Antisipasi Kejadian Makassar, Polisi  Amankan Gereja di Rote Ndao, Tokoh Agama kutuk

Avatar photo

Monday, 29 March 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.ID – ROTE NDAO
Menyikapi kasus Bom di Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021) pagi, sejumlah tokoh agama kristen, Agama Islam diwilayah Kabupaten Rote Ndao, Provisi Nusa Tenggara Timur (NTT),  mengutuk keras perilaku tersebut.
hal ini pula disikapi oleh jajaran Polres Rote Ndao dan Polsek jajaran, sejak sore tadi melaksanakan patrol memantau pelaksanaan ibadah di sejumlah gereja yang melaksanakan ibadah sore.

Kapolres Rote Ndao AKBP Felli Hermanto yang dikonfirmasi awak media melalui Kabag Ops AKP Matheus Cono, Minggu (28/03/2021) malam mengaku, pasca kejadian bom Makassar, Kapolres Rote Ndao telah menginstruksikan seluruh satuan fungsi bersama anggota markas, serta Polsek jajaran untuk berupaya mengamankan wilayah masing-masing karena perbuatan teror bukan tidak mungkin terorganisir dilakukan di sejumlah tempat.

Untuk meminimalisir dan mengantisipasi kejadian teror seperti ini, kata dia, Polres juga telah mengimbau kepada umat Kristiani melalui tokoh-tokoh agama untuk mengaktifkan security internal atau petugas masing-masing gereja untuk membantu mengamankan lingkungan gereja, tetap dengan tetap menaati protokol kesehatan karena berada dalam masa pandemi Covid-19.

Menurutnya, pihaknya menyiapkan posko di Simpang Tiga Utomo sebagai pos gabungan dengan TNI, Satpol PP untuk dalam rangka pemantauan menjelang Kamis Putih, Jumat Agung, hingga Minggu Paskah mendatang.

“Mulai besok kita sudah menyiagakan anggota di posko dan mobil melakukan patroli, serta didukung Polsek jajarani wilayah masing-masing dengan bekerja sama dengan TNI dan tokoh-tokoh agama untuk mengamankan lingkungan gereja masing-masing,” katanya.

Terpisah, Ketua Klasis Lobalain Thobias Manafe yang dikonfirmasi melalui telepon genggamnya mengutuk keras terror bom yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab dari kelompok tertentu di saat umat Kristiani sementara melakukan ibadah Minggu Palma, yang ingin mencederai kerukunan umat beragama yang selama ini terjalin dengan baik di Indonesia.

Menurutnya, menjelang perayaan Paskas ini pihaknya mengimbau kepada seluruh jemaaat untuk tetap mempersiapkan diri menyambuh hari besar umat Kristiani tersebut dengan tetap mewaspadai setiap kondisi yang ada.

“Ibadah-ibadah dalam rangka Paskah tetap akan dilaksanakan dengan selalu mewaspadai dan mengantisipasi kejadian criminal atau terror dengan tetap mematuhi protokol kesehatan karena kita masih berada dalam masa pandemik Covid-19,” imbuhnya.

Menurutnya, pekan lalu juga dalam rapat koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Rote Ndao telah disepakati agar para pimpinan umat menyerukan dalam rangka Paskah dan menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri dapat meningkatkan kerukunan, tanpa harus terprovokasi dengan kondisi yang mengancam kerukunan yang sudah terjalin selama ini.

Ketua MUI Kabupaten Rote Ndao Ahmad Kosso mengutuk keras segala bentuk terorisme dan juga aksi bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar karena tindakan tersebut sangat tidak dibenarkan oleh agama manapun di dunia ini.
Ahmad Kosso juga mengimbau kepada seluruh umat mislim yang ada di Kabupaten Rote Ndao untuk tidak terpengaruh atau terprovokasi dengan isu-isu yang tidak bernuansa positif, dan bersama-sama menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama, serta tetap mempererat hubungan kekeluargaan dengan sesama.
“Mari kita bangun dan perkuat kerukunan, toleransi, dan kekeluargaan dalam bingkai Ita Esa, dan berupaya menjadi polisi bagi pribadi kita masing-masing demi ketentraman dan kenyamanan di lingkungan kita masing-masing,” katanya.
ditempat terpisah Tokoh masyarakat Islam Kabupaten Rote Ndao, Ahmad Kiah mengutuk keras tindakan tersebut, juga mengimbau kepada seluruh umat mislim yang ada di Kabupaten Rote Ndao untuk tidak terpengaruh atau terprovokasi dengan isu-isu yang tidak bernuansa positif, dan bersama-sama menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama, serta tetap mempererat hubungan kekeluargaan dengan sesama.(TIM)

Baca Juga: Bupati Temui Direktur EBT PLN, Bahas Dukungan Pembangunan Listrik Berbasis Energi Terbarukan
Baca Juga: Sambil Menunggu Pelantikan, Bupati Rote Ndao terpilih Bertemu Menteri Kabinet Merah Putih
Baca Juga: Bupati Rote Ndao Datangi Kemendagri, Bahas Usulan Pemekaran Desa dan Perubahan Status Kelurahan

Berita Terkait

Dubes RI untuk Australia dan Investor BCI Minerals Tinjau Sentra Garam Nasional Di Rote Ndao
Bupati Paul Henuk Apresiasi PIP Aspirasi DPR RI Untuk 142 Sekolah di Rote Ndao
Menteri PU Tinjau Irigasi Kapasiok, Usulan Strategis Bupati Rote Ndao Langsung Ditindaklanjuti
Usulan Bupati Rote Ndao Direspons Wakil Presiden, Fasilitas Nelayan Akan Diperkuat
Wapres Gibran Tinjau Sentra Garam Rote Ndao, Dorong Swasembada dan Hilirisasi Kelautan
Kunjungan Wakil Presiden, Kades Papela Mengadu Banjir Rob Terjang Fasilitas Vital
Kunjungan Bersejarah Wakil Presiden RI Disambut Haru Warga Papela
Harkitnas ke-118 Wakil Bupati Rote Ndao Ajak Warga Jaga Tunas Bangsa
Tag :

Berita Terkait

Wednesday, 24 June 2026 - 15:47

Dubes RI untuk Australia dan Investor BCI Minerals Tinjau Sentra Garam Nasional Di Rote Ndao

Monday, 1 June 2026 - 20:08

Bupati Paul Henuk Apresiasi PIP Aspirasi DPR RI Untuk 142 Sekolah di Rote Ndao

Saturday, 30 May 2026 - 19:30

Menteri PU Tinjau Irigasi Kapasiok, Usulan Strategis Bupati Rote Ndao Langsung Ditindaklanjuti

Friday, 22 May 2026 - 18:59

Usulan Bupati Rote Ndao Direspons Wakil Presiden, Fasilitas Nelayan Akan Diperkuat

Friday, 22 May 2026 - 17:56

Wapres Gibran Tinjau Sentra Garam Rote Ndao, Dorong Swasembada dan Hilirisasi Kelautan

Friday, 22 May 2026 - 12:12

Kunjungan Wakil Presiden, Kades Papela Mengadu Banjir Rob Terjang Fasilitas Vital

Friday, 22 May 2026 - 11:50

Kunjungan Bersejarah Wakil Presiden RI Disambut Haru Warga Papela

Wednesday, 20 May 2026 - 11:31

Harkitnas ke-118 Wakil Bupati Rote Ndao Ajak Warga Jaga Tunas Bangsa

Berita Terbaru