Inspektur Rekomendasi, Kapus Batutua Setor Temuan Hasil Audit Kasus Potongan Tunjangan Nakes

Avatar photo

Tuesday, 2 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Kasus Pemotongan Tunjangan/insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) di Puskesmas Batutua Kecamatan Rote Barat Daya beberapa waktu lalu, sepertinya sudah ada titik terang setelah inspektorat menerbitkan rekomendasi yang meminta kepala Puskesmas (Kapus) Batutua setor kembali tunjangan nakes yang sempat dipotong secara sepihak

Tunjangan insentif para nakes yang diambil sepihak oleh dr. Irna F. Mooynafi selaku Kepala Puskesmas sesuai hasil audit tim Inspektorat Kabupaten Kabupaten Rote Ndao sebesar sekitar Rp 100 juta lebih

“Terkait temuan Hasil audit Pemotongan tunjangan nakes di Puskesmas Batutua sebesar sekitar Rp. 100 juta lebih, nilai pastinya saya tidak ingat lagi, tapi besarannya sekitar itu,” Kata Inspektur Inspektorat Kabupaten Rote Ndao Arkalaus Hendrik Lenggu, S.Pd.,M.SI ketika temui Sindo-NTT.com di ruang kerjanya, Selasa (02/04/2024)

Berdasarkan hasil temuan tersebut, Inspektur Inspektorat Kabupaten Rote Ndao mangakui kalau dirinya sudah menerbitkan Rekomendasi yang meninta Kepala Puskesmas Batutua dr. Irna F. Mooynafi segera setor kembali hak-hak  para Nakes yang sempat dipotong

“Rekomendasinya Kepada Kepala Puskesmas untuk setor kembali potongn tunjangan nakes yang berhak menerima” Ungkap Arkalaus

Dikatakan Arkalaus H. Lenggu, apabila Kepala Puskesmas Batutua tidak menjalankan rekomendasi yang dikeluarkan Inspektorat, tentunya kasus ini akan diproses secara hukum

“Tidak setor pasti rekomendasu kepada aparat penegak hukum (APH) untuk diproses secara hukum, kalau ada itikad baik untuk setor kembali temuan, kasus bisa selesai di Inspektorat, Aparat Penegak hukum mau proses walapun sudah disetor kemabali, itu kewenangannya,” Tandasnya

Arkalaus Berharap Kedepan kasus serupa seperti ini tidak terulang atau terjadi lagi di puskesmas Lain di Kabupaten Rote Ndao

“Tentunya Kepala Puskesmas Batutua akan di kenakan sanksi, itu di lihat dari berat/ringannya kasus, bisa dibebaskan dari jabatan, atau di mutasikan, atau Administratif, ” Tegas Arkalaus. (Nasa)

Baca Juga:  Putusan Sela,lanjutkan Sidang kasus Penembakan Istri mantan Kades Oebela ke tahap Pembuktian

Berita Terkait

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak
Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 21:59

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak

Saturday, 24 October 2026 - 17:46

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terbaru

Dunia

20 Hotel Baru Terbaik Dunia, Satu Ada di Rote Ndao

Wednesday, 28 Oct 2026 - 12:02