SINDO-NTT.ID – KABUPATEN KUPANG
Lagi-lagi Anggota Panitia Khusus (Pansus), Mesak Mbura, A.Md, Politisi asal Partai Perindo selaku Anggota Pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kabupaten Kupang Tahun Anggaran 2021, sangat sepakat dan mendorong kalau Aparat Penegak Hukum (APH), kerja sama untuk melakukan penagihan utang piutang Rp 100 Miliar yang belum terbayar daru Utang Pajak, Retribusi Galian C baik itu Material Pasir, Sertu, Batu Karang dan lainnya.
Rapat Pansus LKPJ Bupati Kabupaten Kupang yang dilaksanakan sejak Tanggal 9 Juli hingga 13 Juli 2022 mengundang 403 Pengusaha dan Para Pengusaha Tambang masih menuai problematika
Dari undangan yang disebarkan kepada 403 orang pelaksana proyek dan pengusaha tambang cuma 2 orang yang indahkan undangan dalam rapat pansus LKPJ Bupati Kupang 2021
Untuk diketahui utang piutang Rp 100 miliar tersebut sudah tercatat sejak tahun 2017 lalu.
Anggota DPRD Mesak Mbura, A.Md, melalui pesan WhatsApp kepada Wartawan, Kamis (14/07/2022) mengatakan, setiap pejabat daerah di kabupaten Kupang selalau bicara kalau daerah ini miskin
“kami ini miskin, kabupaten kupang ini miskin selalu merendahkan sekali padahal tambang kita ini luar biasa” Kita direndahkan sekali, kita memang tidak terlalu kaya tapi kita juga tidak terlalu miskin kalau kita kelolah baik-baik uang, sangat miris kalau pejabat sekalipun omong begitu rasanya yang membuat miskin sebenarnya Dia, bukan rakyat kecil,” Ujarnya
Dikatakan Mesak Mbura, pihaknya sangat yakin kalau piutang Daerah tidak cuma Rp 100 miliar saja, dugaan kuat lebih dari Rp 100 miliar,
“Tidak perlu hitung secara matematis juga bisa terbaca secara keseluruhan, muatan perhari saja berapa kendaraan yang melewati jadi tidak perlu matematis” orang bodoh juga bisa hitung”, apalagi kalau 1 kubik sebesar Rp. 40.000,- kalau untuk material pasir. Belum sertu, batu karang dan lainnya. Jadi kalau bicara 100 Miliar, itu kita perlu data sehingga siapa-siapa orang yang utang dari 403 orang bisa diketahui secara data., utang Piutang terhitung sejak 2017 hingga 2022 ini,” Tegas Mesak Mbura, (Tim/Tulle)






