SINDO-NTT.COM – ROTE NDAO
Perintah Penjabat (Pj) Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu, S.H,.MA,.MH, telah ditindaklanjuti tim Auditor Inspektorat Kabupaten Rote Ndao
Hari ini, Rabu, 08 Januari 2025 secara Inspektorat memeriksa Diana Suki selaku kepala Seksi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) di Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO)
“Hari ini tim periksa Diana Suki, kalau untuk Davidson Haning masih Ada di luar, di Maumere dalam perjalanan pulang baru sampai kupang,” Kata Inspektur Inspektorat Kabupaten Rote Ndao Arkalaus Hendrik Lenggu, S.Pd,.M.SI kepada wartawan
Inspektur Arkalaus Lenggu menjelaskan kalau Diana Suki sebagai Kepala seksi di bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS), jadi tentunya mengetahui tentang mekanisme terkait ijasah kesetaraan atau paket C
“Ibu Diana kepala seksi PLS di periksa di minta jelaskan mekanismenya seperti apa, karena dia (Diana Suki) yang tau ini PLS tentang ini ijasah paket dong, karenakan kepala bidangnya su pensiun jadi dia yang tau,” Ujar Arkalaus Lenggu
Inspektur Arkalaus Lenggu menerangkan kalau Davidson Haning selaku kasubag di Pendidikan Luar Sekolah di Dinas PKO Kabupaten Rote Ndao diminta klarifikasinya, dikarenakan pernah memang pengelolaa PKBM Oenggae Yefri Pena
“yang pernah ambil keterangannya Yefri pena, ini Davidson Haning kasubag Pls di PKO, jadi di minta klarifikasinya,” Tandas Arkalaus Lenggu
Sebelumnya, Pj Bupati Rote Ndao Oder Maks Sombu Pj Bupati Oder Maks Sombu saat ditemui wartawan di ruang Kerjanya, Senin (30/12/2024) menjelaskan kalau atasan kepala Dinas Yosep Pandie itu adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao Jonas M. Selly, Kepala Dinas Yosep Pandie tidak pernah lapor kepada Pimpinan kalau ada gugatan terhadapnya sebagai tergugat Pengadilan Tata Usaha Negera Kupang
“Saya kira atasannya kadis tu sekda, sampai saat ini, itu kadis tidak pernah melaporkan kepada pimpinan bahwa ada gugatan terhadap dia, saya sudah tanya sekda, dan pak Kabag hukum, tidak pernah ada, apa lagi saya sebagai Pj bupati,” Ujar Oder Sombu
Dikatakan Penjabat Bupati Oder Maks Sombu, seharusnya Kepala Dinas Yosep Pandie melaporkan kepada dirinya kalau ada gugatan di pengadilan Tata Usaha Negera Kupang, kepala dinas Yosep Pandie bertindak seperti kayak tidak ada pimpinan
“Jadi jawaban dia itu tidak tau mewakili siapa, pemerintah ada, pimpinan ada, dia mesti melaporkan, tapi dia buat kayak tidak ada pimpinan,” Ungkap Oder Sombu
Dengan Demikian, Penjabat Bupati Oder Sombu mengakui kalau dirinya sudah berupaya untuk menjemput kepala Dinas Yosep Pandie, namun dalam kondisi sakit, dan saat ini sedang berobat di luar daerah
“Maka saya panggil dia, suruh Jemput dia, tapi dia sakit jadi sekarang lagi ke Kupang,” Tandas Oder Sombu
Penjabat Bupati Oder Sombu menjelaskan dirinya akan melakukan konfirmasi, kenapa bisa ada bawahan yang bertindak seperti ini?
“Tapi yang jelas bahwa kita kembali konfirmasi, kenapa ada bawahan begitu? seperti saya sebagai kepala daerah, atasan saya gubernur, kalau dia tidak laporkan saya, ya dia sendiri, jadi Taulah, nanti kedepan kita sesuai dengan aturan saja,” Jelas Oder Sombu
Selanjutnya, terkait perihal ini, Oder Sombu menerangkan dirinya sudah melakukan klarifikasi langsung kepada Sekda Jonas Selly,
“waktu saya panggil sekda bilang dia tidak pernah lapor sekda, saya sudah panggil tapi ini kadis sakit jadi kita serahkan kepada Inspektorat, sesuai aturannya memang demikian,” Tegas Oder Sombu (Nasa)






