Bupati dan Kapolres Rote Bahas Penanganan Migran Ilegal di Wilayah Perbatasan

Avatar photo

Tuesday, 28 October 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H., menjalani serangkaian agenda padat pada Senin (27/10/2025)

Agenda ini berfokus pada isu-isu strategis daerah, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.

Salah satu agenda penting hari itu adalah pertemuan Bupati dengan Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, beserta jajaran di ruang kerja Bupati

Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah pencegahan dan penanganan migran ilegal yang belakangan ini menjadi perhatian bersama pemerintah daerah dan aparat keamanan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Paulus Henuk menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menangani persoalan migran ilegal di wilayah perbatasan paling selatan Indonesia tersebut.

“Masalah migran ilegal harus kita tangani dengan koordinasi lintas sektor. Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum perlu bergerak bersama agar langkah yang diambil efektif,” tegas Bupati.

Bupati juga menambahkan bahwa pendekatan yang dilakukan harus cepat, tepat, dan tetap mengedepankan sisi kemanusiaan, mengingat isu migran ilegal tidak hanya berkaitan dengan hukum, tetapi juga dengan keselamatan manusia

Sebagaimana diketahui, Polres Rote Ndao baru saja mengamankan satu unit kapal laut di perairan selatan Pulau Rote, tepatnya di Kecamatan Rote Barat Daya, pada Minggu (26/10/2025)

Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan tujuh migran ilegal asal China serta tiga anak buah kapal (ABK) asal Sulawesi Tenggara.

Informasi awal diperoleh sekitar pukul 16.00 WITA, setelah sejumlah nelayan yang sedang memancing di Laut Selatan dekat Pulau Ndana melihat sebuah kapal asing berwarna putih dalam kondisi mencurigakan. Kapal tersebut diketahui terparkir dengan mesin masih menyala.

Salah satu nelayan bernama Muhidin segera menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Dalek Esa, Bripka Edy Suryadi, untuk melaporkan temuan tersebut. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh jajaran Polres Rote Ndao hingga akhirnya kapal dan seluruh awak berhasil diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga:  Polres Rote Ndao Gagalkan Pengiriman Pohon Santigi Ilegal, Ini dipidanakan Sesuai Aturan

Langkah cepat aparat kepolisian ini mendapat apresiasi dari Bupati Paulus Henuk, yang menilai koordinasi antara masyarakat dan aparat menjadi kunci dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan.

“Kita patut berterima kasih kepada masyarakat yang tanggap dan aparat yang sigap. Ini bukti bahwa keamanan di wilayah Rote Ndao adalah tanggung jawab bersama,” ujar Bupati (tim/nasa)

Berita Terkait

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak
Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 21:59

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Wednesday, 7 October 2026 - 21:49

Belasan Kontraktor Dipanggil Menghadap di Polres Rote Ndao, Adakah Korupsi?

Berita Terbaru

Dunia

20 Hotel Baru Terbaik Dunia, Satu Ada di Rote Ndao

Wednesday, 28 Oct 2026 - 12:02