Klarifikasi Berita, Security Pegadaian Rote Ndao akui Lerai Perkelahian, Bukan Pengeroyokan

Avatar photo

Wednesday, 15 February 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.CO – ROTE NDAO
Oknum Security Pengadaian Rote Ndao “WN” alias Waren menyamapaikan Klarifikasi atas pemberitaan dengan judul, oknum Security Pegadaian Rote Ndao “Waren Cs” Keroyok orang Hingga Babak Belur, via ponselvGenggam Rabu (15/02/2023) sekitar pukul 21.19 Wita

Dikatakan WN Alias Waren bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam kasus pengeroyokan seperti yang di Laporkan Sarles Paulus Bailaen di Polsek Lobalain,

“Beta tidak pernah terlibat dalam kasus pengeroyokan seperti yang dilaporkan di Polsek Lobalain”, Kata WN Alias Waren

Dari balik Ponsel Genggam WN Alias Waren mengakui dirinya sebagai Saksi atas kasus Perkelahian antara temannya Roy Ndun dengan orang yang tidak dikenal oleh dirinya,

“Kebetulan saya pulang dari pesta sampai di TKP itu, ada mobil depan jadi teman saya panggil bilang minggir, tapi tidak di dengar sehingga dibilang kata makian, jadi itu mobil berhenti dan ada yang turun langsung memukul temannya saya Roy Ndun, kemudian saya melerai dong, jadi saya sebagai saksi saja, saya tidak terlibat,” Ujarnya

WN alias Waren mengakui kalau dirinya sudah mendapat surat panggilan klarifikasi dari Polsek Lobalain atas kejadian tersebut

“Saya sudah terima undangan klarifikasi dari Polsek Lobalain, nanti saya jelaskan bahwa saya melihat ada perkelahian teman saya dengan orang saya tidak kenal,” Tegas Security Waren

Seperti diberitakan sebelumnya, Sarles Paulus Bailaen menjadi korban dugaan pengeroyokan yang terjadi di cabang pedanggadi, Desa persiapan loman, Kecamatan lobalain, Korban Babak Belur di Keroyok, pada hari Minggu (12/02/2023)

Korban diduga di keroyok oleh oknum Security Pengadaian Rote Ndao bersama 4 orang lain (Security Cs)

Kasus itu bermula dari adanya Keributan bermula dari percekcokan yang akhirnya berlanjut hingga korban di keroyok hingga babak belur

Baca Juga:  Kasus Persetubuhan Anak, Dinas P3AP2KB Tekankan, Polres Rote Ndao Segera Amankan Pelaku

Korban Sarles Paulus Bailaen kepada Wartawan mengakatan dari 5 ( lima ) laki- laki yang diduga memukulinya sehingga korban tidak melakukan perlawanan.

Dari lima orang pelaku tersebut Korban hanya mengenal salah satu pelaku yang bekerja sebagai Security di Pengadaian Rote Ndao yang Bernama WN alias Waren

Dikatakan Sarles bahwa dirinya sudah membuat laporan di polsek lobalain dengan nomor LP/ B / 11 / 2023 / SPKT / POLSEK LOBALAIN / RES ROTE NDAO / POLDA NUSA TENGGARA TIMUR.

“Saya dan keluarga berharap, supaya diusut tuntas dan seadil-adilnya sesuai dengan hukum berlaku di Indonesia Dan para pelaku segera ditangkap semua, proses hukum secara transparan demi keadilan,” tegas Sarles

Terpisah, Kaolsek Lobalain IPDA I Gede Putu Perwata, SH ketika di temui diruang kerjanya Senin (13/02/2023) mengakaui telah menerima laporan atas kejadian pengeroyokan tersebut

“benar kami telah menerima laporan dari korban tanggal 12 februari 2023 terkait pengeroyoykan yang dialami korban, Saat melapor korban belum mengetahui idenetitas pelakunya, sehingga kami memberikan penanganan terlebih dahulu terhadap korban, karena korbanya dua orang. Langsung dibawa ke rumah sakit untuk visum, kemudian hari ini dilakaukan klalrifikasi/permintaan keterangan terhadap korban dan dua orang saks, Hasil sementara pelakunya lebih dari satu orang dan salah satunya berinisial WN seorang security di pegadian ba’a,” Ujar Kapolsek Gede Perwata

Dijelaskan Kapolsek Proses penyeleidikan terus berlanjut guna memastikan jumlah dan identitas pelaku

“kami polsek lobalain mengharapkan kedewasaan korban dan pihak keluarganya sehingga tidak menimbulkan gejolak dimasyarakat. Tatap kooperafif sehingga penanganan laporoannya bisa maksimal sesuai fakta yang terjadi,” tegas Gede Perwata, (Tim/Nasa/RM)

 

 

Berita Terkait

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak
Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 21:59

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak

Saturday, 24 October 2026 - 17:46

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terbaru