Abrasi Ancam Permukiman Warga, Belum Ada perhatian dari Aktifis, Badan Lingkungan Hidup

Avatar photo

Saturday, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Abrasi melanda garis pantai dari Sedeoen hingga Oelolot, Kecamatan Rote Barat, mengancam rumah warga dan infrastruktur di wilayah pesisir.

Air laut telah mengikis daratan hingga mendekati permukiman warga, khususnya di Dusun Loedi dan Oefoe Desa Sedeoen

Kepada wartawan Penjabat Kepala Sedeoen Susana Fua mengatakan Abrasi Pantai di Dusun Loedik ini telah berlangsung sejak lama

“Ini Abrasi sudah lama, sekitar empat atau lima tahun,” ucap Susana

Penjabat Kepala Susana Fua mengakui kalau sejak ia dilantik sebagai pimpinan di Desa tersebut belum ada perhatian dari pihak aktivis lingkungan ataupun badan lingkungan

“Saya juga baru dilantik beberapa bulan yang lalu jadi saya kurang tau, Tapi selama saya menjabat belum ada perhatian itu, dari aktivis maupun badan lingkungan hidup,” ujarnya

Dikatakan Susana Fua warga Dusun Loedik dan oefoeh terancam tidak bisa beraktivitas kalau terjadinya air laut pasang, menurutnya Pemerintah desa berencana membangun tembok penahan dilokasi abrasi

“Kalau bisa ada perhatian pemerintah, lingkungan hidup atau aktivitas ko apa,” ungkapnya

warga dua dusun yang terancam abrasi ini terdiri dari 106 kepala Keluarga keluarga

Berdasarkan Pantauan, Nampak di lokasi menunjukkan garis pantai terus tergerus, bahkan ombak mulai menyentuh badan jalan dan mendekati pekarangan rumah warga.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi banjir rob yang dapat merendam permukiman.

Abrasi ini juga merusak keindahan alam yang menjadi salah satu daya tarik wisata Rote Barat.

Seorang warga lansia yang enggan disebutkan namanya mengaku situasi ini sudah terjadi cukup lama.

“Sudah lama air laut naik. Sekarang jalan kaki masih bisa lewat, motor harus hati-hati, tapi mobil sudah tidak bisa lewat,” tandasnya (tim/nasa)

Baca Juga:  Pasangan Pengantin Baru Di Desa Mundek Wajib Tanam 15 Anakan Pohon

Berita Terkait

Transparan dan Partisipatif, Desa Lidor Publikasi Rincian APBDes Tahun Anggaran 2026
Status dan Gaji Sudah Jelas, PPPK Paruh Waktu Rote Ndao Dilantik awal Juli 2026
Dari Keluhan hingga Solusi, DPRD Rote Ndao Serap Aspirasi Warga dalam Reses 2026
Bupati Pastikan Jembatan Gantung Rampung, Akses Warga Pulau Usu Kian Mudah
Buka Cabang di Tambak Garam, Warung Om Isak Hadirkan Menu Terjangkau dan Higienis
‘Ale Rasa Beta Rasa’, Nihi Rote Hadirkan Haru bagi Lansia Ba’adale, Momen Ultah Iwasma
Kepedulian yang Menyentuh Hati, Nihi Rote, Kadin dan Hipmi Berbagi Kasih untuk Lansia di Rote Ndao
Momentum Hari Lansia Nasional, Pemkab Rote Ndao Komitmen Sejahterakan Lansia

Berita Terkait

Tuesday, 9 June 2026 - 18:26

Transparan dan Partisipatif, Desa Lidor Publikasi Rincian APBDes Tahun Anggaran 2026

Thursday, 4 June 2026 - 20:26

Status dan Gaji Sudah Jelas, PPPK Paruh Waktu Rote Ndao Dilantik awal Juli 2026

Tuesday, 2 June 2026 - 12:34

Dari Keluhan hingga Solusi, DPRD Rote Ndao Serap Aspirasi Warga dalam Reses 2026

Monday, 1 June 2026 - 20:41

Bupati Pastikan Jembatan Gantung Rampung, Akses Warga Pulau Usu Kian Mudah

Saturday, 30 May 2026 - 16:34

Buka Cabang di Tambak Garam, Warung Om Isak Hadirkan Menu Terjangkau dan Higienis

Thursday, 28 May 2026 - 14:30

‘Ale Rasa Beta Rasa’, Nihi Rote Hadirkan Haru bagi Lansia Ba’adale, Momen Ultah Iwasma

Tuesday, 26 May 2026 - 14:07

Kepedulian yang Menyentuh Hati, Nihi Rote, Kadin dan Hipmi Berbagi Kasih untuk Lansia di Rote Ndao

Tuesday, 26 May 2026 - 09:23

Momentum Hari Lansia Nasional, Pemkab Rote Ndao Komitmen Sejahterakan Lansia

Berita Terbaru