Tidak Sopan, Massa Pendukung Terdakwa Hoaks Diusir dari Ruang Sidang

Avatar photo

Tuesday, 10 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINDONTT.COM – ROTE NDAO
Suasana persidangan perkara penyebaran informasi bohong (hoaks) di Pengadilan Negeri Rote Ndao sempat memanas Senin (09/2/2026)

Dua orang  pengunjung sidang yang diketahui massa mendukung terdakwa Erasmus Frans Mandato alias Mus Frans dinilai tidak bersikap sopan, dan diusir keluar dari ruang sidang oleh Majelis Hakim, kedua orang tersebut adalah Istri Terdakwa Elisabet Mboro dan Sarai Adu

Hal itu diungkapkan saksi Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) Bo’a Otfianus Nggadas usai sidang, Ia menceritakan insiden tersebut terjadi saat dirinya selesai menunjukkan bukti-bukti berupa sertifikat dan daftar inventaris jalan di hadapan majelis hakim

Menurut Otfianus, ketika ia kembali ke tempat duduknya, ia melihat dua orang pengunjung sidang, yang dikenalnya Elisabet Mboro istri terdakwa dan Sarai Adu di ruang sidang Tidak bersikap sopan

“Setelah saya kembali ke tempat duduk, saya lihat mereka tertawa, Elisabet Mboro dan Sarai Adu. Jadi saya sempat balik ke belakang, lalu hakim suruh untuk dikeluarkan,” ujar Otfianus kepada wartawan

Ia menegaskan bahwa dirinya mengenal betul kedua perempuan tersebut

“Itu istri terdakwa. Saya kenal persis, karena kita sama-sama orang dari sana,” katanya

Otfianus mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan mereka tertawa. Namun, menurut penilaiannya, sikap tersebut terasa tidak pantas dan terkesan mengejek saat persidangan sedang berlangsung

“Saya juga tidak tahu, mungkin bagi mereka lucu atau apa. Tapi kalau bagi saya itu mengejek. Makanya saya sempat tengok ke belakang dan hakim suru dua perempuan itu dibawa keluar,” jelasnya

Kepada wartawan Otfianus juga menyoroti sikap terdakwa selama persidangan. Ia menilai terdakwa kerap mengajukan pertanyaan yang tidak relevan dengan perkara hoaks yang sedang disidangkan

Baca Juga:  Jaksa Periksa Kepala Cabang Pembantu Bank BNI Rote Ndao

“Pertanyaannya soal simpan pinjam, itu tidak ada korelasinya dengan perkara hoaks ini,” tegasnya (tim/nasa)

Berita Terkait

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak
Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut
Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang
Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah
18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera
Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar
Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi
Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terkait

Tuesday, 27 October 2026 - 21:59

Progres Proyek Lapen Lingkar Oeno Tertinggal, Kontraktor Bisa Kena Pemutusan kontrak

Saturday, 24 October 2026 - 17:46

Kronologis Penumpang Kapal Kupang–Rote Ndao Lompat ke Laut

Saturday, 17 October 2026 - 08:54

Dua Kali Mangkir, Polres Rote Ndao Amankan Tersangka Kasus Persetubuhan Anak di Kupang

Tuesday, 13 October 2026 - 20:46

Eks Kepala Desa Kolobolon Diadukan ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Monday, 12 October 2026 - 16:13

18 orang Mengadu Ke Kapolres Rote Ndao, Dugaan Tindak Pidana Rp 480 Juta KSU Karya Sejahtera

Saturday, 10 October 2026 - 22:00

Kasus Imbalan Proyek SD Inaoe, Danial Kwatir Dicap Makelar

Thursday, 8 October 2026 - 22:55

Enam Kali Pertemuan, Imbalan Proyek 2025 Belum Dibayar, Matias Dipanggil Polisi

Thursday, 8 October 2026 - 14:46

Sejak 2025, Kontraktor di Rote Ndao Belum Bayar Imbalan Proyek dari Pagu Rp 510 Juta

Berita Terbaru

Dunia

20 Hotel Baru Terbaik Dunia, Satu Ada di Rote Ndao

Wednesday, 28 Oct 2026 - 12:02