Diduga Mabuk, ASN Dinas Kesehatan Rote Ndao Lempar Kantor Capem Bank NTT Papela

Tuesday, 17 August 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
aksi brutal yang tidak terpuji diduga di  lakukan oleh  seorang  oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao yang dalam keadaan mabuk melempar kantor Capem BANK NTT unit papale Kecamatan Rote Timur menggunakan batu usai melakukan transaksi, pada hari kamis malam,  (12/08/2021) sekitar pukul 18 : 19 wita

Satpam Bank NTT Capem Papela Kasper Ruy ketika dihubungi pada hari Jumat, 13 Agustus 2021 mengatakan pada Kamis malam, 12 Agustus 2021 sekitar pukul 18 : 19 wita pelaku berinisial “YM” mendatangi Bank NTT untuk melakukan transaksi ATM  penarikan uang dan saat itu dirinya menyimpah sampah di belakang, selanjut nya pelaku memangil dirinya  bahwa kartu ATM nya tertelan di dalam mesin ATM

“Saya datang jadi saya sempat kensel tapi tidak ada konfirmasi balik, jadi dia mati matian tarik kasih keluar kartu  ATMnya tapi saya bilang tidak bisa karena ini barang ada dia punya petugas,  jadi saya tanya, punya ATM itu ATM BRI atau apa kalau ATM BRI maka itu aturan nya bahwa kalau ATM BRI tenggelam di kita punya ATM bank NTT dengan sendiri nya kita kasih hangus sebaliknya kita nasabah bank NTT Transaksi di BRI tertelan pun tetap kasi hangus tetapi sesama bank NTT besok jam 9 datang bawa KTP, ko petugas kasih keluar kartu, tetapi dia tetap ngotot dan ribut terus tidak mau terima dan harus keluarkan kartu ATM miliknya dan saya berusaha untuk menenangkan nya tetapi dia tetap berkeras  setelah itu  dia keluar, jadi saya pikir dia langsung pulang padahal nya dia mengambil batu lansung melempar dan mengenai atap gedung, jadi awal pelemparan itu  pertama saya posisi masih berdiri di teras dia keluar sampai di luar gerbang dia melempar ulang lagi, dan dia kembali masuk untuk membuat rusuh lagi, saya langsung mengamankan nya, agar dia jangan melanjutkan aksinya”, pungkas Kasper,

Baca Juga:  Dituduh Korupsi, Waket DPRD Pertanyakan Laporan Mahasiswa Unstar, Apakah ini Hanya Mainan Politik Murahan?

Menurut Kasper Ruy pihaknya tidak mengetahui identitasnya tapi pelaku itu mengakui kalau dirinya seorang ASN di dinas kesehatan kabupaten Rote Ndao

“saya yakin juga karena dia ASN, ada bawa mobil box plat DH 9936 VB  dan mobil itu biasa di gunakan untuk mengantar obat ke Puskesmas, tiba tiba datanglah pak boy yang bekerja di Puskesmas sotimori dan langsung membawanya pulang ke rumahnya pak Egi, setelah beberapa jam kemudian datanglah pak boy bersama salah satu teman nya dan saya sempat tanya teman nya jadi teman nya bilang kita sama-sama dari Baa untuk mengantar vaksin ke Puskesmas landu leko dan Rote Timur, jadi saya pastikan bahwa dia seorang ASN dinas kesehatan”, tegas Kasper

Selanjutnya Kasper menyampaikan hal itu kepada pimpinan Bank NTT Capem Papela

“pimpinan langsung mengecek kartu di mesin ATM, Langsung melakukan prin aut cek kartu ada di dalam atau tidak lalu saat kita melakukan print boot ternyata kartu nya tidak ada, jadi tidak puas sehingga pimpinan langsung membuka kotak ATM dan memeriksa tetapi ternyata di dalam kotak kosong dan tidak ada kartu ternyata cek di perekaman CCTV baru diketahui kartu ATM dia sudah ambil dan simpan di dalam saku baru dia ambil uang dan resinya”, ungkapnya

