Kasus Suami Pukul Istri Gara-gara Mabuk berakhir, “Istri Tarik Laporan Polisi”

Avatar photo

Sunday, 17 October 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

blank

SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
IS (36) adalah warga Dusun Roioen Desa Lentera Kecamatan Rote Barat Daya harus berurusan dengan Polsek Rote Barat Daya beberapa waktu dikarenakan diduga Kuat menganiaya istrinya “EH” di Jalan Raya Depan Gereja Calvari Dusun Talilipa Desa Lentera pada hari Selasa, (07/09/2021) sekitar pukul 16.00 wita,

Penanganan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang telah dilaporkan dengan Nomor Polisi : LP/ 21 / B / IX / 2021 / SPKT III SEK RBD / RES RN / NTT pada tanggal 07 September 2021 itu, akhirnya telah diselesaikan secara kekeluargaan pada tanggal 11 September 2021, “EH” selaku Korban dalam kasus ini bersedia memaafkan kembali perbuatan suaminya,

“Jadi laporan yang ada telah ditarik kembali oleh pelapor sendiri yang mana adalah istri dari terlapor”, Kata Kasubag Humas Polres Rote Ndao AIPTU Anam Nurcahyo, SIP Kepada Sindo-NTT.id, Sabtu (16/10/2021)

Diberitakan sebelumnya, Kusubag Humas Polres Rote Ndao Anam Nurcahyo menjelaskan Kronologis KDRT itu berawal dari IS (Suami)  dan EH (Istri) berangkat dari Desa Lentera untuk pergi menyiram tanaman semangka di kebun yang berada di Lebendela (Desa Oelasin). Pada hari Selasa, 07 September 2021 sekitar pukul 12.00 Wita, setelah pasangan Suami Istri tersebut selesai menyiram tanaman semangka dan selanjutnya EH membersihkan bawang yang baru dipanen dan IS Pergi mematikan mesin air di sumur namun hingga  sekitar pukul 14.00 Wita IS tidak kembali ke kebun,

“EH pergi mencari IS karena
hendak pulang dan pada saat itu EH mendapati suaminya sedang minum sopi (miras) bersama teman-temannya lalu EH mengajak suaminya pulang tetapi IS tidak mau karena masih minum sopi dan Setelah selesai minum sopi tersebut pada sekitar pukul 15.30 Wita barulah pasangan suami istri tersebut pulang dengan mengendarai sepeda motor”, Ucap Anam

Menurut Anam saat dalam perjalanan pulang IS mengendarai sepeda
motor dengan kencang lalu EH menegur suaminya agar pelan-pelan, namun MS tetap saja melaju dengan kencang sehingga ketika sampai di depan Gereja Kalvari, EH meminta suaminya untuk berhenti dan saat berhenti tersebut EH langsung turun dari sepeda motor lalu IS meminta istrinya untuk naik kembali tetapi EH tidak mau sehingga terjadilah cekcok dan karena tidak tahan emosi lagi MS menabrak istrinya hingga jatuh ke pagar yang ada di pinggir jalan raya lalu saksi Marthen Tine datang melerai tetapi MS malah mendorong saksi  Marthen Tine

“IS memukul bahu kiri istrinya sebanyak satu kali dengan menggunakan tangan dikepal lalu memukul lagi di bagian telinga kiri hingga darah keluar dari Iubang telinga istrinya”, tegas Anam, (Nasa)

Berita Terkait

Sekretaris DPRD Dua Kali tidak Penuhi Panggilan Pemeriksaan Di Polres Rote Ndao, Ada Apa?
Kasus Mayat di Pantai, Polres Rote Ndao Tetapkan 5 Tersangka Pembunuhan Berencana
Polres Rote Ndao Gerebek Pelaku Penjualan Pertalite Ilegal, Modus Modifikasi Tangki
Praperadilan Reno Liu Dikabulkan, LBH Surya NTT: Prosedur Hukum Tidak Bisa Diabaikan
Polres Rote Ndao Tahan Tersangka Dugaan Persetubuhan Anak
Dua Pejabat Berbeda Sikap di Balik Kasus Perusakan Gerbang DPRD, Sekwan Tak Ingin Jerat Pelaku
Polres Rote Ndao Didesak Tuntaskan Kasus Pengrusakan Aset DPRD
Mengaku Tidak Mau Celakakan Orang, Sekwan : Polisi Periksa Dua Saksi Kasus Perusakan Pintu
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 7 July 2026 - 13:40

Sekretaris DPRD Dua Kali tidak Penuhi Panggilan Pemeriksaan Di Polres Rote Ndao, Ada Apa?

Saturday, 20 June 2026 - 09:21

Kasus Mayat di Pantai, Polres Rote Ndao Tetapkan 5 Tersangka Pembunuhan Berencana

Thursday, 18 June 2026 - 20:31

Polres Rote Ndao Gerebek Pelaku Penjualan Pertalite Ilegal, Modus Modifikasi Tangki

Monday, 15 June 2026 - 15:58

Praperadilan Reno Liu Dikabulkan, LBH Surya NTT: Prosedur Hukum Tidak Bisa Diabaikan

Friday, 12 June 2026 - 15:32

Polres Rote Ndao Tahan Tersangka Dugaan Persetubuhan Anak

Thursday, 11 June 2026 - 21:03

Dua Pejabat Berbeda Sikap di Balik Kasus Perusakan Gerbang DPRD, Sekwan Tak Ingin Jerat Pelaku

Saturday, 6 June 2026 - 16:47

Polres Rote Ndao Didesak Tuntaskan Kasus Pengrusakan Aset DPRD

Thursday, 4 June 2026 - 21:02

Mengaku Tidak Mau Celakakan Orang, Sekwan : Polisi Periksa Dua Saksi Kasus Perusakan Pintu

Berita Terbaru

blank

Pariwisata

Tamu Apresiasi Keindahan dan Pelayanan NIHI Rote

Thursday, 9 Jul 2026 - 16:22