SINDONTT.ID, ROTE NDAO –
Proses hukum Kasus Penembakan Pj Kepala Desa Lidor Yoppy O Hilly yang terjadi pada tanggal 03 Januari 2016 yang lalau, kini kembali di pertanyakan oleh keluarga Korban.
“Hari ini,03 Januari 2021 sudah genap 5 tahun kasus penembakan saudara kami bertemu ulang tahun proses hukum ditangan penyidik Polres Rote Ndao” kata Forkes Marthinus Hilly, SH usai mengikuti Doa bersama mengenang hari kematian di kuburan Almarhum Yoppy Hilly di Dusun Alenaul Desa Mundek, Minggu, (03/01/2021) Sekitar Pukul 23.00 wita
Kepada SindoNTT usai mengikuti doa bersama mengenang 5 (Lima) Tahun kematian Yoppy Hilly di Desa Mundek, Jumat (03/01/2021). Forkes Marthinus Hilly mengatakan, Proses hukum terhadap oknum yang menjadi otak perencana pembunuhan berencana tersebut kembali bertemu ulang Tahun ke- 5 di tangan penyidik Polres Rote Ndao,

Menurut Marthinus Hilly doa bersama yang diadakan oleh Istri Almarhum dan anak-anak serta keluarga besar Hilly untuk mengenang hari kematian almarhum sekaligus mengingatkan penyidik Polres Rote Ndao untuk melakukan Proses Hukum terhadap oknum yang namanya disebutkan sebagai perencana Penembakan terhadap Almarhum Yoppy Hilly,
Marthinus Hilly menegaskan pihak Keluarga Besar Hilly merasa tidak puas terhadap Proses Penydikan yang dilakukan Polres Rote Ndao Karena terkesan adanya pembiaran proses hukum terhadap otak perencana penembakan Yoppy Hilly oleh polres Rote Ndao.
Dikatakan pula, Sesuai putusan pengadilan Negeri Rote Ndao diuraikan dengan jelas bahwa penembakan almarhum Yoppy Hilly direncanakan sebelumnya di rumah milik Bernadus Arnolus Filli alias kici pol pada tanggal 29 Desember 2015 oleh tujuh orang perencana yakni Bernadus Arnolus Filli, Anderias Adu (mantan Kades Lidor), Nipjono Beni Nalle (pj Kades Lentera), Fery Henukh, Efen Adu, Tony Filly dan David Adu.
Kemudian hasil perencanaan itu di tindak lanjuti sehingga pada tanggal 03 Januari 2016 sekitar pukul 23.00 wita David Adu, Tony Filli dan Samuel Filly menggunakan senjata api milik Fery menembak Yoppy Hilly di dusun Nafioen Desa Lidor
Marthinus meminta, agar semua warga desa Lidor dan Mundek berhati-hati terhadap otak perencana yang disebutkan tersebut, jangan sampai ada perencanaan pembunuhan lagi,” Tegas Marthinus Hilly.( Nasa)






