Proyek Jembatan Lelilo Menelan Dana Rp 2 Miliar “Hancur,” Waktu Pelaksanaan Sisa 16 Hari

Avatar photo

Thursday, 9 December 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

blank

SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
Pekerjaan Pembangunan Jembatan Lelilo II di Desa Fatelilo Kecamatan Pantai Baru yang menelan dana sebesar Rp 2.093.000.000 (dua miliar sembilan puluh tiga juta rupiah) yang sementara di kerjakan oleh Kontraktor Pelaksana CV. Glory Indah dengan Direktur Perusahaan Ricky Suwongto hancur akibat di hantam Banjir beberapa Waktu lalu,

Waktu Pekerjaan pembangunan itu sisa 16 hari terhitung mulai dari bulan September hingga 26 Desember 2021, pekerjaan diperkirakan baru mencapai 30 persen

Okri Fointuna Selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut ketika dihubungi Sindo-NTT.id via Ponselnya, Kamis (09/12/202) mengatakan proyek tersebut sementara dalam pekerjaan dengan waktu Pelaksanaa 90 hari Kalender

“Ini jembatan su tiga kali di bawa banjir, yang paling besar itu kemarin, awalnya su kerja peranjak pertama datang bawa, kita tunggu banjir surut, banjir datang bawa lagi, belum sampai di pengecoran tapi banjir bawa lagi, hujan bawa material yang mau di cor di pangkuan itu,” Kata Okri Fointuna

Okri Fointuan menjelaskan penyerapan anggarannya sudah pencairan 30 persen dengan besaran anggaran yang sudah di cairkan sekitar Rp 600 Juta

“Sudah pencairan 30 persen, sekitar Rp 600 Juta,” ujarnya

Okri mengakui kalau beberapa waktu lalu Bupati Rote Ndao turun langsung untuk memantau langsung setelah terjadinya banjir, namun dirinya belum mengetahui tindak lanjutnya, dikarekan dirinya masih di kupang

“Saya di Kupang, jadi belum tau, persis, saya pulang baru ketemu pak kepala dinas untuk pastikan rujukan aturannya seperti apa, dilanjutkan pekerjaan atau pending, terkait presentase fisik saya minta konsultan lihat ulang dulu,” ucapnya,

Direktur CV. Glory Indah Ricky Suwungto sudah dihubungi via ponselnya, Kamis (09/12/2021) sekitar pukul 13.000 wita, namun belum ada respon balik, (Nasa)

Berita Terkait

Sekretaris DPRD Dua Kali tidak Penuhi Panggilan Pemeriksaan Di Polres Rote Ndao, Ada Apa?
Kasus Mayat di Pantai, Polres Rote Ndao Tetapkan 5 Tersangka Pembunuhan Berencana
Polres Rote Ndao Gerebek Pelaku Penjualan Pertalite Ilegal, Modus Modifikasi Tangki
Praperadilan Reno Liu Dikabulkan, LBH Surya NTT: Prosedur Hukum Tidak Bisa Diabaikan
Polres Rote Ndao Tahan Tersangka Dugaan Persetubuhan Anak
Dua Pejabat Berbeda Sikap di Balik Kasus Perusakan Gerbang DPRD, Sekwan Tak Ingin Jerat Pelaku
Polres Rote Ndao Didesak Tuntaskan Kasus Pengrusakan Aset DPRD
Mengaku Tidak Mau Celakakan Orang, Sekwan : Polisi Periksa Dua Saksi Kasus Perusakan Pintu
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 7 July 2026 - 13:40

Sekretaris DPRD Dua Kali tidak Penuhi Panggilan Pemeriksaan Di Polres Rote Ndao, Ada Apa?

Saturday, 20 June 2026 - 09:21

Kasus Mayat di Pantai, Polres Rote Ndao Tetapkan 5 Tersangka Pembunuhan Berencana

Thursday, 18 June 2026 - 20:31

Polres Rote Ndao Gerebek Pelaku Penjualan Pertalite Ilegal, Modus Modifikasi Tangki

Monday, 15 June 2026 - 15:58

Praperadilan Reno Liu Dikabulkan, LBH Surya NTT: Prosedur Hukum Tidak Bisa Diabaikan

Friday, 12 June 2026 - 15:32

Polres Rote Ndao Tahan Tersangka Dugaan Persetubuhan Anak

Thursday, 11 June 2026 - 21:03

Dua Pejabat Berbeda Sikap di Balik Kasus Perusakan Gerbang DPRD, Sekwan Tak Ingin Jerat Pelaku

Saturday, 6 June 2026 - 16:47

Polres Rote Ndao Didesak Tuntaskan Kasus Pengrusakan Aset DPRD

Thursday, 4 June 2026 - 21:02

Mengaku Tidak Mau Celakakan Orang, Sekwan : Polisi Periksa Dua Saksi Kasus Perusakan Pintu

Berita Terbaru

blank

Pariwisata

Tamu Apresiasi Keindahan dan Pelayanan NIHI Rote

Thursday, 9 Jul 2026 - 16:22