PPK Langkahi Perintah Kontrak, diduga Terjadi Korupsi pada Proyek DAK Sebesar Rp 5,8 Miliar

Avatar photo

Sunday, 16 January 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
PPK diduga Langkahi Perintah Kontrak, sehingga diduga telah terjadi tindak pidana Korupsi pada proyek DAK 2021 Sebesar Rp 5,8 Miliar di Desa Daudolu Kecamatan Rote Barat Laut

Hal ini disampaikan oleh salah satu pengacara kondang asal Kabupaten Rote Ndao Dr. Marthen H. Toelle,S.H.,M.H, ketika dimintai tanggapannya, Sabtu (15/01/2022)

Marthen Tulle mengatakan
Pelaksanaan Pembangunan, Pendirian/Revitalisasi Ruang Area Produksi Didalam Sentra IKM Gula Lontar Daudolu (DAK) melalui Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Rote Ndao, Program perencanaan dan pembangunan industri, Kegiatan penyusunan dan evaluasi rencana pembangunan industri kabupaten/kota, dengan Nilai SPK/Kontrak Rp.5.873.305.000,- dengan waktu Pelaksanaan 110 hari kalender terhitung mulai tanggal 23 Agustus sampai dengan 10 Desember 2021, yang telah melewati masa akhir kontrak dan melampaui tahun anggaran namun kontraktor pelaksana masih mengerjakan proyek tersebut,

“ini sangat berpotensi jika PPK diduga melakukan tindakan pembiaran kepada pihak Kontraktor Pelaksana Cv. Teguh Karya, dan diduga kuat kontraktor pelaksana kerjakan secara asal- asalan karena dikejar waktu dan tentu berdampak pada kualitas Pembangunan,” Tegas Marthen

Dijelaskan Marthen, konsultan hukum berkonsentrasi pada hukum dan jasa kontraktor ini bahwa, sangat berdampak terjadi, jika pekerjaan belum selesai tetapi dana sudah cair 100%, maka jelas Negara sudah dirugikan sehingga PPK dan Kontraktor harusnya disidik Polri dan atau kejaksaan, karena ada dugaan telah terjadi Tindak Pidana Korupsi(Tipikor).

“tidak ada tindakan dari PPK dan atau kejaksaan/ kepolisian maka telah terjadi Pembiaran sehingga tindakan koruptif akan berkembang subur di Kabupaten Rote Ndao dalam hal pengadaan barang dan jasa,” tandasnya

Menurut Marthen, Dasar hukum pengadaan barang dan jasa terkait tertib pelaksanaan ada pada Kontrak Kerja Jasa Kontruksi yang telah ditandatangani oleh PPK sebagai wakil dari Pengguna Jasa Kontruksi dan kontraktor sebagai penyedia jasa pelaksana pekerjaan jasa konstruksi,
Ada ketentuan tentang jangka waktu pelaksanaan, ada ketentuan tentang material pengadaan, ada ketentuan juga tentang wanprestasi dan serta ada ketentuan tentang cara penyelesaiannya

“Jadi PPK tinggal mengikuti persyaratan dalam kontrak saja. Kapan dan dalam keadaan seperti apa kontrak diputus, kapan dan dalam keadaan seperti apa kontraktor dikenakan denda,” Cetusnya(Nasa/Tim)

Baca Juga: Kuasa Hukum Tidak Hadir, Sidang Vonis Tiga Terdakwa Pembunuhan Berencana Ditunda
Baca Juga: Pengadaan Alkes Senilai Rp 10 Miliar di Dinkes Rote Ndao diduga tidak sesuai spesifikasi
Baca Juga: Kapus Kelike Diduga Kuat Gelapkan Dana BOK dan Intensif Nakes

Berita Terkait

Gelar Perkara Rampung, Polda NTT Temukan Dugaan Tindak Pidana dalam Kasus dr. Icha
Bapenda Rote Ndao Keliru, Rumah Kos Sempat ‘Dipaksa’ Jadi Objek Pajak Hotel
Tanpa Aktivitas, Investasi Rp 700 Juta Lebih Mandek di PD Ita Esa Rote Ndao
Temuan BPK : Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Penginapan di Bapelitbangda dan Sekretariat DPRD Rote Ndao
BPK Temukan Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Di Rote Ndao Ratusan Juta, Ada Hotel Fiktif
Lapor Dugaan KDRT ke Polres Rote Ndao, IRT Mengaku kembali Alami Kekerasan
Sekretaris DPRD Dua Kali tidak Penuhi Panggilan Pemeriksaan Di Polres Rote Ndao, Ada Apa?
Kasus Mayat di Pantai, Polres Rote Ndao Tetapkan 5 Tersangka Pembunuhan Berencana
Tag :

Berita Terkait

Friday, 24 July 2026 - 10:36

Gelar Perkara Rampung, Polda NTT Temukan Dugaan Tindak Pidana dalam Kasus dr. Icha

Sunday, 19 July 2026 - 20:17

Bapenda Rote Ndao Keliru, Rumah Kos Sempat ‘Dipaksa’ Jadi Objek Pajak Hotel

Saturday, 18 July 2026 - 22:25

Temuan BPK : Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Penginapan di Bapelitbangda dan Sekretariat DPRD Rote Ndao

Saturday, 18 July 2026 - 19:17

BPK Temukan Kelebihan Bayar Perjalanan Dinas Di Rote Ndao Ratusan Juta, Ada Hotel Fiktif

Wednesday, 15 July 2026 - 13:22

Lapor Dugaan KDRT ke Polres Rote Ndao, IRT Mengaku kembali Alami Kekerasan

Tuesday, 7 July 2026 - 13:40

Sekretaris DPRD Dua Kali tidak Penuhi Panggilan Pemeriksaan Di Polres Rote Ndao, Ada Apa?

Saturday, 20 June 2026 - 09:21

Kasus Mayat di Pantai, Polres Rote Ndao Tetapkan 5 Tersangka Pembunuhan Berencana

Thursday, 18 June 2026 - 20:31

Polres Rote Ndao Gerebek Pelaku Penjualan Pertalite Ilegal, Modus Modifikasi Tangki

Berita Terbaru