Kabag Umum : Bulan Depan Hentikan Pembayaran PJU ke PLN Rote Ndao, ini Bervariasi, dari Rp. 70 Juta

Avatar photo

Saturday, 3 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) terhitung bulan depan tidak lagi membayar anggaran Penerangan Jalan Umum (PJU) kepada pihak PLN rayon Rote Ndao, Penghentian Pembayaran ini, Atas Perintah Bupati Rote Ndao Paulus Henuk, S.H

“Mulai bulan depan, bulan Mei kita hentikan pembayaran Penerangan jalan umum senilai Rp. 85 juta setiap bulan,” Kata Kepala Bagian Umum Handryans Bessie, S.IP ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/04/2025)

Menurut Handry Bessie, Pembayaran Penerangan Jalan Umum (PJU) yang anggarannya bersumber dari APBD Rote Ndao setiap bulan itu awalnya bervariasi

Handry Bessie mengakui saat dirinya bertugas sebagai Kepala Bagian Umum (Kabag Umum) pembayaran Penerangan Jalan umum kepada pihak PLN sudah berjalan

“Saat saya menjabat kepala Bagian Umum, pembayaran untuk PJU kepada pihak PLN sudah berlaku, awalnya bervariasi mulai dari Rp. 70 juta hingga sekarang menjadi Rp. 85 juta setiap bulan,” ujar Handry

Kepala Bagian Umum Handry Bessie menjelaskan kalau dirinya belum mengetahui pembayaran ini sudah berlangsung berapa lama

“Sudah berjalan berapa lama, saya tidak tau pasti, saat saya di tugaskan bagian umum sudah ada ini pembayaran, saya bertugas di sini sudah lima tahun dari 2019,” Ucap Handry

Sebelumnya, Bupati Paulus Henuk mengatakan Setiap Tahun Pemerintah Kabupaten Rote Ndao musti membayar Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) ke Pembangkit Listrik Negera (PLN) Rayon Rote Ndao mencapai miliaran rupiah

Ini di bayarkan setiap Bulan dengan rincian Senilai Rp. 85 Juta

Tidak paus dengan hal ini Bupati Rote Ndao Paulus Henuk telusuri, dengan anggaran begitu besar, apa yang didapatkan dari PLN

Baca Juga:  ASN Kantor Camat RBL Keluar Jalur, Tabrak Pengendara Sepeda Motor, "Korban Sekarat"

Demikian dikatakan Bupati Paulus Henuk pada acara menyambut Kontingen Perisai diri Rote Ndao dalam ajang kejuaraan Pencak Silat Internasional Championship Antar Pelajar Dan umum di Rumah Jabatan Bupati Rote Ndao, Senin (28/04/2029)

“Setiap bulan Rp 85 juta kalau
dikalikan 12 bulan, maka sudah capai Miliaran Rupiah, ini sudah berlangsung beberapa tahun,” Ucap Bupati Paul Henuk

Bupati Paul Henuk mengakui kalau dirinya sudah bertemu Langsung kepala PLN Rayon Rote Ndao untuk mempertanyakan hal ini, kemudian kepala PLN Rote Ndao sendiri mengakui tidak tau dana miliaran rupiah itu digunakan untuk apa

“saya tanya itu kepala PLN, apa yang bapak berikan ke kami sehingga kami harus bayar ke Bapak Rp 85 juta setiap Bulan, Dia sendiri tidak tahu, Kepala PLN-nya tidak tahu dia terima itu uang untuk untuk apa, saya juga panggil Kepala Bagian Umum, Saya bilang, bayar Rp 85 juta tiap bulan ke PLN itu, masih jawaban yang sama, kepala bagian umum bilang itu sudah Bapak, saya juga tidak tahu Untuk apa,” Tegas Paul Henuk

Sepertinya uang Miliaran Rupiah itu digunakan untuk pembayaran penerangan di jalan umum, namun lampu semua dijalan umum tidak ada yang menyala

“Hari Jumat kemarin Saya sudah hentikan, tidak boleh lagi bayar,
sambil menunggu mereka audit seluruh lampu-lampu jalan di Rote Mana yang hidup, mana yang mati Dan pasang meteran, Jadi saya tahu berapa yang kita pakai,” Tandasnya

Melihat Kondisi ini, Bupati Paul Henuk telah memerintahkan Inspektorat Kabupaten Rote Ndao untuk melakukan pemeriksaan, menelusuri siapa otak di balik hal ini

“Saya perintahkan Kepala inspektorat buat surat, saya tanda tangan untuk periksa, ini Siapa punya otak Sampai harus bayar Rp 85 juta tiap bulan, harus cari tahu, Siapa punya otak?, Terang Bupati (Tim)

Baca Juga:  Simson Polin Bangga, Belasan Kuda Ini Bikin Harum Rote Ndao di Bupati Nagekeo Cup, Siap Tarung Final

Berita Terkait

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak
Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 21:59

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak

Saturday, 24 October 2026 - 17:46

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terbaru

Dunia

20 Hotel Baru Terbaik Dunia, Satu Ada di Rote Ndao

Wednesday, 28 Oct 2026 - 12:02