ROTE NDAO, SINDONTT.CON – Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Kabupaten Rote Ndao Tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Christian N. Dillak, Ba’a, tidak sekadar menjadi rangkaian kegiatan dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia
Di balik pelaksanaan kegiatan tersebut, terdapat tujuan yang lebih besar, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, meningkatkan kualitas usaha para pelaku UMKM serta mengangkat berbagai potensi daerah agar dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD)
Namun, tujuan tersebut kini dihadapkan pada polemik setelah sejumlah kegiatan pendukung, khususnya permainan ketangkasan, dihentikan. Penghentian itu menyusul adanya penilaian dari sejumlah pihak bahwa sebagian kegiatan tersebut diduga mengarah pada praktik perjudian. Selain itu, muncul pula isu dugaan pungutan liar (pungli) dalam penyelenggaraan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM.
Menanggapi kondisi tersebut, Letkol (Purn) TNI AD Buchari Qadirun, S.Sos., mengatakan penyelenggaraan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM harus dilihat berdasarkan tujuan utamanya, yakni memberikan hiburan kepada masyarakat sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi
Hal itu disampaikan Buchari saat dimintai tanggapannya, Selasa (11/8/2026)
Menurutnya, kegiatan Expo UMKM sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Rote Ndao dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui pengembangan UMKM dan keterlibatan masyarakat dalam berbagai aktivitas ekonomi
“Tujuan penyelenggaraan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM yang digelar Pemerintah Kabupaten Rote Ndao selama bulan Agustus adalah untuk menghibur masyarakat bertepatan dengan HUT ke-81 RI. Karena itu, momentum ini harus dilihat sebagai kegiatan hiburan dan penggerak ekonomi masyarakat, bukan semata-mata sebagai arena perjudian,” ujar Buchari
Ia menjelaskan, berbagai kegiatan pendukung yang dilaksanakan dalam momentum Expo UMKM pada dasarnya memiliki keterkaitan dengan keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat
“Adanya berbagai kegiatan yang dilakukan adalah saling mendukung tujuan yang diharapkan, yakni agar usaha ekonomi masyarakat berjalan lancar. Expo UMKM tidak bisa berjalan sendiri tanpa kehadiran masyarakat dan kegiatan pendukung lainnya yang melibatkan masyarakat,” jelasnya
Angkat Potensi Daerah dan Tingkatkan PAD
Buchari menambahkan, selain sebagai sarana hiburan bagi masyarakat, Pameran Pembangunan dan Expo UMKM juga menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Rote Ndao.
Menurutnya, potensi daerah yang diperkenalkan melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru dan pada akhirnya memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD
“Bagian kedua dari tujuan Pameran Pembangunan dan Expo adalah mengangkat potensi daerah untuk menjadi kekuatan ekonomi. Kekuatan itu pada akhirnya diharapkan dapat meningkatkan PAD. Dengan adanya Expo ini, berbagai potensi daerah dapat diperkenalkan dan dikembangkan,” katanya
“hal ini sebagai hiburan masyarakat dan mengangkat potensi daerah, menjadi bagian dari tujuan diselenggarakannya Pameran dan Expo. Karena itu, ketika aktivitas pendukung dihentikan, tentu akan berpengaruh terhadap tujuan Expo UMKM dan pada akhirnya dapat berdampak pada pelaku UMKM yang mengalami kerugian,” tegas Buchari
Memberikan Ruang Bagi Pelaku Usaha Kembangkan Aktivitas Ekonomi
Menurutnya, Tujuan utama kegiatan adalah untuk memberikan ruang bagi masyarakat dan pelaku usaha dalam mengembangkan aktivitas ekonomi, menurutnya, tetap perlu menjadi perhatian

Dengan demikian, penyelenggaraan Pameran Pembangunan dan Expo UMKM diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, pelaku UMKM serta pengembangan potensi daerah Kabupaten Rote Ndao (tim/nasa)

















