SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
Pekerjaan Pembangunan Jembatan Lelilo II di Desa Fatelilo Kecamatan Pantai Baru yang menelan dana sebesar Rp 2.093.000.000 (dua miliar sembilan puluh tiga juta rupiah) yang sementara di kerjakan oleh Kontraktor Pelaksana CV. Glory Indah dengan Direktur Perusahaan Ricky Suwongto hancur akibat di hantam Banjir beberapa Waktu lalu,
Waktu Pekerjaan pembangunan itu sisa 16 hari terhitung mulai dari bulan September hingga 26 Desember 2021, pekerjaan diperkirakan baru mencapai 30 persen
Okri Fointuna Selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut ketika dihubungi Sindo-NTT.id via Ponselnya, Kamis (09/12/202) mengatakan proyek tersebut sementara dalam pekerjaan dengan waktu Pelaksanaa 90 hari Kalender
“Ini jembatan su tiga kali di bawa banjir, yang paling besar itu kemarin, awalnya su kerja peranjak pertama datang bawa, kita tunggu banjir surut, banjir datang bawa lagi, belum sampai di pengecoran tapi banjir bawa lagi, hujan bawa material yang mau di cor di pangkuan itu,” Kata Okri Fointuna
Okri Fointuan menjelaskan penyerapan anggarannya sudah pencairan 30 persen dengan besaran anggaran yang sudah di cairkan sekitar Rp 600 Juta
“Sudah pencairan 30 persen, sekitar Rp 600 Juta,” ujarnya
Okri mengakui kalau beberapa waktu lalu Bupati Rote Ndao turun langsung untuk memantau langsung setelah terjadinya banjir, namun dirinya belum mengetahui tindak lanjutnya, dikarekan dirinya masih di kupang
“Saya di Kupang, jadi belum tau, persis, saya pulang baru ketemu pak kepala dinas untuk pastikan rujukan aturannya seperti apa, dilanjutkan pekerjaan atau pending, terkait presentase fisik saya minta konsultan lihat ulang dulu,” ucapnya,
Direktur CV. Glory Indah Ricky Suwungto sudah dihubungi via ponselnya, Kamis (09/12/2021) sekitar pukul 13.000 wita, namun belum ada respon balik, (Nasa)






