ROTE NDAO, SINDONTT.COM – Mayana Tysellanata Saleky kembali ke SMA Negeri 1 Rote Tengah setelah menorehkan prestasi di tingkat internasional sebagai Miss Pre-Teen Culture Universe 2026
Kepulangan Mayana ke almamaternya tidak hanya menjadi momen kebanggaan sekolah, Prestasinya juga diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk berani bermimpi dan mengembangkan potensi
Momentum tersebut semakin bermakna dengan kehadiran Wakil Bupati Rote Ndao, Apremoi Dudelusy Dethan, yang hadir memenuhi undangan pihak sekolah untuk memberikan motivasi kepada para siswa
Ini bukti, Anak Rote Memiliki Kesempatan Untuk Berprestasi
Di hadapan para pelajar, Apremoi mengajak siswa menjadikan keberhasilan Mayana sebagai bukti bahwa anak-anak Rote Ndao memiliki kesempatan untuk berprestasi hingga ke tingkat internasional
“Mayana Saleky saat ini menjadi bukti bahwa semua orang berhak punya mimpi dan berusaha mewujudkannya,” kata Wakil Apremoi Dethan, Kamsi (10/9/2026)
Ia berpesan agar para siswa tidak takut memiliki cita-cita besar, prestasi tidak datang begitu saja, tetapi membutuhkan proses, kerja keras, kedisiplinan, serta dukungan keluarga dan sekolah
“Bermimpilah setinggi langit. Kalau pun jatuh, pasti di antara bintang-bintang,” pesannya
Apremoi juga mengingatkan para siswa untuk tetap mengutamakan pendidikan dan membangun karakter
Menurutnya, keberhasilan bukan hanya soal prestasi, tetapi juga bagaimana seseorang menghormati guru dan orang tua
“Yang terpenting adalah harus rajin belajar, hormati guru di sekolah dan orang tua di rumah,” tegasnya
Ia berharap keberhasilan Mayana tidak berhenti sebagai satu prestasi. Justru, mahkota yang diraih Mayana diharapkan mampu membuka jalan bagi lahirnya talenta-talenta baru dari Rote Ndao
“Setelah Mayana Saleky, harus ada Mayana-Mayana lain yang tumbuh dari SMA Negeri 1 Rote Tengah,” ujar Apremoi

Pesan itu menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi para pelajar. Satu mahkota yang dibawa pulang Mayana kini diharapkan dapat menyalakan lebih banyak mimpi anak-anak Rote Ndao untuk berani melangkah dari sekolah menuju panggung yang lebih luas (**)

















