SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
Seorang petani Rumput Laut di Desa Bo’a, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, NTT tewas tersambar petir.
Petani tersebut tersambar petir saat sedang merawat rumput laut miliknya .
Korban Marselina Pello (42), warga Dusun Oemau ,Desa Bo’a , Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao,Nusa Tenggara Timur (NTT).
Marselina adalah petani Rumput Laut, Tinggal di Desa Bo’a, lokasi kejadian di Desa Oenggaut dimana korban keseharian merawat rumput laut miliknya, Korban tewas tersambar petir, pada hari Kamis, 17 Maret 2022 sekitar pukul 15.30
Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Diksel Haning , dihubunggi metrotimor.id mengakui adanya peristiwa tersambar petir 1 warga Desa Bo’a Meninggal, pihaknya saat ini berada dilokasi. Ini merupakan peristiwa alam.
Agar peristiwa serupa tidak terulang, Diksel mengimbau warga melindungi diri, khususnya saat terjadi hujan disertai petir. Dia juga meminta agar warga agar menjauhi pohon besar saat terjadi hujan petir.
Menurut Anderias Tokoh masyarakat Desa Bo’a, mengaku pada sore hari terjadi Hujan disertai petir, tepat pada pukul 15.30, korban tewas disambar petir, akibat peristiwa itu, masyarakat sekitar melaporkan kepada kepala desa Bo’a, Mersianus Tite dan kini korban disemayamkan di rumah duka.
“Kami ada bersama dengan Ibu kades di rumah duka, pak wartawan hubunggi ibu kades lagi,” cetusnya di balik telepon gemgamnnya.
Kepala Desa Bo’a, Mercy Titte dihubungi metrotimor, Kamis (17/3/2022) via telepon tetapi belum merespon hingga berita dilansir.(Metrotimor)
