Kades Sakubatun Mengaku Bingung, Temuan Hasil Audit Capai Rp 206 Juta, “lebih Baik Berhenti”

Avatar photo

Tuesday, 22 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Kepala Desa (Kades) Sakubatun Jermias Mbori, S.st di Kecamatan Rote Barat Daya mengakui bingung dengan hasil audit Dana Desa Tahun 2024 dengan Penyalahgunaan senilai Rp. 206.858.218,50 yang dikeluarkan Inspektorat  Kabupaten Rote Ndao

“Saya sampai bingung, pakai uang sampai begitu banyak Rp. 200 juta,” ucap Jermias Mbori kepada wartawan via telepon Genggamnya, Senin (21/7/2025)

Diakui Jermias Mbori, temuan tersebut pada pos anggaran belanja fisik rehab rumah warga Desa Sakubatun

“Ini temuan di fisik, belanja nya tidak pakai pihak ketiga, kita belanja sendiri, bersama tim PKA dan sekretaris Desa,” ujarnya

Menurut, Jermias Mbori Terjadinya Penyalagunaan pengelolaan dana Desa tahun 2024 ini atas tindakan sepihak dari perangkat desa, yang mana dalam penyusunan Rencana Anggaran Belanja (RAB) tanpa diketahui oleh dirinya selaku Kepala Desa, dalam Rab itu ada belanja barang mewah juga yang jadi temuan

“karena kita kendala dari Sekretaris Desa buat rap sendiri, jadi sebenarnya harus sesuai dengan penerima manfaat punya mau, terkait dengan rehab rumah ini. maunya kebutuhan, apa-apa, na Sekretaris Desa bikin rap sendiri, setelah kita sudah cair habis, mau realisasi, dari pendamping teknis batalkan, kalau itu keramik itu tergolong barang mewah, jadi tidak bisa pakai,” ungkapnya

Dikatakannya, di tahun 2023 ada temuan Penyalagunaan, dan sudah di setor kembali oleh dirinya selaku Kepala Desa

“2023 saya setor kembali Rp. 96 juta, itu saya pinjam orang punya uang, sampai sekarang belum habis ganti, tambah ini lagi, kalau kita dapat berapa, kita setor, kalau tidak bisa, ya sudah kita menyerah dengan keadaan yang ada, lebih baik kita berhenti jadi Kepala Desa, daripada begini terus, terima gaji bagaimana,” terangnya

Baca Juga:  Tinjau Kawasan Industri Garam Nasional, Wagub Tekankan Keterlibatan Masyarakat Lokal

“Sisa pembayaran pajak sekitar Rp 43 juta, dengan itu keramik, makanya semua total itu Rp 169 juta, kemarin kita klarifikasi di inspektorat, buat pernyataan bulan depan ganti,” tegasnya (Tim/Nasa)

Berita Terkait

Mengaku Tidak Mau Celakakan Orang, Sekwan : Polisi Periksa Dua Saksi Kasus Perusakan Pintu
Pelaku Perusakan Gerbang DPRD Masih Bersembunyi, Muncul Upaya Damai
Kasus Perusakan Fasilitas DPRD Terus Bergulir, Bukti Video dan Saksi Telah Diperiksa di Polres Rote Ndao
Polres Rote Ndao Tetapkan Danker sebagai Buronan Kasus Pengancaman, ini Ciri-ciri Fisik
Gemap di Beri Tenggat 1×24 Jam, Bongkar Blokade Jalan Di Desa Bo’a, Sekda Ambil Langkah Hukum
Polres Rote Ndao Segera tetapkan Seorang Sopir Jadi tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Rote Timur
Polres Rote Ndao Tetapkan Penimbun Solar Subsidi Sebagai Tersangka, 6 Tahun Penjara
Simak, Janji di Ujung Jabatan, Kadis Koperindag Segera Bongkar Mafia BBM di Rote Ndao

Berita Terkait

Thursday, 4 June 2026 - 21:02

Mengaku Tidak Mau Celakakan Orang, Sekwan : Polisi Periksa Dua Saksi Kasus Perusakan Pintu

Thursday, 4 June 2026 - 16:15

Pelaku Perusakan Gerbang DPRD Masih Bersembunyi, Muncul Upaya Damai

Thursday, 4 June 2026 - 12:34

Kasus Perusakan Fasilitas DPRD Terus Bergulir, Bukti Video dan Saksi Telah Diperiksa di Polres Rote Ndao

Monday, 1 June 2026 - 13:39

Polres Rote Ndao Tetapkan Danker sebagai Buronan Kasus Pengancaman, ini Ciri-ciri Fisik

Monday, 25 May 2026 - 20:13

Gemap di Beri Tenggat 1×24 Jam, Bongkar Blokade Jalan Di Desa Bo’a, Sekda Ambil Langkah Hukum

Tuesday, 19 May 2026 - 20:00

Polres Rote Ndao Segera tetapkan Seorang Sopir Jadi tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Rote Timur

Tuesday, 19 May 2026 - 16:20

Polres Rote Ndao Tetapkan Penimbun Solar Subsidi Sebagai Tersangka, 6 Tahun Penjara

Tuesday, 19 May 2026 - 13:27

Simak, Janji di Ujung Jabatan, Kadis Koperindag Segera Bongkar Mafia BBM di Rote Ndao

Berita Terbaru