Sementara itu secara terpisah  kepala unit USDP Capem Bank NTT papela Andre Sinlae  ketika dihubungi membenarkan kejadian tersebut, Setelah pihaknya mendapat informasi dari satpam bahwa ada aksi pelemparan di Kantor Bank NTT piahknya langsung mengecek di perekaman CCTV ternyata Pelaku dalam keadaan mabuk

“Kartu ATM sudah ambil dan menaruh di dalam dompet nya dan uang yang sudah di tarik itu menaruh nya di dalam saku celana dan resinya di taruh di dalam dompet”, Ucap Andre,

Baca Juga:  Pemilik Lahan Tegas, Bongkar Blokade ke Destinasi Wisata Bo'a, Pendemo Menghindar

Menurut Andre Sinlae  pihaknya sebagai pelayan publik berupaya yang terbaik untuk nasabah sehingga sudah di siapkan Mesin ATM untuk membantu masarakat

“kita harus sama-sama menjaga nya jadi saya juga berharap kejadian seperti ini jangan terulang lagi”, tegasnya

Sementara itu pelaku berinisial “YM” dihubungi melalui ponsel gengamnya di nomor 082146120xxx mengatakan mengakui saat itu dirinya melakukan tidak terpuji tersebut dalam keadaan mabuk

“waduh mabuk mungkin saya jadi saya tidak ingat lagi jadi memang saya lempar saya mengaku sudah, mau bagaimana lagi, jadi aksi yang di lakukan itu dalam keadaan mabuk jadi nanti saya minta maaf ke sana”, ujar YM, (Ito)

Berita Terkait

Aksi Brutal Pendukung Mus Frans di DPRD, Terancam Masuk Bui
Massa Pendukung Mus Frans Anarkis, Sekwan Laporkan Perusakan Fasilitas DPRD Ke Polres Rote Ndao
Pleidoi Terdakwa Mus Frans Tak Mampu Gugurkan Fakta Sidang, Terbukti Unsur Pidana
Aksi Massa Pendukung Mus Frans Disweeping, Kabag Hukum : Bukan Orang Rote Kita Usir
Aksi Masa Pendukung Terdakwa Mus Frans Tak Beretika, Kabag Hukum: Tidak Pantas dilayani
Eks Kades Kolobolon Sudah Lunasi Temuan Audit Dana Desa, Inspektorat Nyatakan Bebas
Terbukti di Sidang, Hoaks dari Media Sosial, Mus Frans terlibat, Hingga Bentrok Fisik Di Lokasi PT Bo’a Development
Jaksa : Fakta Sdang Tak Ada Akses Jalan Dalam Kawasan PT Bo’a Development, Terbukti Bentrok Fisik, Akibat Perbuatan Terdakwa
Tag :

Berita Terkait

Saturday, 18 April 2026 - 22:01

Aksi Brutal Pendukung Mus Frans di DPRD, Terancam Masuk Bui

Friday, 17 April 2026 - 18:41

Massa Pendukung Mus Frans Anarkis, Sekwan Laporkan Perusakan Fasilitas DPRD Ke Polres Rote Ndao

Tuesday, 14 April 2026 - 11:46

Aksi Massa Pendukung Mus Frans Disweeping, Kabag Hukum : Bukan Orang Rote Kita Usir

Tuesday, 14 April 2026 - 11:01

Aksi Masa Pendukung Terdakwa Mus Frans Tak Beretika, Kabag Hukum: Tidak Pantas dilayani

Saturday, 11 April 2026 - 11:33

Eks Kades Kolobolon Sudah Lunasi Temuan Audit Dana Desa, Inspektorat Nyatakan Bebas

Saturday, 4 April 2026 - 23:22

Terbukti di Sidang, Hoaks dari Media Sosial, Mus Frans terlibat, Hingga Bentrok Fisik Di Lokasi PT Bo’a Development

Saturday, 4 April 2026 - 11:46

Jaksa : Fakta Sdang Tak Ada Akses Jalan Dalam Kawasan PT Bo’a Development, Terbukti Bentrok Fisik, Akibat Perbuatan Terdakwa

Thursday, 2 April 2026 - 12:19

Kasus Hoaks Mus Frans, Jaksa Ungkap Kronologis Bentrok Fisik di Lokasi PT Bo’a Development

Berita Terbaru