SINDO-NTT.ID – ROTE NDAO
aksi brutal yang tidak terpuji diduga di lakukan oleh seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao yang dalam keadaan mabuk melempar kantor Capem BANK NTT unit papale Kecamatan Rote Timur menggunakan batu usai melakukan transaksi, pada hari kamis malam, (12/08/2021) sekitar pukul 18 : 19 wita
Satpam Bank NTT Capem Papela Kasper Ruy ketika dihubungi pada hari Jumat, 13 Agustus 2021 mengatakan pada Kamis malam, 12 Agustus 2021 sekitar pukul 18 : 19 wita pelaku berinisial “YM” mendatangi Bank NTT untuk melakukan transaksi ATM penarikan uang dan saat itu dirinya menyimpah sampah di belakang, selanjut nya pelaku memangil dirinya bahwa kartu ATM nya tertelan di dalam mesin ATM
“Saya datang jadi saya sempat kensel tapi tidak ada konfirmasi balik, jadi dia mati matian tarik kasih keluar kartu ATMnya tapi saya bilang tidak bisa karena ini barang ada dia punya petugas, jadi saya tanya, punya ATM itu ATM BRI atau apa kalau ATM BRI maka itu aturan nya bahwa kalau ATM BRI tenggelam di kita punya ATM bank NTT dengan sendiri nya kita kasih hangus sebaliknya kita nasabah bank NTT Transaksi di BRI tertelan pun tetap kasi hangus tetapi sesama bank NTT besok jam 9 datang bawa KTP, ko petugas kasih keluar kartu, tetapi dia tetap ngotot dan ribut terus tidak mau terima dan harus keluarkan kartu ATM miliknya dan saya berusaha untuk menenangkan nya tetapi dia tetap berkeras setelah itu dia keluar, jadi saya pikir dia langsung pulang padahal nya dia mengambil batu lansung melempar dan mengenai atap gedung, jadi awal pelemparan itu pertama saya posisi masih berdiri di teras dia keluar sampai di luar gerbang dia melempar ulang lagi, dan dia kembali masuk untuk membuat rusuh lagi, saya langsung mengamankan nya, agar dia jangan melanjutkan aksinya”, pungkas Kasper,
Menurut Kasper Ruy pihaknya tidak mengetahui identitasnya tapi pelaku itu mengakui kalau dirinya seorang ASN di dinas kesehatan kabupaten Rote Ndao
“saya yakin juga karena dia ASN, ada bawa mobil box plat DH 9936 VB dan mobil itu biasa di gunakan untuk mengantar obat ke Puskesmas, tiba tiba datanglah pak boy yang bekerja di Puskesmas sotimori dan langsung membawanya pulang ke rumahnya pak Egi, setelah beberapa jam kemudian datanglah pak boy bersama salah satu teman nya dan saya sempat tanya teman nya jadi teman nya bilang kita sama-sama dari Baa untuk mengantar vaksin ke Puskesmas landu leko dan Rote Timur, jadi saya pastikan bahwa dia seorang ASN dinas kesehatan”, tegas Kasper
Selanjutnya Kasper menyampaikan hal itu kepada pimpinan Bank NTT Capem Papela
“pimpinan langsung mengecek kartu di mesin ATM, Langsung melakukan prin aut cek kartu ada di dalam atau tidak lalu saat kita melakukan print boot ternyata kartu nya tidak ada, jadi tidak puas sehingga pimpinan langsung membuka kotak ATM dan memeriksa tetapi ternyata di dalam kotak kosong dan tidak ada kartu ternyata cek di perekaman CCTV baru diketahui kartu ATM dia sudah ambil dan simpan di dalam saku baru dia ambil uang dan resinya”, ungkapnya
Sementara itu secara terpisah kepala unit USDP Capem Bank NTT papela Andre Sinlae ketika dihubungi membenarkan kejadian tersebut, Setelah pihaknya mendapat informasi dari satpam bahwa ada aksi pelemparan di Kantor Bank NTT piahknya langsung mengecek di perekaman CCTV ternyata Pelaku dalam keadaan mabuk
“Kartu ATM sudah ambil dan menaruh di dalam dompet nya dan uang yang sudah di tarik itu menaruh nya di dalam saku celana dan resinya di taruh di dalam dompet”, Ucap Andre,
Menurut Andre Sinlae pihaknya sebagai pelayan publik berupaya yang terbaik untuk nasabah sehingga sudah di siapkan Mesin ATM untuk membantu masarakat
“kita harus sama-sama menjaga nya jadi saya juga berharap kejadian seperti ini jangan terulang lagi”, tegasnya
Sementara itu pelaku berinisial “YM” dihubungi melalui ponsel gengamnya di nomor 082146120xxx mengatakan mengakui saat itu dirinya melakukan tidak terpuji tersebut dalam keadaan mabuk
“waduh mabuk mungkin saya jadi saya tidak ingat lagi jadi memang saya lempar saya mengaku sudah, mau bagaimana lagi, jadi aksi yang di lakukan itu dalam keadaan mabuk jadi nanti saya minta maaf ke sana”, ujar YM, (Ito)






