Kasus Hoaks Akses Pantai Wisata Bo’a Bergulir, Terdakwa Tidak Ajukan Keberatan atas Keterangan Saksi

Avatar photo

Wednesday, 7 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Pengadilan Negeri Rote Ndao kembali menggelar sidang perkara pidana dugaan penyebaran berita bohong dengan terdakwa Erasmus Frans Mandato alias Mus Frans, pada Senin (05/01/2025)

Perkara ini menyita perhatian publik karena menyangkut isu akses jalan menuju destinasi wisata Pantai Bo’a

Dalam dakwaannya, Mus Frans dituduh menyebarkan informasi bohong yang menuding PT Bo’a Development telah menutup akses jalan menuju lokasi wisata Pantai Bo’a

Tuduhan tersebut dibantah melalui keterangan saksi-saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU)

Pada sidang tersebut, JPU menghadirkan dua orang saksi, yakni Felipus Tasi dan Samsul Bahri

Samsul Bahri memberikan keterangan sebagai saksi korban yang mewakili PT Bo’a Development

Sementara itu, Felipus Tasi yang merupakan mantan Kepala Desa Bo’a, dalam keterangannya menjelaskan bahwa jalan yang dipermasalahkan di bagian merupakan jalan kontrak, bukan jalan desa

Felipus Tasi menegaskan bahwa akses menuju pantai pada prinsipnya masih ada dan dapat digunakan masyarakat,

“Sekarang ini akses ke pantai bisa. Ada jalan yang tersedia, digunakan masyarakat dibagian barat itu” jelas Felipus Tasi

kepada wartawan, Felipus Tasi mengakui bahwa terdakwa Mus Frans tidak mengajukan keberatan atas seluruh keterangan yang disampaikannya di persidangan

Hal tersebut juga ditegaskan saat majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa untuk menyatakan keberatan, namun tidak dimanfaatkan

“Mus Frans tidak sampaikan keberatan terhadap keterangan saya, meskipun di berikan kesempatan oleh Majelis Hakim, Mus Frans hanya ajukan dua pertanyaan saja,” ujarnya

Pantauan wartawan, Puluhan warga Desa Bo’a menyatakan dukungan terbuka kepada PT Bo’a Development dalam sidang lanjutan perkara dugaan penyebaran hoaks dengan terdakwa Erasmus Frans Mandato

Dukungan tersebut disampaikan warga dengan membawa berbagai poster bertuliskan pesan-pesan penolakan terhadap hoaks serta pernyataan positif terhadap kehadiran PT Bo’a Development di Desa Bo’a kecamatan Rote Barat, (tim/nasa)

Baca Juga:  Dicatut namanya, Waka Polres Rote Ndao Tentukan Sikap terkait Penambangan Pasir Ilegal

Berita Terkait

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta
Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?
Kasat Reskrim Serahkan Lima Tersangka Kasus Pembunuhan Berencana Ke Kejaksaan Negeri Rote Ndao

Berita Terkait

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Wednesday, 7 October 2026 - 21:49

Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?

Thursday, 1 October 2026 - 17:12

Kasat Reskrim Serahkan Lima Tersangka Kasus Pembunuhan Berencana Ke Kejaksaan Negeri Rote Ndao

Berita Terbaru