Pekerjaan Rumah Gula Rp 5,8 M, sejak awal diduga Cacat Dokumen dan spek, “Peringkat ketiga Dipaksakan menang Tender”

Avatar photo

Friday, 4 February 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
Pekerjaan Revitalisasi 40 unit Rumah Gula Di Desa Daudalolu Kecamatan Rote Barat Laut dengan Pagu Anggaran sebesar Rp 5,8 Miliar yang didanai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2021 diduga kuat sarat masalah sejak dari awal pelelangan pada Tahun Anggaran 2021, diKarenakan Cv. Teguh karya yang keluar sebagai Peringkat Ketiga pada waktu ditetapkan sebagai Pemenang Tender dengan nilai Penawaran Rp. 5.873.305.326,32,

Sebagaimana diketahui Pada saat
Pelelangan Proyek tersebut yang keluar sebagai Peringkat pertama (Pemenang) adalah CV. Diamond Mandiri dengan nilai Penawaran Rp. 5.792.519.223,38

Keluar sebagai Peringkat kedua adalah CV. Ratu Karya Duta dengan nilai Penawaran sebesar Rp. 5.862.243.294,80

Peringkat ketiga adalah Cv. Teguh Karya Rp. 5.873.305.326,32

Peringkat keempat adalah CV. Trisa dengan nilai penawaran sebesar Rp. 5.937.000.000,00

Direktur Utama Cv. Diamond Mandiri Bagus Longadai ketika dihubungi Via Ponsel Genggamnya, Jumat (04/20/2022) mengakui  kalau sesuai penawaran seharusnya pihaknya yang keluar sebagai pemenang tender, sesuai dengan Spesifikasi teknik pembangunan seharusnya menggunakan Pasir Takari dan Kayu Bayam

“Speknya waktu itu pasir Takari dan Kayu bayam, kita tahu pasir Rote itu kadar garamnya tinggi sehingga tidak bisa digunakan untuk pembangunan,” Katanya

Menurut Bagus Langodai, proses Pelelangan Proyek tersebut sejak awal diduga Cacat Dokumen dan dalam pekerjaan  pembangunannya hingga saat ini diduga Cacat fisik,

“Setelah ditetapkan peringkat ketiga sebagai pemenang, saya ajukan sanggahan, dan PPK mangakui saya punya sanggahan, bahwa saya pemenang tender, dan seharusnya tender ulang, tapi terkesan dipaksakan dan sudah disiapkan pemenangnya, jelas ini cacat Dokumen, dan cacat Prosedur,” Tegasnya

Bagus mengatakan kalau dalam perjalanan pekerjaannya ada perubahan Spek, maka itu jelas tidak bisa, dikarenakan dana kementerian itu mengutamakan mutu

Baca Juga:  Cegah Penimbunan BBM, Polres Rote Ndao datangi Para Pengecer, minta dijual sesuai ketentuan

“Itu dana kementerian yang dititipkan di Daerah, dan dana kementerian mengutamakan mutu, jadi kalau rubah spek tidak Bisa,” Ujarnya

Bagus Longadai menjelaskan terjadi perubahan spesifikasi teknis sperti itu, akan menguntungkan pihak kontraktor Pelaksana

“Itu menguntungkan kontraktor Pelaksana dan negara dirugikan,” tegasnya, (Nasa)

Berita Terkait

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta
Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 24 October 2026 - 17:46

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Wednesday, 7 October 2026 - 21:49

Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?

Berita Terbaru