Solidaritas Massa Lima Kecamatan Mengalir di Sidang Hoaks, Dukung PT Bo’a Development

Avatar photo

Friday, 9 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Pengadilan Negeri Rote Ndao kembali menggelar sidang perkara dugaan penyebaran berita bohong (hoaks) dengan terdakwa Erasmus Frans Mandato, Kamis (10/1/2026)

Sidang yang mengagendakan pemeriksaan empat saksi dari Jaksa Penuntut Umum ini berlangsung berbeda dari sidang-sidang sebelumnya

Empat saksi fakta yang dihadirkan, yakni Samsul Bahri, Karel Mbatu, Felipus Tasi, dan Roslin, datang dengan pengawalan ketat dari massa pendukung PT Bo’a Development, perusahaan yang menjadi korban dalam perkara tersebut

Kehadiran massa pendukung ini mencerminkan kuatnya solidaritas masyarakat terhadap perusahaan yang dinilai telah dirugikan oleh informasi hoaks

Menariknya, massa pendukung tidak hanya berasal dari Desa Bo’a, tetapi juga datang secara sukarela dari lima kecamatan di Kabupaten Rote Ndao, yakni Kecamatan Rote Barat, Rote Barat Daya, Rote Tengah, Rote Barat Laut, dan Pantai Baru. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung jalannya persidangan sekaligus memastikan saksi memberikan keterangan tanpa tekanan

Koordinator massa pendukung PT Bo’a Development, Yopi Nggadas, dalam pernyataannya kepada wartawan usai sidang menegaskan bahwa kehadiran masyarakat lintas kecamatan merupakan bentuk kepedulian sekaligus penolakan terhadap praktik penyebaran hoaks yang selama ini meresahkan warga Desa Bo’a

“Kami hadir untuk memastikan saksi-saksi dari Desa Bo’a tidak mendapat intimidasi dari pihak mana pun. Kami juga mendukung penuh Bapak Samsul Bahri agar tetap aman dari segala bentuk ancaman pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegas Yopi

Yopi juga menyoroti maraknya informasi menyesatkan di media sosial yang menurutnya sangat merugikan masyarakat Desa Bo’a dan PT Bo’a Development

“Apa yang tidak pernah terjadi di desa kami justru diframing seolah-olah itu benar terjadi. Kami tegas menolak hoaks, apalagi yang terus digiring melalui akun-akun palsu di media sosial, termasuk di grup-grup tertentu,” ujarnya

Baca Juga:  Rehabilitasi dan Renovasi 18 Sekolah Dasar di Rote Ndao mencapai 15 persen

Lebih lanjut, Yopi mengajak masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi dari akun anonim dan menaruh harapan besar agar PT Bo’a Development tetap bertahan dan berkontribusi bagi perekonomian warga

“Dengan segala tekanan yang dihadapi PT Bo’a Development, kami berharap perusahaan ini tetap berada di Desa Bo’a untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat, baik sekarang maupun ke depan,” tambahnya.

Ia juga mengaku terharu atas dukungan spontan dari masyarakat kecamatan lain yang datang tanpa diminta

“Kami sendiri kaget, ternyata ada saudara-saudara dari Rote Barat Daya, Rote Barat Laut, Rote Tengah, Rote Barat dan Rote Barat Laut, sampai Pantai Baru yang datang dengan keikhlasan mereka. Untuk itu kami sangat bersyukur dan berterima kasih,” pungkas Yopi

Sidang ini kembali menegaskan bahwa perkara hoaks yang menyeret nama PT Bo’a Development tidak hanya menjadi urusan hukum semata, tetapi juga menyentuh langsung rasa keadilan dan masa depan ekonomi masyarakat Desa Bo’a dan sekitarnya (tim/nasa)

Berita Terkait

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta
Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?

Berita Terkait

Saturday, 24 October 2026 - 17:46

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Wednesday, 7 October 2026 - 21:49

Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?

Berita Terbaru