SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Pemerintah Kabupaten Rote Ndao melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu gelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) online single submission risk based Approach (OSS-RBA) di Auala Koperasi Sehati Baa, Kelurahan Mokdale, Jumat (18/7/2025)
Kegiatan ini diikuti pelaku UMKM kecamatan Lobalain yang belum memiiki NIB (nomor induk berusaha) sebanyak 30 orang
Kegiatan ini menghadirkan 4 orang Nara sumber kompeten yakni pertama Asisten Ekonomi Pembangunan Anthon F. D Banepa menyampaikan materi tentang arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam meningkatkan perekonomian dan investasi daerah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Daud Daniel Bessie menyampaikan materi tentang dukungan dinas terhadap usaha menengah kecil (UMK) dalam pengurusan usaha berbasis resiko, Seni Sulita Lami membawakan materi tentang pentingnya dukungan perijinan usaha (NIB) bagi pelaku usaha di Kabupaten Rote Ndao dan Jusuf Sanu, ST memaparkan materi Proses Nomor Induk berusaha (NIB) di Kabupaten Rote Ndao
Sebelumnya, Sambutan pembukaan Bupati Rote Ndao yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Jermi Haning mengatakan seiring dengan berkembang zaman dan kemajuan teknologi yang telah mempengaruhi masyarakat dan lingkungan sekitarnya, dimana teknologi dapat membantu berbagai hal seperti duna usaha pendidikan, perbaikan ekonomi dan juga perizinan diera digital
“masyarakat di harapkan dapat melek teknologi sehingga memudahkan masyarakat dalam mengerakan semua hal dengan mudah cepat dan tepat,” ucap Jermi Haning
menurut Jermi Haning saat ini sistem perizinan juga mengalami perkembangan, sesuai dengan amanat undang-undang cipta kerja, perizinan berusaha harus terintegrasi secara elektronik dengan bergesernya model pelayanan menjadi berbasis online,
“terjadi perubahan paradigma dari semula pemerintah yang berperan memberikan izin sekarang menjadi penyedia layanan perizinan system online single submission risk based approach (oss-rba) atau perizinan online berbasis resiko,,” ungkapnya
“Ini mengakomodir perizinan di berbagai sektor usaha yang perizinannya diterbitkan berdasarkan tingkat risiko (rendah, sedang dan tingg) dan skala kegiatan usaha (usaha besar dan umkm), dengan adanya oss-rba
membantu dan memudahkan investor sehingga tidak perlu repot- repot lagi mengajukan perizinan ke banyak pihak sebab oss-rba merupakan aplikasi/portal satu pintu, perizinan yang mencakup perizinan ditingkat kabupaten kota, provinsi, kementerian, lembaga dan kementrian investasi,” tegas Jermi

melalui ini kegiatan pemerintah kabupaten Rote Ndao berharap peserta sebagai pelaku usaha dapat mengikuti dan memahami dengan baik,
“Kami berharap di ikuti dengan baik apa yang disampaikan oleh pemateri agar dapat diaplikasikan dalam dunia usaha demi kemajuan investasi di kabupaten Rote Ndao,” terang Jermi (Tim/Nasa)

















