SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam menangani kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi beberapa hari terakhir di wilayah tersebut
Hal itu disampaikan Bupati Paulus Henuk usai melakukan pertemuan dan diskusi bersama Fransiskus Xaverius Alain Niti Susanto, pemilik Toko Piet di Kota Kupang, Jumat (16/1/2026)
Agenda pertemuan Bupati Paulus Henuk dan pemilik toko piet adalah membahas langkah penanganan serta solusi atas keterbatasan pasokan BBM di Kabupaten Rote Ndao
Menurut Bupati, kelangkaan BBM saat ini bukan disebabkan oleh distribusi di tingkat lokal, melainkan terkendala faktor cuaca
Kapal pengangkut BBM hingga kini masih tertahan dan belum dapat berlayar karena kondisi cuaca laut yang belum memungkinkan
“Sebagai informasi kepada masyarakat, saat ini kapal pengangkut BBM masih menunggu izin berlayar akibat kondisi cuaca yang belum mendukung,” ujar Bupati Paulus Henuk

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak memanfaatkan situasi kelangkaan BBM untuk kepentingan pribadi
Ia menegaskan bahwa praktik penimbunan maupun penjualan BBM di atas harga yang telah ditetapkan merupakan pelanggaran hukum
“Saya menegaskan kepada seluruh pihak agar tidak memanfaatkan situasi kelangkaan BBM ini. Bagi siapa pun yang melakukan penimbunan atau menjual BBM di atas harga yang ditetapkan, saya minta aparat keamanan untuk bertindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya

Bupati Paulus Henuk berharap masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan, sembari pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi BBM kembali normal setelah kondisi cuaca membaik (tim/nasa)

















