Polres Rote Ndao diminta segera usut tuntas para Penimbun BBM

Avatar photo

Saturday, 25 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
Terkait terjadinya Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Rote Ndao didguga atas ulah oknum yang menimbun BBM, Pimpinan DPRD Rote Ndao meminta Aparat Penegak Hukum dalam ini Polres Rote Ndao untuk segera  mengusut Tuntas para penimbun BBM

“Terkait Kelanggaan BBM di Rote dan adanya dugaan Mafia BBM di Rote, saya minta penegak hukum (Polres Rote Ndao) mengusut tuntas,”

Permintaan tegas itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Rote Ndao Paulus Henuk, SH ketika dihubungi Sindo-NTT.id, Rabu (25/09/2021)

Wakil DPRD dari Fraksi Partai Perindo itu meminta Polres Rote segera mengecek gudang-gudang Pengelola Bahan Bakar Minyak dan Pengecer yang diduga menimbun BBM, dikarenakan tindakan itu sangat menyusahkan Masyarakat Kabupaten Rote Ndao

“Gudang-gudang pengelola BBM harus dicek termasuk Pengecer-pengecer yang diduga menimbun BBM, hal ini sangat menyusah kan masyarakat”, tegas Paul Henuk

Selain meminta dituntaskan Masalah Kelanggkaa BBM bersubsidi tersebut, Wakil Ketua DPRD Paulus Henuk meminta Polres Rote Ndao segera tuntaskan juga masalah Kelanggkaan Pupuk yang selama ini dimainkan oleh para mafia

“Demikian masalah pupuk di Rote Ndao harus juga diusut tuntas oleh penegak hukum karena ini adalah barang-barang bersubsidi”, Ujar Paulus

Seperti diberitakan sebelumnya, Dalam rangka mencegah Penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berakiat terjadinya kelangkaan BBM, Satuan Reskrim Unit Tindak Pidana tertentu (tipidter) polres Rote Ndao mendatangi sejumlah Kios Penjual Bensin di Seputaran Kota Baa untuk mengecek harga Penjualan BBM Jenis Premium (Bensin)

Demikian dikatakan Kasat Reskrim Polres Rote Ndao IPTU Yames Jems Mbau, S.Sos kepada Sindo-NTT.id Jumat, 24 September 2021

Menurut IPTU Yames Mbau pada hari ini jumat,( 24/09/2021) sekitar pukul 17.35 wita unit tipidter sat reskrim Polres Rote Ndao melakukan pemantauan dan pengecekan penjualan BBM jenis bensin di Penjual eceren di seputaran kota Ba’a,

Baca Juga:  PT Bo’a Development Bagikan Bingkisan “Senyum Ramadhan” di Rote Barat Daya

“di dapati penjualan bensin terisi setegah botol yang di jual seharga Rp.10.000 perbotol oleh kios kurnia Putra dengan pemilik kios Yohana Manafe, ketika dilakukan pengecekan pada tempat penampungan di dapati 13 drum kosong,” ujar Yames

Lanjut Yames Mbau, anggota Unit tipidter satuan Reskrim Polres Rote Ndao meminta kepada semua penjual BBM eceran, agar penjaulan sesuai Ketentuan yang ditetapkan oleh Pemeritah Daerah Kabupten Rote Ndao

“Diminta tidak lakukan penimbunan yang dapat berakibat terjadinya kelangkaan BBM.” Tegas Yames. (Nasa)

Berita Terkait

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak
Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 21:59

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak

Saturday, 24 October 2026 - 17:46

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terbaru