SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Kondisi Gedung SD GMIT Hutu di Desa Maubesi Kecamatan Rote Tengah terlihat sangat memprihatikan, atapnya sudah berlubang
Melihat kondisi Gedung SD GMIT Hutu yang seperti ini, salah satu orangtua siswa, Warga Desa Maubesi Firlot Pelokila mengakui dirinya merasa kecewa dan timbul tanda tanya didalam dirinya, ketika mengetahui kalau pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Pendidikan dan Kepemudaan (PKO) Kabupaten Rote Ndao membangun Gedung Baru di Desa Persiapan Nee (Sebelumnya Desa Sanggaeon
“Viralnya pembangunan Paud Pelita Nee sebagai orangtua siswa saya sangat kecewa dan bertanya? kenapa Paud Ne’e yang baru berdiri dan mendapat Bantuan pembangunan Gedung sementara SD GMIT Hutu sudah 11 Tahun tidak mendapatkan bantuan,” Kata Firlot Kepada wartawan, Senin (19/08/2024)
Dikatakan Firlot Pelokila Gedung tersebut semakin rusak parah waktu bencana Seroja dan sudah laporkan kepada Badan bencana, namun tidak bisa diakomodir, sebab bantuan Seroja hanya untuk rumah masyarakat bukan untuk fasilitas umum
“Menurut kami orangtua Siswa pembangunan gedung SD GMIT Hutu sudah skala prioritas dan segera dirobohkan dan dibangun baru, saat ini ruang kelas tidak mencukupi sehingga ruang perpustakaan dan kelas 4 dijadikan satu ruang, ini saat saya sebagai kepala Desa sudah diusulkan di Musrenbang,” Ujarnya
Dijelaskan Firlot Pelokila pada tanggal 12 Agustus 2024 yang lalu dirunya mewakili orangtua bersama Ketua komite dan Kepalaa Sekolah ingin bertemu kepala Dinas Pendidikan untuk menyampaikan hal ini
“terkait hal ini kami pernah ke Dinas Pendidikan tapi kepala dinas tak ada di kantor, katanyaada tugas keluar,” Tegas Firlot (Nasa)






