Terdakwa Pembunuhan Berencana Istri Mantan Kades Oebela dituntut 15 Tahun Penjara.

Avatar photo

Thursday, 2 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.COM, ROTE NDAO –
Pengadilan Negeri Rote Ndao kembali menggelar sidang kesepuluh Kasus Pembunuhan Berencana yang menewaskan Marince Ndun,Istri Mantan Kepala Desa Oebela (terdakwa Marthen Luter Adu),Kamis,(02/04/2020).
Sidang dengan agenda Mendengarkan Tuntutan Pidana dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum Anjar Purbo Sasaongko,SH dari Kejaksaan Negeri Rote Ndao untuk Terdakwa Belandina Henuk (Selingkuhannya terdakwa Marthen Luter Adu).

Amos A Lafu,SH selaku Penasihat Hukum dari terdakwa Belandina Henuk usai persidangan kepada Wartawan mengatakan dalam persidangan tersebut Jaksa Penuntut Umum meminta Majelis Hakim yang pengadilan Negeri Rote Ndao yang mengadili perkara pidana tersebut dalam amar Putusannya menjatuhkan Hukuman 15 Tahun Penjara kepada Kliennya Terdakwa Belandina,

“dalam sidang pembacaan Tuntutan tersebut, Menurut Jaksa Penuntut Umum Klien kami terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana dengan tuntutan 15 Tahun Penjara”, Kata Penasihat Amos Lafu

Menurut Amos Lafu Jaksa Penuntut Umum juga membacakan hal yang memberatkan dan meringankan kliennya terdakwa Belandina Henuk

“Jaksa Penuntut Umum menyebutkan hal yang memberatkan terdakwa yakni perbuatan terdakwa menyebabkan matinya Korban dan hal yang meringankan terdakwa yakni terdakwa bersikap Sopan selama persidangan, terdakwa mengakui secara jujur perbuatannya, terdakwa belum Pernah dijatuhi Pidana, Ungkap Amos Lafu

pada persidangan sebelumnya terdakwa Marthen Luter Adu(suami korban) dituntut hukuman 16 tahun penjara dan terdakwa Evrain Lau (eksekutor) dituntut hukuman 14 tahunPenjara

sidang ditunda dan digelar Kembali,kamis 09 April 2020,(SN/Nasa)

Baca Juga:  Akibat "Mabuk Sopi" Suami Pecahkan Kepala Istri Pake Piring

Berita Terkait

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak
Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 21:59

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak

Saturday, 24 October 2026 - 17:46

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terbaru