Kasus Dana Covid-19, Dani Nalle Mengaku Hanya Keluarkan Uang dari Kas Daerah, 4 kali diperiksa Jaksa

Avatar photo

Saturday, 16 March 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Daniel W. Nalle, S.Pt mengaku sesuai kapasitasnya, sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Rote Ndao, dirinya mengeluarkan uang dari kas daerah apabila seluruh pemberkasan administrasi dianggap telah memenuhi syarat pencairan. Untuk pengelolaan keuangan tersebut seperti apa itu sudah urusan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, (BPBD).

“Kalau semua, (red=administrasi), sudah siap, yaitu Surat Perintah Membayar, (red=SPM), kita lihat pagu anggarannya berapa maka kami keluarkan uang dari kas daerah,”beber dia, Jumat, (15/03/2024), di kantornya kepada media ini.

Dani Nalle menyampaikan bahwa terkait pengembangan kasus covid 19 yang menghabiskan dana lebih kurang 1,4 millyard rupiah itu, sudah 4 kali dirinya mendapat panggilan guna menjalani pemeriksaan,” ungkapnya.

Dia juga merasa heran dengan penanganan kasus dugaan korupsi dana covid 19 yang belum juga berakhir.

“Belum berakhir juga e. Masih tagantong. Kalau kotong sudah tuntaslah secara BAP”, ujar dia.

Nalle mengaku, pemeriksaan terhadap saksi dalam kasus dugaan korupsi dana covid 19 sangat spesifik karena sudah sampai pada apa yang ditargetkan dan diinginkan, ujarnya. (Indonesia-maju.com)

 

Baca Juga:  Yefri Pena : Keterangan dibawa Paksaan, Tak berlaku di Sidang MK dan PTUN

Berita Terkait

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta
Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 24 October 2026 - 17:46

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Wednesday, 7 October 2026 - 21:49

Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?

Berita Terbaru