Aksi Demo Tidak Bisa Bebaskan Tersangka Mus Frans, Harus Proses Praperadilan

Avatar photo

Friday, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Canisius Ibu (istimewa)

Foto : Canisius Ibu (istimewa)

SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Dosen Hukum Universitas Nusa Lontar (Unstar) Kabupaten Rote Ndao, Canisius Ibu, S.H., M.Hum., memberikan tanggapan atas aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Ikatan Mahasiswa Rote Ndao (IKMAR)

Aksi tersebut menuntut pembebasan tersangka Erasmus Frans Mandato alias Mus Frans dari tahanan Polres Rote Ndao

Canisius Ibu menilai bahwa desakan untuk membebaskan tersangka melalui aksi unjuk rasa tidak dapat diterima selama belum ada putusan dari pengadilan, Menurutnya, proses hukum harus dihormati.

“Demonstrasi tidak bisa, ini sudah di tahan sebagai tersangka, tentunya tidak bisa di lepaskan begitu-begitu saja, musti diuji di pengadilan,” kata Canisius Ibu kepada wartawan, Jumat (12/9/2025).

Ia menjelaskan bahwa Mus Frans ditahan sebagai tersangka oleh penyidik setelah melalui proses penyelidikan dan penyidikan, Hal ini, menurutnya, mengindikasikan bahwa unsur-unsur pidana telah terpenuhi dan bukti yang cukup telah ditemukan oleh pihak kepolisian

Canisius menambahkan, melepaskan seorang tersangka yang telah ditahan secara tiba-tiba dapat berdampak pada citra institusi kepolisian

“Apalagi kalau su tahan begitu tiba-tiba dilepaskan nanti orang bertanya ko lepas lagi?, kalau su tahan begini tidak bisa di bebaskan ini nanti nama baik institusi polri,” ucapnya.

Meskipun demikian, Canisius menyatakan bahwa ada jalur hukum yang bisa ditempuh untuk mengupayakan pembebasan tersangka dari tahanan Polres Rote Ndao, Ia menyarankan agar pihak yang menuntut pembebasan mengajukan praperadilan

“kalau mau tuntut di bebaskan dari Polres Rote Ndao, sebaik ajukan praperadilan saja, melalui putusan praperadilan bisa di bebaskan,” ungkapnya.

Canisius menegaskan bahwa pembuktian kebenaran formil dan materiil sebuah perkara harus diputuskan melalui pengadilan. Putusan hakim akan bergantung pada bukti-bukti yang dihadirkan di persidangan.

Baca Juga:  Kapolres Rote Ndao: Kerja Keras Tim Gabungan Berhasil Ringkus Napi Kabur

“Kebenaran Formil dan materil semuanya, harus lewat putusan Pengadilan, tergantung bukti yang dihadirkan, hakim bisa putus bebas dan bisa saja tidak,” ujar Canisius.

Menyinggung dampak demonstrasi, ia mengakui bahwa aksi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas di Polres Rote Ndao karena memerlukan pengamanan. Namun, ia menegaskan bahwa dari segi penanganan kasus, Polres tidak dapat terganggu oleh tekanan eksternal

“mungkin sedikit terganggu, tiap hari demo-demo bisa terganggu aktifitas di Polres tidak bisa berjalan, karena harus pengamanan, tapi dari segi penangan kasus Polres tidak bisa terganggu,” tegasnya (tim/nasa)

Berita Terkait

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak
Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 21:59

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Wednesday, 7 October 2026 - 21:49

Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?

Berita Terbaru

Dunia

20 Hotel Baru Terbaik Dunia, Satu Ada di Rote Ndao

Wednesday, 28 Oct 2026 - 12:02