh tiga miliar seratus sepuluh juta rupiah) sehingga total anggaran untuk pembangunan kawasan sentra industri garam nasional senilai Rp. 1.603.020.000.000 (satu triliun enam ratus tiga miliar dua puluh juta rupiah)
2. Pembangunan laboratorium kesehatan, untuk mendukung pemantauan kesehatan, diagnosis
dan pengobatan dari kementerian kesehatan dengan anggaran senilai rp.20.000.000.000 (dua puluh miliar rupiah).
3. Pembangunan perpustakaan
daerah yang bertujuan sebagai pusat literasi dan taman bacaan bagi masyarakat Kabupaten Rote Ndao oleh republik perpustakaan nasional dengan anggaran senilai 11.000.000.000 (sebelas miliar rupiah)
4. kegiatan optimalisasi lahan pertanian seluas 1.000 hektar dari kementerian pertanian dengan anggaran senilai rp. 6.750.000.000 (enam miliar tujuh ratus lima puluh juta rupiah)
5. pembangunan sekolah rakyat untuk pendidikan menyediakan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem oleh kementerian sosial dengan anggaran senilai rp. 100.000.000.000 (Tim)






