SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Keluarga Besar Arnolus Bessie yang berdomisili Nusak lelain Desa Holoama meluruskan Informasi atau ancaman segel tanah Polres Rote Ndao yang dilontarkan Mahasiswa Pendemo yang menuntut pembebasan tahanan Erasmus Frans Mandato
Elia Bessie, mahasiswa Universitas Persatuan Guru (UPG) yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Rote Ndao (IKMAR) NTT, dengan lantang menyuarakan jika Erasmus Frans Mandato tidak segera dibebaskan, maka tanah tempat berdirinya Kantor Polres Rote Ndao akan disegel keluarga besar Bessie, di Mapolres Rote Ndao, Selasa (09/9/2025)
Ancaman ini memantik Arnolus Bessie selaku pemilik tanah yang telah menyerahkan hibah kepada institusi Kepolisian untuk angkat bicara
Arnolus Bessie saat dihubungi wartawan via ponsel Genggamnya, Rabu (10/9/2025) menegaskan, ia tak pernah memberikan kuasa kepada para pendemo untuk mengungkit atau melontarkan ancaman segel tanah Polres Rote Ndao tersebut
“Saya tidak pernh berikan kuasa kepada mereka, sejak kapan saya berikan kuasa ke mereka untuk berbicara begitu?, keluarga Bessie tidak pernah berikan Kuasa ke mereka,” tegas Arnolus Bessie
Selanjutnya, Arnolus Bessie pertanyakan apa alasan para pendemo yang menghubungkan tuntutan pembebasan Mus Frans dengan hibah tanah kepada Polres Rote Ndao
“Kenapa mereka demo lain, tapi bicara sampai segel tanah polres, tanya mereka?, ini demo apa ko sampai kaitannya ke tanah Polres,”? tanya Arnolus Bessie
Ia juga mengakui kalau telah mengetahui hal ini dari media sosial (Facebook), ia sempat ikut berkomentar meminta tidak boleh dikaitkan masalah Mus Frans dengan penyerahan hibah tanah Kepada institusi Kepolisian
“difacebook Saya komentar bilang saya sebagai pemilik tanah polres Rote Ndao Arnolus Bessie minta supaya jangan kait mengait tanah polres dengan tahanan siapa pun di Rote Ndao sepanjang tidak ada kuasa dari saya Arnolus Bessie makasih,” tulisnya difacebook
“Saya tidak kenal itu Elia Bessie, bilang dari mana ko? Saya tidak kenal, kalau bilang dia Punya tanah,” ungkap Arnolus (tim/nasa)






