Upah Tukang belum di bayar, Pekerjaan Proyek SD Negeri Kapadanon Tidak sesuai Spesifikasi

Avatar photo

Tuesday, 24 August 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
nasip naas yang di alami para pekerja Sekolah Dasar Negeri Kapadanon kecamatan Rote Tengah kabupaten Rote Ndao sangatlah menyedihkan

Sarwito selaku Kepala Tukang Pekerjaan Proyek  SD Negeri Kapadanon ketika ditemui Sindo-NTT.id, Sabtu (23/08/2021) di di Kecamatan Pantai Baru sambil menangis dan menjelaskan kalau untuk sementara ini pekerjaan yang  laksanakan oleh pihaknya di SD Kapadanon sudah mencapai waktu enam minggu hari kerja namun mirisnya upah atau gajinya belum di bayarkan oleh Kontraktor Pelaksana Aldo Sonbait

“kami untuk sementara hentikan aktifitas pekerjaan selama tiga minggu  karena gaji kami  belum di bayar oleh kontraktor Aldo Sonbait,  sementara akibat PPKM ini istri anak kami di jawa sudah mengelu makanan tidak ada, sedangkan gaji kami  belum juga di bayar oleh pihak kontraktor”, jelasnya

Lanjut Sarwito yang sambil meneteskan air matanya, mengatakan kalau upah atau gaji pekerjaan nya sudah 6(enam) Minggu dengan biaya mencapai Rp. 32 juta

“upah kerja kami selama enam minggu dengan gaji tiga puluh dua juta Rupiah tetapi mereka baru panjar lima juta dan masih tersisa dua puluh tujuh juta rupiah” ungkap Sarwito

Sarwito menegaskan pelaksanaan pekerjaan pembangunan  di SD Kapadanon itu tidak sesuai spesifikasi

“pondasi nya di Rap itu batu kali tapi kami gunakan batu karang dan pasir di rap itu pasir takari tapi yang kami gunakan pasir lokal ,dan hal ini bukan saja terjadi di sekolah kami saja melainkan seluruh sekolah, ada lagi seperti di rap tembok gunakan batu bata tapi kenyataan yang di lapanagan gunakan batako, Untuk volume pekerjaan kami baru bangun pondasi sama cor tiang”, tegas Sarwito

Baca Juga:  DPRD NTT Kawal Distribusi BBM di Rote Ndao

Pekerjaan pembangunan SD Negeri Kapadanon ini termasuk dalam paket Pekerjaan 18 Sekolah  Dasar di Kabupaten Rote Ndao yang anggarannya bersumber dari APBN Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia yang dikerjakan oleh PT dua Sekawan dengan pagu anggaran sebesar Rp. 38.159. 138.000

Hingga Saat ini Kontraktor Aldo Sonbait  belum berhasil dihubungi, (Ito)

Berita Terkait

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta
Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 24 October 2026 - 17:46

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Wednesday, 7 October 2026 - 21:49

Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?

Berita Terbaru