Caritau penyebab kematian, Tim Dokkes Polda NTT Turun Autopsi Mayat dari Desa Meoain

Avatar photo

Tuesday, 16 February 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.ID – ROTE NDAO
Rencananya hari ini Selasa, 16 Februari 2021 Tim Bidang Dokter Kesehatan (Dokkes) Polda NTT Turun ke kabupaten Rote Ndao untuk melakukan Autopsi Jenasah Hermanus Dami yang ditemukan tak bernyawa di Padang Somalain Dusun Meoai Timur Desa Meoain Kecamatan Rote Barat Daya pada hari kemarin Senin, (15/02/2021) sekitar Pukul 19.00

Demikian dikatakan Kapolres Rote Ndao AKBP Felli Hermanto, S.IK ketika dihubungi SindoNTT melalui Kasat Reskrim IPTU James Yems Mbau, S.sos

Menurut Yames Mbau, sesuai hasil visum yang dikeluarkan dari Dokter Rumah Sakit umum Daerah tidak ditemu tanda kekerasan Fisik di luar Tubuh Korban, Karena Tim Dokkes Polda NTT melakukan Autopsi untuk mengetahui penyebab Kematian Korban

“Sore ini Tim Autopsi Bidang Dokter Kesehatan Dari Polda NTT tiba untuk Autopsi Jenasah Korban, di Autopsi guna tau penyebab kematian korban, karena dari visum luar tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban”, Kata Yames

IPTU Yames Mbau mengungkapkan kronologis penemuan Mayat Hermanus Dami itu berawal pada hari kemarin, Senin, 15 Desember 2021 sekitar pukul 08.30 wita korban pergi ke rumah saksi Friet Dami dan semapat bercerita, kemudian korban berpamitan untuk buang Air besar, kemudian sekitar pukul 18.00 wita, saksi Friet Dami pergi kerumah Korban dan menanyakan korban di Adik korban Liana Dami dan menyampaikan korban ada tinggalkan HP di rumahnya, Setelah itu adik korban Liana dami memberitahukan kepada keluarga korban untuk mencari korban, dan saat pencarian sekitar pukul 19.00 wita Korban di temukan oleh Saksi Jacob Dami, ungkap Yames

Yems Mbau menjelaskan saat di temukan korban diperkirakan telah meninggal dunia dengan adanya luka di mulut korban tepatnya di bibir korban dan juga luka gores di wajah korban yg diduga akibat jatuhnya korban di TKP yang disekitarnya terdapat banyak semak belukar yang berduri, ujarnya, (Nasa)

Baca Juga:  Wakil Gubernur NTT Mengunjungi Kampung Adat Umbu Koba di SBD

Berita Terkait

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak
Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 21:59

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak

Saturday, 24 October 2026 - 17:46

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terbaru