SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
Asri Ismail (47) adalah seorang Nelayan asal Desa Papela, Kecamatan Rote Timur Yang dilaporkan hilang saat mencari ikan di laut Rote timur pada hari Sabtu, 06 Agustus 2022, telah ditemukan dalam keadaan tak bernyawa alias mati Pada hari Jumat, 12 Agustus 2022, sekitar pukul 16.00 wita di Pantai Oekima, Desa Sonimanu Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao
Kasi Humas Polres Rote Ndao AIPTU Anam Nurcahyo, S.IP ketika dihubungi Sindo-NTT.id, Sabtu (13/08/2022) mengatakan penemuan mayat tersebut berawal dari anggota Polsek Pantai menadapt infomasi adanya mayat di sekitar pantai Oekima, atas informasi itu Kapolsek Pantai Baru Ipda I Wayan Suyadnya beserta Anggota menuju ke TKP dengan menggunakan Mobil Patroli Polsek Pantai Baru.
“berawal sekitar pukul 15.30 wita, empat orang warga hendak ke laut untuk mencari Ikan namun setibanya di TKP, mereka mencium aroma bau bangkai kemudian Saksi Juliana Poko melihat ke arah laut dan menemukan adanya sesuatu yang menyerupai Mayat manusia sehingga mereka mendekati untuk memastikan apa benar yang dilihat adalah mayat Manusia, setelah memastikan bahwa yang dilihat adalah Jenazah manusia dalam keadaan Telanjang, mereka menyampaikan kepada saksi Alfonsus Oeina yang kebetulan melintas agar pergi menyampaikan kepada warga sekitar,” kata AIPTU Anam
Dikatakan Kasubag Humas Anam Nurcahyo Setelah di lakukan identifikasi dan pemeriksaan luar oleh Pihak medis Puskesmas Korbafo di ketahui bahwa jenasah tersebut bernama Asri Ismail (47) berjenis kelamin laki-laki, pekerjaan Nelayan, Yang telah hilang saat mencari ikan di laut Rote timur pada hari Sabtu tanggal 06 Agustus 2022 dan telah di buatkan laporn orang hilang di Polsek Rote Timur pada Tanggal 07 Agustus 2022
“Jenasah di kenali oleh istri dan keluarga dari ciri-ciri fisik dan barang bawaan Korban yang ada berupa Gelang tangan yang di gunakan pada tangan kiri Korban, Terdapat bekas luka jahitan pada betis kaki kiri dan kanan, Barang bawaan korban berupa 1 Jerigen ukuran 25 Liter yang berisikan Solar yg di temukan dekat dengan Jenasah korban di temukan, Papan patahan perahu milik korban yang di temukan berada di dekat TKP korban di temukan,” Ujarnya
Dijelaskan Anam Nurcahyo sesuaibHasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya tanda kekerasan fisik yang di alami korban, Kelurga Korban menerima kejadian ini sebagai Ajal (Laka Laut) dan menolak dilakukan Autopsi dengan membuatkan surat pernyataan yang ditanda tangani oleh Istri, keluarga (Saksi) dan kepala desa Setempat.
“Jenasah Korban dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka di Desa Papela dengan menggunakan Mobil Basarnas Kabupaten Rote Ndao dan mendapat pengawalan dari Personil Polsek Pantai Baru dengan menggunakan Mobil Patroli, selanjutnya jenazah diserahkan kepada keluarga untuk di sholatkan di Masjid Al-Mujahidin Papela Rote Timur, selanjutnya jenazah dibawah ke Tempat Pemakaman Umum untuk dimakamkan,” Jelasnya, (Nasa)






